Mahasiswa diharapkan bisa menjadi mitra dalam meningkatkan kinerja kepolisian. Pernyataan ini dikatakan Kapoltabes Medan, Kombes Pol. Imam Margono didepan ribuan mahasiswa baru IAIN Sumatera Utara kampus Jalan Sutomo Medan, Jumat (28/8) pagi.
Dalam kesempatan ini, Imam Margono juga menyampaikan rasa salutnya kepada seorang mahasiswi asal Medan yang mampu menangkap seorang perampok bersenpi, namun karena diamuk massa , akhirnya tewas..
Meninggalnya seorang resedivis yang diduga banyak melakukan aksi kejahatan di Medan, dengan menggunakan pistol anggota polisi dirampasnya beberapa waktu lalu, oleh seorang mahasiswi patut diacungkan jempol, namun tewas akibat dimassa warga seharusnya jangan sampai terjadi lagi.
Akan tetapi dalam kasus ini mahasiswi berumur 19 tahun Ari Kurniati ini tidak bisa dipersalahkan, karena dalam hal ini dirinya membela nyawa orang tua dan dirinya dari serangan serta ancaman musuh, diatur dan dibela oleh undang-undang. Oleh sebab itu dalam kesempatan ini kapoltabes mengharapkan agar mahasiswa IAIN menjauhkan diri dari sifat yang dapat merugikan nama IAIN itu sendiri,seperti perkelahian antar fakultas atau hal lainnya.
Sementara itu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Taufik Umri ketika dijumpai wartawan mengatakan, kedatangan Kapoltabes sebagai pembicara dalam massa orientasi kampus ini, agar dapat menjadi icon bersinerginya antara Polisi dengan masyarakat khususnya mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat.
Karena masih banyak kita lihat masyarakat yang tak mau berkomunikasi dengan polisi meskipun dia mengetahui ada tindak kejahatan didaerahnya. Diharapkan dengan kehadiran Kapoltabes Medan ditengah ribuan mahasiswa IAIN dapat menepis anggapan masyarakat yang negatif terhadap polisi selama ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar