Sempat terjadi kericuhan dalam proses tender paket proyek tahun anggaran (TA) 2009 di Dinas Pendidikan (Disdik) Jalan Pelita IV Medan , Rabu (5/8) siang tadi. Akibatnya, sempat tertunda karena terjadi keributan antara sesama rekanan yang akan mendaftarkan perusahaannya.
Sementara dari pantuan wartawan tadi siang terlihat petugas kepolisian dikerahkan untuk menjaga dinas tersebut dengan dilengkapi senjata. Awalnya, Proses penyerahan dokumen berjalan lancar. Namun, mendadak terjadi keributan antar rekanan dan panitia tender.
Hal itu berawal saat sejumlah perusahaan berebut proyek yang ditenderkan. Namun rekanan lainnya juga saling tak mau mengalah. Akhirnya perang mulutpun tak terhindarkan. Bahkan sejumlah anggota rekanan ada yang mengeluarkan senjata tajam. Melihat situasi yang tak kondusif itu, puluhan petugas dari Polsek Medan Timur dan sejumlah personil Brimob datang mengantisipasi terjadinya perkelahian.
Setiap pengunjung yang datang diperiksa oleh petugas, sementara itu rekanan tak diperkenankan membawa anggota ke dalam kantor tersebut. Hanya Direktur saja yang dibenarkan masuk ke kantor tersebut.
Sementara itu, Polsek Medan Timur telah meringkus tujuh kawanan yang diduga preman yakni Rajendra Sitepu (45) warga Jalan Tali Air Medan Tuntungan, Sudarma (21) warga Jalan Pondok Pasar II Pancurbatu, M Alim (30) warga Jalan Rotan Raya Ujung Simalingkar, Rusli (25) warga Jalan Jati Simalingkar, Hendri Tona Sitepu (41) warga Padangbulan, Danu Sitiwan (26) warga Jalan Pala, dan Rolan (30) Jalan Damar. Sedangkan dari ketujuh rekanan tersebut petugas berhasil mengamankan sejam (Senjata Tajam-red), berupa jenis klewang dan pisau. Kapolsek Medan Timur AKP Yatim Syahri Nasution membenarkan penangkapan itu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar