.menuhorisontal{width:100%; overflow:hidden; border-bottom:0px solid #000000;} .menuhorisontal ul{margin:0; padding:0; padding-left:0px; font:13px Arial; list-style-type:none} .menuhorisontal li{display:inline; margin:0} .menuhorisontal li a{float:left; display:block; text-decoration:none; margin-right:2px; padding:2px 2px 2px 2px; color:#000000; background:#CCCCCC;} .menuhorisontal li a:hover{color:#FFFFFF; background:#2E2EFE}
Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 September 2009

Axis Menuai 10.000 Pelanggan BlackBerry

JAKARTA - Sebagai pemain keempat setelah Telkomsel, Indosat, dan XL dalam bisnis layanan BlackBerry di Indonesia, PT Natrindo Telepon Seluler (Axis) mengaku puas dengan perolehan jumlah pelanggan BlackBerry saat ini.

"BlackBerry kita sudah digunakan lebih dari 10.000 pelanggan," kata Johan Buse, Chief Marketing Officer (CMO) of PT Natrindo Telepon Seluler (Axis) saat buka puasa bersama di Menara Axis, Jakarta, Kamis (3/9).

Johan Buse mengaku puas dengan pencapaian yang diperoleh Axis tersebut. Alasannya, jumlah pelanggan sebesar itu dituai Axis hanya dalam hitungan minggu. "Ini angka yang signifikan mengingat baru diluncurkan 6-7 minggu," ujarnya. Layanan BlackBerry Axis menawarkan biaya langganan dengan skema harian hingga bulanan dari Rp 3900 perhari hingga Rp 100.000 per bulan untuk akses internet dan layanan BlackBerry unlimited.

Sementara itu, Direktur Utama Axis, Erik Aas menyatakan bahwa pihaknya masih optimistis dengan potensi pasar di Indonesia. Erik menegaskan bahwa Axis berkomitemen untuk berinvestasi di Indonesia dalam jangka panjang. WAH

Keran Impor Dibuka - BlackBerry Gemini Siap Serbu Indonesia

Jakarta - Terhitung hari ini, Senin (7/9/2009), pemerintah Indonesia mulai mencabut pembekuan sertifikat A milik Research In Motion (RIM) selaku prinsipal produk BlackBerry.

Dengan demikian, Indosat, Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL) dan Natrindo Telepon Seluler (Axis) selaku mitra resmi RIM yang memiliki sertifikat B, sudah bisa kembali mengimpor ponsel terbaru besutan Kanada tersebut.

Chief Marketing Officer Indosat Guntur S Siboro, GM Marketing Telkomsel Nirwan Lesmana, GM Sales XL Handono Warih, dan Head of Corporate Communication Axis Anita Avianty, menyambut putusan ini dengan suka cita.

Sebab, dengan kembali dibukanya keran impor tersebut, itu artinya puluhan sampai ratusan ribu varian BlackBerry Gemini dengan garansi resmi operator bisa segera masuk menyerbu Indonesia.

"Kami menyambut baik dan siap menunggu sign dari pihak RIM untuk melakukan pre-order Gemini dalam waktu dekat," ujar Warih senada dengan lainnya, kepada detikINET, Senin (7/9/2009).

Baik Warih, Guntur, dan Nirwan, pernah mengungkap, bahwa minimum order untuk pengadaan impor BlackBerry Gemini tiap operator adalah 20 ribu unit. Pun, jumlah tersebut diyakini masih akan bertambah karena ponsel ini diproyeksi bakal banyak peminat.

Gemini adalah varian terbaru milik RIM yang dibanderol dengan harga Rp 3 juta-an. Hadirnya Gemini diyakini akan mendongkrak jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia dari yang saat ini berkisar 400 ribu pelanggan dari keempat mitra operator tersebut.

RIM Masih Belum Melunak untuk BB Non-Operator

Jakarta - Research in Motion sepertinya masih keukeuh untuk tidak menerima layanan purna jualnya bagi perangkat BlackBerry Non-Operator.

Alhasil, ponsel pintar besutan perusahaan asal Kanada itu yang dibeli dari importir paralel tak bisa merasakan layanan BlackBerry Authorized Repair Center yang baru didirikan di Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, Senin (7/9/2009), RIM mengatakan bahwa BlackBerry Authorized Repair Center dapat memperbaiki segala model smartphone BlackBerry bergaransi yang dijual melalui jalur-jalur resmi RIM di Indonesia.

Dengan kata lain, jalur resmi yang diakui RIM adalah yang dijual di mitra operator resmi mereka, yakni Indosat, XL, Telkomsel dan Axis.

Padahal sebelumnya, dikatakan Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, RIM sudah ada niat untuk membuka pintu kerja sama dengan para importir. Sehingga, bagi pengguna BlackBerry non-operator dapat juga menikmati BlackBerry Authorized Repair Center yang sudah beroperasi sejak 21 Agustus 2009 lali.

Namun sayangnya, niat RIM tersebut masih belum terlihat titik terang dan masih saja menunjukkan eksklusivitasnya. Terlebih menurut data operator, sekitar 80 persen BlackBerry yang beredar di Indonesia itu dikuasai oleh produk importir paralel yang tidak diakui oleh RIM.

RIM sendiri mengaku sudah bekerjasama dengan Departemen Komunikasi & Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan regulasi setempat.

"RIM selalu berusaha untuk mematuhi ketentuan regulasi di masing-masing lebih dari 165 negara di mana RIM beroperasi untuk mendukung para pelanggan dan mitra BlackBerry".

"Sebagai tambahan, RIM telah menunjuk berbagai BlackBerry Authorized Customer Care Center di Indonesia yang akan berhubungan langsung dengan pelanggan," pungkasnya.

RIM Masih Belum Melunak untuk BB Non-Operator

Jakarta - Research in Motion sepertinya masih keukeuh untuk tidak menerima layanan purna jualnya bagi perangkat BlackBerry Non-Operator.

Alhasil, ponsel pintar besutan perusahaan asal Kanada itu yang dibeli dari importir paralel tak bisa merasakan layanan BlackBerry Authorized Repair Center yang baru didirikan di Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, Senin (7/9/2009), RIM mengatakan bahwa BlackBerry Authorized Repair Center dapat memperbaiki segala model smartphone BlackBerry bergaransi yang dijual melalui jalur-jalur resmi RIM di Indonesia.

Dengan kata lain, jalur resmi yang diakui RIM adalah yang dijual di mitra operator resmi mereka, yakni Indosat, XL, Telkomsel dan Axis.

Padahal sebelumnya, dikatakan Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, RIM sudah ada niat untuk membuka pintu kerja sama dengan para importir. Sehingga, bagi pengguna BlackBerry non-operator dapat juga menikmati BlackBerry Authorized Repair Center yang sudah beroperasi sejak 21 Agustus 2009 lali.

Namun sayangnya, niat RIM tersebut masih belum terlihat titik terang dan masih saja menunjukkan eksklusivitasnya. Terlebih menurut data operator, sekitar 80 persen BlackBerry yang beredar di Indonesia itu dikuasai oleh produk importir paralel yang tidak diakui oleh RIM.

RIM sendiri mengaku sudah bekerjasama dengan Departemen Komunikasi & Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan regulasi setempat.

"RIM selalu berusaha untuk mematuhi ketentuan regulasi di masing-masing lebih dari 165 negara di mana RIM beroperasi untuk mendukung para pelanggan dan mitra BlackBerry".

"Sebagai tambahan, RIM telah menunjuk berbagai BlackBerry Authorized Customer Care Center di Indonesia yang akan berhubungan langsung dengan pelanggan," pungkasnya.

Selasa, 25 Agustus 2009

BB GEMINI


PT Excelcomindo Pratama (XL) sebagai salah satu mitra layanan resmi Research in Motion, telah menetapkan harga positif Blacberry Gemini. XL akan menjadi salah satu operator pertama yang membawa Gemini BlackBerry ke Indonesia, yaitu sekitar bulan September 2009. Untuk harga, XL bermaksud untuk menetapkan rentang Gemini dengan harga mulai Rp 3 - Rp 4 juta per unit. BlackBerry Gemini atau secara resmi disebut BlackBerry Curve 8.520, lihat serupa dengan Javelin, dengan ukuran tubuh (109 x 60 x 106 mm) hitam. Namun, si Kembar tidak memiliki trackball dan menggantinya dengan trackpad optik yang sensitif sentuhan pada jari, dan beberapa tombol khusus untuk media. Telepon ini memiliki kecepatan prosesor 512 MHz, 256 MB memori, dan kamera 2 megapiksel dan kemampuan perekaman video dan pemutar media yang komprehensif. Video player mendukung MPEG4, H263, H264, WMV3. Sementara Audionya player mendukung LC AAC, AAC +, eAAC +, AMR-NB, WMA9 (. Wma /. Asf), WMA9 PRO / 10 WMA, AAC-LC). Bukan hanya itu, ponsel ini juga menyediakan akses mudah ke email, messaging (IM, SMS, MMS), dan jaringan sosial seperti MySpace dan Facebook. Gemini beroperasi di jaringan EDGE / GPRS / GSM (850/900/1800/1900 MHz) dan mendukung koneksi Bluetooth dan WiFi. Ia juga menyediakan slot memori microSD / SDHC hingga 32 GB. Rim klaim, telepon memiliki waktu bicara hingga 4,5 jam, dan waktu siaga hingga 17 hari. Indonesia menjadi negara kedua untuk menikmati BlackBerry Gemini setelah Amerika Serikat dan Kanada. Gemini BlackBerry pertama kali meluncurkan layanan sendiri oleh Roger dan T-Mobile.

spesifikasi produk

* 2.0MP Digital Camera
* Video Camera Kemampuan
* Mendukung BlackBerry App Dunia ™
* 256MB Flash Memory
* Wi-Fi ® diaktifkan
* Bluetooth ® diaktifkan
* Multimedia Player
* Wireless Email
* Organizer
* Browser
* Telepon
* SMS / MMS

Ukuran dan Berat:

* Tinggi: 4,29 inci (109 mm)
* Lebar: 2,36 inci (60 mm)
* Depth: 0,54 inci (13,9 mm)
* Berat: 3,73 ons (106 gram)

Display:

* Clear, layar resolusi tinggi
* Transmisive TFT MCD
* 320 × 240 piksel layar
* Menampilkan lebih dari 65.000 warna
* 2,64 "(diukur secara diagonal)

Camera & Video Recording:

* 2.0 MP camera
* Zoom digital 5X
* Video Camera Recording: Normal Mode (320 × 240 pixel), MMS Mode (176 × 144 piksel)

Data Input & Navigation:

* 35 tombol keyboard QWERTY backlit
* Dedicated Keys: Kirim, Akhir, VAD / PTT (Pengguna disesuaikan), Kamera (Pengguna disesuaikan), 2 x volume
* Media Keys: Play / Pause / bersuara, Back, Forward
* Trackpad - Terletak di bagian depan perangkat, ESC ke kanan, Menu ke kiri.
* Intuitif ikon dan menu

Media Player:

* Video format support: MPEG4, H.263, H.264, WMV3
* Audio format support: AAC-LC, AAC +, eAAC +, AMR-NB, WMA9 (.wma / .asf), WMA9 PRO / WMA 10, AAC-LC
* Picture Format Support: bmp, jpg, png, tif, wbmp

Ringtones & Notifications:

* Nada, bergetar, di layar atau indikator LED
* Opsi notifikasi dikonfigurasi pengguna
* 32 Polyphonic Ringtones - MIDI, MP3

Bluetooth:

* Bluetooth ® v2.0 + EDR
* Headset (HSP), 3.5mm Headset Mampu
* Handsfree (HSF)
* Serial Port Profile
* Profil Akses SIM
* Dial Up Networking (DUN)
* Stereo Profile (A2DP)
* A / V Target Remote Control (AVRCP)

Keamanan:

* Password perlindungan
* Keyboard kunci
* Modus tidur

Wi-Fi:

* 802.11b / g diaktifkan
* Wi-Fi Alliance Certifications: WPA/WPA2 Personal dan Enterprise, WMM
* WMM Power Save direncanakan
* Sertifikasi Cisco CCX direncanakan
* Wi-Fi akses ke BlackBerry ® Enterprise Server
* Wi-Fi akses ke BlackBerry ® Internet Service
Direct IP web browsing melalui Wi-Fi
* Dukungan untuk UMA / GMA

Wireless Networks:

* Quad-Band: 850 / 900 / 1800 / 1900MHz GSM / GPRS networks
* Quad-Band: 850 / 900 / 1800 / 1900MHz EDGE (NO 3G)

Rim berjanji bahwa produk ini mendukung sinkronisasi pada komputer Apple Macintosh. Pengguna dapat mensinkronisasi informasi kontak, kalender, dan catatan dengan BlackBerry Desktop manajer berjalan di Mac. Namun, aplikasi baru ini akan tersedia mulai bulan September.


belum jelas mana yang betul namun harga pasaran asli cuma seharga $130 di rupiahkan cuma kisaran 1,3jt..