.menuhorisontal{width:100%; overflow:hidden; border-bottom:0px solid #000000;} .menuhorisontal ul{margin:0; padding:0; padding-left:0px; font:13px Arial; list-style-type:none} .menuhorisontal li{display:inline; margin:0} .menuhorisontal li a{float:left; display:block; text-decoration:none; margin-right:2px; padding:2px 2px 2px 2px; color:#000000; background:#CCCCCC;} .menuhorisontal li a:hover{color:#FFFFFF; background:#2E2EFE}

Jumat, 28 Agustus 2009

Gudang Logam Dibobol Sekawanan Maling

Gudang Logam No.35 yang terletak di kawasan Jalan Pasar VIII Pajak Gambir Tembung milik Aseng alias Sukidin (50), Jumat (28/8) dini hari dibobol sekelompok kawanan maling. Dalam aksi tersebut, maling berhasil menggondol bahan baku untuk pembuatan logam yang ditaksir berharga mencapai Rp 50 juta.
Kejadiannya berawal, gudang dijaga oleh satpam bernama Anton (33) warga Tembung. Saat menjaga pintu depan, tanpa disadari ternyata para pelaku masuk dari belakang dengan merusak atap. Setelah itu sekawanan maling tersebut masuk dari atap belakang dan menggasak bahan baku logam.
Sementara Anton yang sedang control ke belakang terkejut melihat atap gudang terbuka dan rusak. Saat diperiksa, ternyata sudah ada bahan baku logam yang hilang. Lalu penjaga gudang langsung menghubungi pimpinannya yakni Aseng.
Setibanya pemilik gudang, saat diperiksa ternyata memang benar bahwa bahan baku logam yang ditaksir seharga mencapai Rp 50 juta itu telah raib. Merasa telah kecurian, maka korban membuat pengaduan ke Polsekta Percut Sei Tuan.
Petugas yang menerima laporan tersebut langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi, petugas meminta agar cctv yang terpasang dibeberapa sudut dugang agar diputar.
Begitu diputar rekaman cctv tersebut, ternyata terlihat ada tiga pria yang tidak dikenal terekam sedang mencuri bahan baku logam. Berasarkan rekaman cctv itu, petugas langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Sekarang ini, petugas masih memburu para pelaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar