Kelakuan oknum polisi Erbet Siahaan memang keterlaluan. Bukannya menumpas kejahatan, sebaliknay malahan melakoni kejahatan. Anggota Brimob di Kota Binjai ini justru dilaporkan nyambi jadi maling di tengah tugasnya sebagai aparat negara.
Namun, untuk sementara bisnis sampingan polisi berpangkat brigadir ini terpaksa terhenti. Pasalnya, aksinya itu dipergoki massa , Selasa (11/8) kemarin. Dia terpaksa berurusan dengan Unit Jahtanras Mapoltabes Medan. Tak hanya itu, akibat kemarahan masyarakat, wajah pria berkulit sawo matang itu lebam-lebam dibogem warga.
Korbannya, Deny (25) mengaku peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Pemilik usaha Baruna Ponsel di Jalan Karya Medan ini baru membuka usahanya bersama M Syukri (22), karyawannya.
Tak ada firasat buruk sebelumnya hingga saat Erbet Siahaan datang menghampiri toko ponsel tempatnya mengais rezeki setelah memarkir sepedamotor Supra tanpa nomor polisi di sebelah kedai ponselnya itu. Saat itu Erbet berdalih hendak membeli ponsel tipe N73. "Waktu itu saya tak curiga. Dia datang dan menanyakan Ponsel N73, ya saya kasi saja," ujar Syukri. Setelah memberi barang yang dicari, Erbet kemudian memeriksa Ponsel itu. Sialnya, saat lengah, dia justru membawa kabur HP itu.
Melihat itu, Beny dan Syukri kaget. Keduanya langsung meneriaki pria kurus itu maling hingga teriakannya didengar warga sekitar. Mereka langsung mengejar pelaku.
Naas langkah Erbet berhasil dihentikan warga, karena saat itu sepedamotornya tak bisa dihidupkan. Saat ditangkap, pria itu sempat melawan dan mengatakan dia seorang anggota polisi. Warga yang geram langsung menghujamkan tinjunya ke muka dan tubuh Erbet hingga wajahnya lebam-lebam.
Saat diperiksa ternyata HP Nokia N 73 itu terselip disaku celananya. Warga langsung menghubungi polisi. Erbet digelandang ke Mapoltabes Medan beserta barang bukti. Di Poltabes diperoleh informasi Erbet telah desersi sejak 14 Juli lalu.
Kombes Imam Margono, Kapoltabes Medan yang dihubungi mengaku pencuri HP itu memang benar oknum Brimob. "Namun dia desersi yang sudah lama tak masuk. Selama ini dia bertugas di Binjai," kata Kapoltabes di PN Medan, kemarin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar