<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038</id><updated>2012-02-16T13:48:15.790+07:00</updated><category term='ARAHAT'/><category term='operator 3'/><category term='MISTIK'/><category term='operator smart'/><category term='tips dan trick'/><category term='HINDU'/><category term='SELAMATAN'/><category term='Berita INTERNASIONAL'/><category term='TAICHI'/><category term='MUSTIKA'/><category term='HP + SPEC LENGKAP'/><category term='kasus KKN'/><category term='SPIRITUAL'/><category term='KRISTEN'/><category term='BlackBerry'/><category term='REIKI'/><category term='BUDDHA'/><category term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><category term='KEBAHTINAN'/><category term='KEPERCAYAAN'/><category term='Berita Seputar Indonesia'/><category term='TNI dan POLRI'/><category term='penegakan KEADILAN'/><category term='LINTAS AGAMA'/><category term='kasus PROTAP'/><category term='PUSAKA'/><category term='PENINGALAN SEJARAH'/><category term='YOGA'/><category term='TENAGA DALAM'/><category term='ATHEIS'/><category term='Berita Kota MEDAN'/><category term='DEWA'/><category term='AGAMA'/><title type='text'>BUMI NUSANTARA TERCINTA</title><subtitle type='html'>JAYALAH INDONESIA KU TERCINTA.. BANGKITLAH DAN JAYALAH KEMBALI..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>102</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3796028965352600574</id><published>2009-11-19T23:53:00.003+07:00</published><updated>2009-11-20T00:04:06.819+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SELAMATAN'/><title type='text'>SELAMAT PARA SARJANA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SwV4sKGDeVI/AAAAAAAAAFw/hac2EXtFwtw/s1600/MERAH+PUTIH.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 135px; height: 73px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SwV4sKGDeVI/AAAAAAAAAFw/hac2EXtFwtw/s320/MERAH+PUTIH.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405859627747473746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;SAYA MENGUCAPKAN SELAMAT KEPADA SEMUA PARA WISUDAWAN STIE HARAPAN YANG HARI INI TANGGAL 19 NOVEMBER 2009 TELAH DI WISUDA DAN SECARA RESMI TELAH MEMPEROLEH PREDIKAT SARJANA EKONOMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAYA BERHARAP KITA SEMUA YANG HARI INI TELAH MENERIMA GELAR SARJANA EKONOMI UNTUK KEDEPANNYA DAPAT MENJADI ORANG SUKSES,BERAKHLAK MULIA DAN BERMORAL BAIK SERTA DAPAT MENGAMALKAN ILMU YANG TELAH DIDAPATKAN DARI STIE HARAPAN SELAMA PERJUANGAN 4 TAHUN UNTUK KEMAKMURAN DAN KESEJAHTERAAN BANGSA DAN NEGARA INDONESIA TERCINTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARI PARA SARJANA MUDA BUKTIKAN KEPADA MASYARAKAT DILUAR SANA KALAU KITA PARA SARJANA EKONOMI SIAP MENJADI GENERASI PENERUS NUSA DAN BANGSA INDONESIA TERCINTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MULAILAH DARI DIRI SENDIRI,KELUARGA DAN KEPADA MASYARAKAT SEKITAR, TIMBULKAN RASA CINTA AKAN NEGARA KITA SENDIRI. INDONESIA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                         &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;SALAM DAMAI DAN SEJAHTERA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;ALFIAN T. , S.E.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Alfian/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Alfian/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3796028965352600574?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3796028965352600574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/selamat-para-sarjana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3796028965352600574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3796028965352600574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/selamat-para-sarjana.html' title='SELAMAT PARA SARJANA'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SwV4sKGDeVI/AAAAAAAAAFw/hac2EXtFwtw/s72-c/MERAH+PUTIH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5937656662382380888</id><published>2009-11-09T23:08:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T23:13:07.290+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><title type='text'>Gara-gara Status Bernada Provokatif Oknum Anggota Brimob ‘Panen’ Kecaman di Dunia Maya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Kisruh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) versus Polri, masih terus menjadi perbincangan. Namun ada cerita seru dibalik Perseteruan "cicak" lawan "buaya".&lt;br /&gt;    Seorang oknum Brimob yang merasa kepanasan dengan pemberitaan yang terkesan menyudutkan korpsnya, membuat sensasi dengan menulis status yang provokatif di jejaring sosial facebook.&lt;br /&gt;Pantauan imbc, meski belum diketahui keaslian pemilik akun atas nama 'Evan Brimob', namun status yang ditulisnya pada Rabu (4/11) malam, membuat namanya mendadak menjadi sangat terkenal.&lt;br /&gt;Hingga Kamis (5/11) malam, status provokatif yang ditulis Evan Brimob tersebut menjadi pemberitaan hampir seluruh media online terkemuka, dan menjadi perbincangan para blogger.&lt;br /&gt;Sang pemilik akun menulis status 'Polri gak butuh masyarakat.. tapi masyarakat yg butuh polri.. maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil'. Status itu pun memancing komentar yang awalnya bersikap pro, namun belakangan justru mengecam.&lt;br /&gt;Komentar pertama memuji status Evan Brimob tersebut. "Betul mas, Polri tidak seperti artis yang butuh dukungan dari masyarakat. Tapi masyarakat yang butuh Polri," tulis salah satu pemberi komentar pendukung Evan Brimob.&lt;br /&gt;Tetapi, bila dilihat lagi ke bawah, para komentator lain justru memberikan kecaman dan hujatan kepada pria yang dalam foto profilnya itu mengenakan seragam personel Brimob.&lt;br /&gt;"Arogan sekali anda sebagai anggota Polri. Polisi-polisi seperti anda ini yang membuat simpati rakyat ke Polri hilang," tulis salah satu yang kontra.&lt;br /&gt;Salah satu teman Facebook Evan pun merasa perlu untuk membuat print screen status Evan dan komentar-komentar panjang di bawahnya. Pasalnya, Evan Brimob sendiri terlihat amat arogan dan tak mau disalahkan dan terus saja menghujat masyarakat karena tidak mendukung Kepolisian.&lt;br /&gt;Malang bagi Evan karena hasil print screen tersebut disebarkan ke forum terbesar tanah air, Kaskus. Gelombang kecaman pun akhirnya tak berhenti-berhenti diterima oleh sang oknum Brimob tersebut. Mungkin karena terlalu banyak orang yang kontra dengan statusnya, akun Facebook Evan Brimob pun lenyap. Berganti dengan grup Evan Brimob di Benci Rakyat Indonesia yang sudah memiliki penggemar sebanyak 3500 lebih dan masih terus bertambah.&lt;br /&gt;Saking ramainya yang membicarakan Evan, akhirnya nama Evan Brimob pun menjadi selebriti di dunia maya. Ketik nama Evan Brimob di search engine maka muncullah berbagai sumber yang memberikan informasi tentangnya. Bahkan Boediono, wakil presiden Indonesia, sampai penasaran dan bertanya-tanya siapakah sosok Evan Brimob ini yang sebenarnya dari akun Twitter miliknya.&lt;br /&gt;Namun belum dapat dipastikan apakah benar Evan itu adalah anggota Polri, khususnya Brigade Mobil (Brimob). Meski dia memakai seragam Brimob belum juga bisa diyakinkan Evan adalah anggota polisi.&lt;br /&gt;    Evan sendiri sudah meminta maaf. namun keaslian akun yang mengaku sebagai Evan ini pun masih dipertanyakan.&lt;br /&gt;Dalam akun baru itu, Evan memasang status "Saya mengaku salah dan minta maaf dan ralat pernyataan saya menjadi : polri butuh masyarakat... masyarakat butuh polri.... maju terus kepolisian indonesia, bangkit indonesiaku, lawan para koruptor dan perusak negeri ini....."&lt;br /&gt;Seiring menghilangnya akun 'Evan Brimob', bermunculan grup Evan Brimob diantaranya "Pecat Evan Brimob" yang memiliki 2.163 anggota, "Evan Brimob Bencong", yang memiliki 979 anggota, serta Arogansi Evan Brimob Indonesia yang memiliki 1.808 penggemar.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5937656662382380888?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5937656662382380888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/gara-gara-status-bernada-provokatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5937656662382380888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5937656662382380888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/gara-gara-status-bernada-provokatif.html' title='Gara-gara Status Bernada Provokatif Oknum Anggota Brimob ‘Panen’ Kecaman di Dunia Maya'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3504988927280416890</id><published>2009-11-09T23:05:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T23:08:39.254+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>KPK Klarifikasi Kekayaan Gubsu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Harta 60 pejabat di Sumut yang sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali diklarifikasi ulang nilainya dalam waktu seminggu ini.&lt;br /&gt;     Klarifikasi ini dimulai dari Gubsu Syamsul Arifin SE, Wagubsu Gatot Pujo Nugroho ST, Sekdaprovsu DR RE Nainggolan MM, 33 Bupati/Wali Kota se Sumut, sejumlah pimpinan SKPD provinsi dan bupati/walikota, hingga pejabat di BUMN, BUMD, serta TNI/Polri.&lt;br /&gt;    Demikian Supervisor dari Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK Budi Waluyo seusai klarifikasi nilai harta Gubsu Syamsul Arifin yang dilakukan di Kantor Gubsu di Medan, Senin (9/11).&lt;br /&gt;Menurut Budi, tujuan klarifikasi untuk mengetahui ada atau tidaknya penambahan dan pengurangan nilai harta pejabat yang dilaporkan ke KPK. "Jadi, ini (klarifikasi) bukan karena sedikitnya persentase LHKPN dari Sumut, atau karena adanya kejanggalan. Tetapi untuk memastikan nilai sebenarnya sebelum diumumkan ke publik," jelasnya.&lt;br /&gt;Selain Gubsu, Budi bersama anggota Nexio Helmus Gultom, dan Misbah Taufiq juga mengklarifikasi nilai harta beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprovsu. Mereka adalah Asisten Tata Pemerintahan Hasiholan Silaen SH, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Drs Syaiful Syafri, Kabiro Otda Drs Bukit Tambunan, Kadis Pendapatan H Sjafaruddin, Kabiro Keuangan Muhammad Syafii, Kabiro Umum Rajali, Kadisnakertrans Drs Rapotan Tambunan, dan Kadis Kominfo Eddy Syofian.&lt;br /&gt;"Untuk Wagubsu dan Sekdaprovsu, klarifikasinya besok (Selasa 10/11). Sedangkan untuk 33 bupati/wali kota se Sumut dilakukan pada Kamis (12/11) bertempat di Kantor Gubsu, dan selanjutnya kepada pimpinan BUMN, BUMD, serta TNI/Polri. Yang pasti, dalam seminggu ini sudah tuntas untuk 60 pejabat di Sumut," jelasnya.&lt;br /&gt;Menurut Budi, proses klarifikasi itu, bebas dilakukan kapan saja oleh pihaknya. "Kalau menurut kita perlu, maka diklarifikasi. Tapi perlu diingat, klarifikasi bukan karena ada laporan dari masyarakat, atau karena ada indikasi penyimpangan. Karena, kalau sudah ada indikasi, itu sudah wilayah direktorat penindakan di KPK," ujarnya.&lt;br /&gt;Data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut per Juni 2009 yang diterima, Senin (9/11) merinci sebanyak 1.886 pejabat eksekutif, dan legislatif di Sumut wajib membuat LHKPN. Sedangkan data pejabat BUMN, BUMD, yudikatif, serta TNI dan Polri yang wajib LHKPN di Sumut, belum diperoleh.&lt;br /&gt;Menyangkut sanksi yang dikenakan kepada pejabat yang tidak membuat LHKPN setelah dua bulan menjabat, Budi mengaku hanya sanksi administratif. "Prosesnya dengan melaporkan kepada atasan pejabat yang tidak membuat LHKPN itu, agar diberikan tindakan. Karena itu, klarifikasi ini tidak hanya bermanfaat mencegah praktik KKN, namun efektif pula untuk membangun rasa kepatuhan, dan kejujuran dari para pejabat," katanya seraya mengatakan bila ada laporan bahwa kekayaan pejabat tidak sesuai dan di luar kewajaran, dapat dilakukan penindakan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3504988927280416890?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3504988927280416890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/kpk-klarifikasi-kekayaan-gubsu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3504988927280416890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3504988927280416890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/kpk-klarifikasi-kekayaan-gubsu.html' title='KPK Klarifikasi Kekayaan Gubsu'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5748439769904768596</id><published>2009-11-09T23:02:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T23:05:19.604+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><title type='text'>SBY Takkan Campuri Kisruh KPK vs Polri</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Presiden SBY tidak akan mencampuri kisruh Polri vs KPK yang sedang berlangsung. Hal ini ditegaskan oleh staf khusus Presiden SBY bidang hukum Denny Indrayana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Denny menuturkan, karena ini masalah hukum, tidak tepat presiden ikut campur terlalu jauh. "Bahkan ikut campur tidak terlalu jauh pun tidak tepat. Ikuti saja aturan main yang ada," kata Denny saat ditanya ketegangan yang dialami oleh KPK-Polri, di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (11/9/2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Denny juga meminta kepada aparat kedua intansi hukum itu untuk tidak saling balas dendam, terkait upaya pemberantasan korupsi yang sedang mereka lakukan. Ketegangan antara dua institusi penegak hukum tersebut juga diharapkan tidak sampai bertujuan untuk menjatuhkan pihak-pihak tertentu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Aparat penegak hukum tentunya harus paham bahwa proses penegakan hukum tidak dilakukan dengan upaya saling mendiskreditkan," ujar Denny &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Masalah pembuktian, tentunya menjadi hal yang paling penting dalam hal ini. Menurut Denny, jika tuduhan-tuduhan terhadap petinggi KPK dan polisi jika memang tidak terbukti maka harusnya proses hukumnya dihentikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Yang paling utama adalah menyangkut pembuktian. Dan pembuktian itu adalah wilayah penegakan hukum,' imbuhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sebagai kepala negara, tentunya SBY juga ikut mengamankan agenda-agenda pemberantasan korupsi. Sehingga ketegangan yang muncul antara dua institusi penegak hukum ini diharapkan tidak mengganggu agenda pemberantasan korupsi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Dalam rapat koordinasi dengan KPK dan kepolisian dulu pun juga disinggung tidak boleh ada upaya melemahkan KPK. Jadi kalau buktinya tidak kuat, tentu proses hukum dihentikan," pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5748439769904768596?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5748439769904768596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/sby-takkan-campuri-kisruh-kpk-vs-polri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5748439769904768596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5748439769904768596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/sby-takkan-campuri-kisruh-kpk-vs-polri.html' title='SBY Takkan Campuri Kisruh KPK vs Polri'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5216328849997526003</id><published>2009-11-09T22:53:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T23:02:17.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><title type='text'>Debat KPK VS Polri</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Gorontalo,. &lt;/strong&gt;Siswa Madrasah Aliyah Negeri Tilamuta (Mantil) Kabupaten Boalemo, Gorontalo, ambil bagian dalam lomba debat tentang perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri. Debat digelar pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah setempat. Tujuan acara ini untuk menggiring siswa pada pemecahan solusi suatu masalah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ketua OSIS Mantil Ansar Ismail mengatakan, lomba untuk melatih respons siswa atas perkembangan dan permasalahan negara belakangan ini. Menurut Ansar, sebagai pemuda, mereka tak mau sekadar menjadi penonton. Mereka juga dididik untuk mengemukakan pendapat dan sudut pandang tersendiri mengenai masalah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Guru pembina OSIS Elviyen Biahimo mengamini. Menurut dia, ajang ini murni kreatifitas siswa. Maklum para siswa juga ikut memerhatikan perkembangan berita Polri versus KPK. Mereka pun tampak menguasai materi yang akan diperdebatkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kegiatan debat bertema dua lembaga penegak hukum itu diikuti siswa kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial yang berhadapan dengan siswa kelas XII lmu Pengetahuan Alam. Kegiatan ini bukan untuk pertama kalinya di Mantil. Ajang serupa kerap dilaksanakan dengan tema tentang permasalahan bangsa yang sedang aktual.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5216328849997526003?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5216328849997526003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/debat-kpk-vs-polri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5216328849997526003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5216328849997526003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/debat-kpk-vs-polri.html' title='Debat KPK VS Polri'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-1081160884328669085</id><published>2009-11-09T22:50:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T22:53:44.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><title type='text'>KPK vs Polri : SBY Akui Ada Gesekan, Kapolri Membantah</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://justnurman.files.wordpress.com/2009/07/sby_jk_pertamaseusaipilpres.gif"&gt;&lt;img title="sby_jk_pertama seusai pilpres" style="border: 0pt none ; display: inline; margin-left: 0pt; margin-right: 0pt;" alt="sby_jk_pertama seusai pilpres" src="http://justnurman.files.wordpress.com/2009/07/sby_jk_pertamaseusaipilpres_thumb.gif?w=245&amp;amp;h=169" width="245" align="left" border="0" height="169" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Perseteruan KPK-Polri akhirnya mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden mengakui ada gesekan antara KPK dan Polri. ”Di waktu yang lalu terus terang ada gesekan antara KPK dan MA, antara KPK dan BPK. Sekarang ini barangkali sedikit ada gesekan antara KPK dan Polri. Ini realitas, saya buka saja, sebagai wujud transparansi kita, tetapi bukan tidak ada solusi, bukan tidak ada jalan keluar. Kita semua ingin betul-betul menjalankan tugas sebaik-baiknya,” ujarnya, Senin (13/7) kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span id="more-2587"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Rapat Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi itu dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Widodo AS, Menkum dan HAM Andi Mattalata, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Kepala BPKP Didi Widayadi, dan Wakil Ketua KPK Candra M. Hamzah. Rapat tersebut juga menjadi ajang pertemuan pertama kali SBY-JK setelah pemilu presiden yang keduanya saling berkompetisi selama hampir sebulan masa kampanye pilpres. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menurut Kepala Negara, gesekan dan rivalitas antarlembaga hukum baik KPK, MA maupun Polri selalu ada. Namun, manakala rivalitas menjadi negatif, maka harus dicegah bersama-sama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sekarang ini, SBY mengakui ada gesekan antara KPK dan Polri. Untuk itu, semua lembaga terkait diminta membuka hati dan pikiran masing-masing agar terus bersinergi dan menjalankan tugas sebaik-baiknya. Presiden meyakini tidak ada di antara lembaga hukum itu memiliki niat yang tidak baik, yang ingin menggagalkan pemberantasan korupsi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Membantah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sementara itu, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menepis isu yang beredar tentang perseteruan antara lembaga kepolisian dengan KPK. ”Tidak ada rivalitas, tidak ada masalah. Ke depan harus saling memperkuat. Korupsi harus terus diberantas,” kata Bambang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Begitu juga dengan sinyalemen adanya gesekan antarlembaga ini. ”Enggak ada gesekan. Prinsipnya kita harus saling memperkuat antarpenegak hukum,” imbuhnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Keretakan hubungan KPK-Polri muncul saat Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Susno Duaji menyatakan keberatan karena dirinya disadap terkait kasus Bank Century. Kemudian perwira bintang tiga Polri ini menganalogikan Polri sebagai Buaya yang tidak bisa dilawan oleh lembaga penyadap yang disebutnya Cicak. Namun, Susno tegas membantah dirinya menyebut KPK sebagai Cicak yang dianalogikannya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-1081160884328669085?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/1081160884328669085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/kpk-vs-polri-sby-akui-ada-gesekan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1081160884328669085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1081160884328669085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/kpk-vs-polri-sby-akui-ada-gesekan.html' title='KPK vs Polri : SBY Akui Ada Gesekan, Kapolri Membantah'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-4182428350189136782</id><published>2009-11-09T22:47:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T22:50:34.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><title type='text'>MK Tak Bisa Tangani KPK vs Polri</title><content type='html'>&lt;h5 style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span id="advenueINTEXT" name="advenueINTEXT"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA&lt;/strong&gt; - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan lembaganya tak dapat mengadili gugatan sengketa kewenangan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, kewenangan KPK berasal dari undang-undang. Padahal, Mahkamah Konstitusi hanya bisa mengadili sengketa wewenang lembaga negara yang kewenangannya diatur oleh undang-undang dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikatakan Mahfud menyusul kedatangan empat orang pengacara Wakil Ketua KPK nonaktif Bibid Samat Rianto dan Chandra M Hamzah ke kantornya, Rabu 16 September lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mempersoalkan wewenang Polri dalam menetapkan Chandra dan Bibit sebagai tersangka dengan tuduhan penyalahgunaan wewenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya jawab nggak," tukas Mahfud usai bersilaturahmi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/9/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada keempat pengacara tersebut, Mahfud menyarankan agar mereka mengadu ke Pengadilan Tata Usah Negara sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Syaratnya kalau Polri itu tidak mempunyai bukti yang cukup di bidang pidana. Saya lihat memang nggak cukup," tegasnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-4182428350189136782?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/4182428350189136782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/mk-tak-bisa-tangani-kpk-vs-polri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4182428350189136782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4182428350189136782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/mk-tak-bisa-tangani-kpk-vs-polri.html' title='MK Tak Bisa Tangani KPK vs Polri'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-9095706218178233523</id><published>2009-11-09T22:45:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T22:47:29.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><title type='text'>Cicak Kesal SBY Tak Netral</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span class="konten"&gt;Jakarta, RMOL. Presiden SBY dianggap tidak netral dalam pertarungan antara KPK versus Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian keprihatinan yang disampaikan ditegaskan Ery Nugroho aktivis Koalisi Cinta Indonesia Cinta Komisi Pemberantas Korupsi (Cicak) ketika bersama puluhan rekannya menggelar aksi solidaritas putih di gedung KPK, Selasa pagi (15/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, KPK saat ini terus dibombardir oleh pihak-pihak yang merasa gerah dengan keberadaan komisi itu yang menjurus kriminalisasi. Oleh karena itu Cicak berharap pembombardiran KPK tersebut dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami juga prihatin melihat SBY tak netral dalam menyikapi pertarungan KPK-Polri,” kata Ery.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksi ini, Cicak kembali menegaskan dukungan kepada KPK dalam memberantasan korupsi dan juga menghadapi pemeriksaan Mabes Polri. Sampai saat ini, aksi solidaritas putih di depan Gedung KPK masih berlangsung. Mereka menggelar aksi teaterikal yang menggambarkan keadilan di Indonesia yang mulai runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksi itu pendemo membentangkan spanduk dan poster yang antara lain bertuliskan 'Membunuh KPK, Sama Dengan Membunuh Bangsa Ini' dan 'I Love U Full KPK' ala Mbah Surip.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-9095706218178233523?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/9095706218178233523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/cicak-kesal-sby-tak-netral.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/9095706218178233523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/9095706218178233523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/cicak-kesal-sby-tak-netral.html' title='Cicak Kesal SBY Tak Netral'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-6123566786079286988</id><published>2009-11-09T22:43:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T22:45:35.421+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyalah Gunaan KEKUASAAN'/><title type='text'>KPK Vs Polri, Siapa Lebih Kuat?</title><content type='html'>&lt;div class="f_18"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;       &lt;div class="f_author"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;                               &lt;div class="back_gray fleft m5"&gt;    &lt;div&gt;&lt;img src="http://www.inilah.com/data/berita/foto/154168.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;div class="m5"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta - Pertarungan KPK versus Kepolisian tak terhindarkan. Kini para pihak cenderung menjatuhkan saling mengungkap kelemahan lawan. Medan pertempurannya, digelar lewat kasus bail-out Bank Century hingga testimoni Antasari Azhar. Siapa lebih kuat?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;   &lt;/div&gt;                                                &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jika sebelumnya kompetisi antarlembaga penegak hukum ini hanya muncul sebatas rumors dan asumsi, namun kini semuanya terbukti dengan gamblang. Masing-masing pihak juga memiliki kartu truf untuk menjatuhkan pihak lawan demi mengamankan posisi sendiri. Upaya Presiden SBY mendamaikan perseteruan KPK-Polri beberapa waktu lalu tampaknya tak membuahkan hasil. Sebalinya, perseteruan meeka malah kian terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berpijak pada testimoni Antasari Azhar, Polri memanggil empat pimpinan KPK dan empat pejabat KPK. Polisi memanggil petinggi KPK dengan jeratan pasal 23 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 atas dugaan telah menyalahgunakan kekuasaan dan wewenang sebagaimana dimaksud dalam pasal 421 KUHP.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Atas pemanggilan itu, mereka yang memenuhinya pada Kamis (10/9) hanya Direktur Penyelidikan KPK Iswan Elmi, Kabiro Hukum KPK Chaidir Ramli, dan Satgas Penyelidik KPK Arry Widiatmoko. Sebelumnya, Rabu (9/9) penyidik KPK Rony Samtana juga telah diperiksa polisi terlebih dulu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di sisi lain lagi, KPK juga 'mengancam' akan memanggil Kabareskrim Susno Duadji dalam kasus dugaan korupsi di Bank Century. Diinformasikan, Susno Duadji disebut-sebut terlibat dengan dugaan dua surat Susno yang memuluskan upaya pencairan dana US$ 18 juta milik Boedi Sampoerna di Bank Century. Meski untuk hal ini, bekas Kapolda Jawa Barat ini membantahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Rencana KPK memanggil Susno Duadji hanya akan berlangsung jika telah memenuhi dua alat bukti yang cukup untuk pemanggilan. "Kami akan kaji apa ada indikasi SD ini terlibat," kata Waki Ketua bidang Penindakan KPK Bibit Samad Irianto. Meskipun demikian ia berharap, oknum polisi yang dimaksud tidak terlibat dalam dugaan kasus korupsi tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dua kasus yang memicu rivalitas dua lembaga penegak hukum tersebut kini memang tengah berjalan. Untuk dugaan kasus suap dari Direktur PT Masaro Anggoro Widjaja sebesar Rp 5,1 miliar kini tengah ditangani kepolisian. Polisi juga telah menahan Ary Muladi sebagai tersangka dalam kasus penipuan yang berkedok utusan KPK.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sedangkan untuk kasus Bank Century, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih menjalankan audit investigasi. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) saat ini juga telah menemukan 21 transaksi yang mencurigakan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. "Yang jelas, transaski itu sudah kami laporkan ke pihak kepolisian," kata Kepala PPATK Yunus Husein.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menurut dia, berdasar penelusuran PPATK, deposan besar yang menarik dana dari Bank Century setelah diambil alih Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya Boedi Sampoerna. Yunus menyebutkan, dana yang ditarik oleh Boedi Sampoerna hanya Rp 200 miliar atau sekitar 10% dari total simpanannya di Bank Century yang totalnya mencapai Rp 2 triliun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kedua lembaga penegak hukum itu, KPK dan Polri, seperti dipacu untuk adu cepat dalam menetapkan status tersangka atas pihak lainnya. Jika semangat itu yang terus dikedepankan, jelas ini menjadi akan preseden butuk bagi penegakan hukum di Indonesia. Semestinya, semangat supremasi hukum diletakkan dalam bingkai transparansi, akuntabilitas, dan penuh tanggung jawab.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-6123566786079286988?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/6123566786079286988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/kpk-vs-polri-siapa-lebih-kuat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6123566786079286988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6123566786079286988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/11/kpk-vs-polri-siapa-lebih-kuat.html' title='KPK Vs Polri, Siapa Lebih Kuat?'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-8550957940428851637</id><published>2009-10-11T10:19:00.001+07:00</published><updated>2009-11-09T22:43:36.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita INTERNASIONAL'/><title type='text'>Miyabi Beneran Sudah Tobat!</title><content type='html'>&lt;div class="bd"&gt;   &lt;div class="media"&gt;    &lt;div class="media-item media-double"&gt;  &lt;a href="http://id.news.yahoo.com/kplg/20091010/img/pen-miyabi-beneran-sudah-to-77fb86eec06a0.html"&gt;&lt;img src="http://d.yimg.com/hb/xp/kplg/20091010/14/705401823-miyabi-beneran-sudah-tobat.jpg?x=213&amp;amp;y=106&amp;amp;sig=XAqX9zQFerTl5QRhO5IQVg--" title="Miyabi Beneran Sudah Tobat!" width="213" height="106" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;cite class="caption"&gt;Miyabi Beneran Sudah Tobat!&lt;/cite&gt;  &lt;/div&gt;     &lt;/div&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="content"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cap bintang film panas memang sudah melekat di sosok Maria Ozawa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Miyabi. Maklum saja, di Jepang ia dianggap sebagai salah satu urban legend film porno. Tapi itu dulu, lain dengan sekarang. Ody Mulya, selaku produser film &lt;i&gt;MENCULIK MIYABI&lt;/i&gt; menegaskan jika Miyabi benar-benar sudah tobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu kita tahunya seperti itu dari pihak manajemen Miyabi. Miyabi ingin jadi bintang film biasa, dia sudah tidak mau lagi main film porno," kata Ody yang ditemui di kantor Maxima, Jl. Jayakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (9/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan atas dasar itulah sebenarnya awal keinginan Ody mengajak bintang film panas asal Jepang itu ikutan main di filmnya. "Karena kita tahu itu, kita ajak dia main film di Indonesia, memainkan film komedi. Seharusnya orang pengen tobat masa' nggak boleh?" ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Ody yakin Miyabi benar-benar tak mau lagi beradegan panas? "Ya memang seperti itu dari pihak manajemennya," tegas Ody lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Disinggung mengenai izin pemanggilan Miyabi ke Indonesia, bos Maxima ini menuturkan bahwa semuanya sudah beres dan pihaknya sudah diizinkan. "Yang meminta Miyabi main film di Indonesia ada dua PH (Production House). Tapi berhubung kita duluan yang meminta, akhirnya kita mendapat prioritas," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ody juga tidak menampik dugaan masyarakat yang menilai Miyabi dipakai hanya untuk menarik penonton. Soal ini ia hanya berdasar pada kenyataan yang ada. "Ya mainnya Miyabi di film ini untuk sensasi. Kalau dipakai artis lokal, nggak ada sensasinya," pungkas Ody. (kpl/hen/boo)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-8550957940428851637?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/8550957940428851637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/10/miyabi-beneran-sudah-tobat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8550957940428851637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8550957940428851637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/10/miyabi-beneran-sudah-tobat.html' title='Miyabi Beneran Sudah Tobat!'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3836112403944348440</id><published>2009-09-28T20:39:00.003+07:00</published><updated>2009-09-28T20:47:27.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>sekte sekte dalam agama buddha</title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="smallfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span class="blackfont"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;span class="smallfont"&gt;          &lt;a href="http://www.geocities.com/budicentre" target="_blank"&gt;http://www.geocities.com/budicentre&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="link" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;SEKTE-SEKTE          DALAM AGAMA BUDDHA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="smallfont"&gt;&lt;span class="link"   style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Agama          Buddha memiliki banyak sekte/aliran karena:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;1.          &lt;span class="smallfont"&gt;Sang Buddha mengajarkan kepada banyak kelompok          orang&lt;/span&gt;, ada yang masyarakat biasa, kaum terpelajar, kaum pertapa,          para dewa, asura, dan sebagainya. Sang Buddha menyesuaikan materi yang          diajarkan sesuai dengan pola pikir masing-masing kelompok yang berbeda.          &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;2.          &lt;span class="smallfont"&gt;Tiap-tiap manusia memiliki kecenderungan yang          berbeda&lt;/span&gt;, baik minat maupun kebiasaannya. Hal ini menyebabkan cara          setiap orang melihat ajaran Sang Buddha bisa dari berbagai sudut pandang,          disesuaikan dengan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;3.          &lt;span class="smallfont"&gt;Masalah sekte/aliran, seperti halnya masalah agama,          adalah masalah kesesuaian/kecocokan.&lt;/span&gt; Tentu saja hal ini berbeda          pada setiap pribadi. Ajaran Sang Buddha amatlah luas, sehingga ada kelompok          tertentu yang memiliki kecenderungan untuk memilih bagian atau tradisi          tertentu dari ajaran Sang Buddha untuk dipraktekkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="smallfont"&gt;&lt;span class="link"   style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sekte/aliran          Buddha antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;1.&lt;span class="link"&gt;          Theravada,&lt;/span&gt; adalah sekte yang dianggap paling dekat dengan tradisi          awal perkembangan Buddhisme. Kalangan intelek yang menyukai pola berpikir          kritis, rasional dan menyelidik, sangat tepat memilih sekte ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;2.          &lt;span class="link"&gt;Mahayana,&lt;/span&gt; adalah salah satu sekte yang amat          dekat dengan tradisi, khususnya tradisi Tionghoa, karena sekte ini sejak          dulu berkembang pesat di Tiongkok. Pembacaan nama-nama Buddha sangat lekat          dengan sekte ini. Sesungguhnya, sekte ini memiliki banyak sub sekte, tetapi          di Indonesia fenomena ini tidak menonjol. Di Indonesia, sekte ini pernah          berkembang pesat pada masa kejayaan Sriwijaya. Tentu saja pada saat itu,          sekte ini lekat dengan tradisi Jawa Kuno. Sedangkan Mahayana yang berkembang          sekarang di Indonesia diadopsi dari Mahayana orang Tionghoa. Memang, ciri          khas Mahayana adalah keterbukaan/penerimaan yang amat besar terhadap tradisi          setempat. Sehingga tidak heran, secara statistik, sekte ini memiliki penganut          terbesar. Bagi yang suka hal-hal praktis dan tradisi dalam ajaran Buddha          sangat cocok memilih sekte ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;3.&lt;span class="smallfont"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;span class="link"&gt;Tantrayana,&lt;/span&gt; adalah sekte yang paling          berkembang di Tibet. Hal-hal yang tampak gaib di mata awam adalah ciri          khas sekte ini. Sekte ini pun terbagi dalam sub-sub sekte. Bagi yang senang          mendalami kegaiban dalam ajaran Buddha sangat cocok memilih sekte ini.          &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;4.&lt;span class="link"&gt;          Tridharma, &lt;/span&gt;adalah sekte yang didirikan oleh kaum Buddhis yang selain          kagum terhadap ajaran Buddha, juga amat terbuka terhadap filsafat Khonghucu          dan kepercayaan Taoisme. Banyak kaum terpelajar yang tetap kental memelihara          dengan kuat tradisi Tionghoa, memilih sekte ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;5.          &lt;span class="link"&gt;Maitreya,&lt;/span&gt; adalah sekte yang berasal dari Taiwan.          Banyak yang menganggap sekte ini telah menyimpang dari ajaran Buddha yang          sesungguhnya, karena adanya misi keselamatan tunggal dari Buddha Maitreya,          yaitu Buddha yang akan datang. Untuk mengikuti sekte ini, seseorang sangat          dianjurkan bervegetarian dan menyebarkan misi Maitreya. Tata cara/upacara          sembahyang sangat ditekankan dalam sekte ini. Perkembangan lebih lanjut          dari sekte ini menghadirkan banyak sub sekte, yang mana sub sekte yang          satu cenderung mengklaim dirinya sebagai sekte yang paling benar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;6.          &lt;span class="link"&gt;Nichiren,&lt;/span&gt; adalah sekte yang berasal dari Jepang.          Maaf, saya tidak terlalu mengenal sekte ini. Silahkan tanya pada praktisi          setempat jika Anda membutuhkan informasi yang jelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;7.          &lt;span class="link"&gt;Satya Buddhagama,&lt;/span&gt; adalah sekte yang didirikan          oleh Master Lu Sheng Yen, seorang Amerika keturunan Tionghoa. Ajaran Lu          Sheng Yen merupakan pengalaman-pengalaman spiritual Beliau seputar ajaran          Buddha dan kepercayaan Taoisme. Jika Anda berminat berguru pada Beliau,          silahkan memilih sekte ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;8.          &lt;span class="link"&gt;Buddhayana,&lt;/span&gt; sebenarnya bukan sekte/aliran yang          berdiri sendiri, karena Buddhayana pada awalnya bertujuan untuk menghindari          adanya sektarian dan kefanatikan. Mereka sangat terbuka terhadap Theravada,          Mahayana dan Tantrayana. Jika Anda tertarik dan sangat terbuka untuk mendalami          ketiga tradisi ini, silahkan pilih Buddhayana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="blackfont"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;9.          &lt;span class="link"&gt;Tradisional.&lt;/span&gt; Saya sangat ragu untuk memasukkan          kalangan tradisional dalam salah satu sekte dalam agama Buddha. Tetapi,          kenyataannya, itulah yang terjadi. Banyak umat Buddha yang mengaku beragama          Buddha karena warisan tradisi (secara KTP beragama Buddha). Mereka sembahyang          kepada Buddha dan dewa-dewa kepercayaan setempat, tetapi sesungguhnya          mereka tidak mengerti ajaran Buddha. Mereka kental sekali dengan kepercayaan          kepada dewa-dewa setempat. Fenomena ini pula yang menyebabkan banyak generasi          muda yang lebih memilih pindah agama, karena di mata mereka, agama Buddha          sangat kuno dengan tradisi yang mirip berhala. Jika terpaksa, golongan          ini bisa dikategorikan sebagai sekte Mahayana atau Tridharma. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span class="blackfont"&gt;          Sebenarnya, aliran/sekte dalam agama Buddha sangat banyak dan beragam.          Yang disebutkan di sini hanya beberapa yang saya ketahui. Silahkan cari          tahu sendiri jika Anda berminat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;red : dari pandangan pemilik blog ini, di medan(asal muasal tempat tinggal saya) masih banyak yang menganut agama buddha jenis mahayana dan tradisional pada umumnya.. yang lebih banyak ke arah penyembahan dewa dewi dan ritual bakar uang kertas begitu juga rumah kertas dan pembacaan mantra/parita dari dewa dewi tersebut dan banyak juga yang meminta pho/jimat/tolak bala dari vihara tempat sembah dewa dewi.. masi jarang ada penganut theravada di medan.. ini dapat dilihat dari vihara yang ada di medan yang umumnya adalah vihara mahayana,tradisional dan tridharma.. setau pemilik blog ini vihara theravada dapat di jumpai di cemara asri(dalam kompleks) di depan/seberang vihara super duper gede yang ada di cemara asri.. vihara theravada yang dicemara terbilang kecil dalam ukuran gedung dibandingkan dengan vihara di depan yang memuja dewa dewi.. namun ya memang dalam ajaran buddha.. vihara dibangun karena untuk menghormati jasa jasa sang buddha dan supaya kita mengimani tekad sang buddha yang berjuang keras dalam mencapai penernagan sempurna.. ini hanyalah pendapat pribadi dari saya.. bukanlah kebenaran mutlak,masih banyak kebeneran mutlak diluar sana..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3836112403944348440?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3836112403944348440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/sekte-sekte-dalam-agama-buddha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3836112403944348440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3836112403944348440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/sekte-sekte-dalam-agama-buddha.html' title='sekte sekte dalam agama buddha'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5276578346491624109</id><published>2009-09-28T20:28:00.003+07:00</published><updated>2009-09-28T20:34:29.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>seputar dewa dewi dalam agama buddha</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ADA GAK SIH DEWA/DEWI DALAM AGAMA BUDDHA ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Agama Buddha mengakui keberadaan dewa/dewi dalam kontek alam seperti yg dijelaskan @jubah. Kalo di Islam mereka mengakui jin, malaikat dan iblis/setan. Umat kristiani secara umum mengakui malaikat dan iblis. Tapi yg perlu diingat, menyembah dewa/dewi itu sama sekali bukan agama Buddha. Banyak terjadi kesalahpahaman dalam agama Buddha karena banyak dari umat Buddha yg keturunan Tionghoa yg memang bersembayang pada dewa dewi. Kalo anda umat buddha keturunan Tionghoa, bukan maksud saya menyalahkan bila bersembayang di klenteng/vihara yg ada dewanya. Tapi yg perlu dipahami adalah sebagai umat buddha anda tidak berlindung pada dewa dewi. Anda berlindung pada Buddha, Dharma dan Sangha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Di klenteng dan vihara Mahayana memang ada patung sebagai simbol Buddha dan Boddhisatva. Yang paling dikenal adalah Kwan Im Po Sat ( Boddhisatva Avalokitesvara ). Sering disalahpahami umat awam bahwa beliau adalah dewi. Soal pemahaman tentang bodhisattva dan kesalahpahaman ini sebaiknya anda pelajari secara bertahap. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Yang paling penting anda pelajari dan lakukan sebagai umat Buddha yg baru adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; 1. Makna dari berlindung pada Buddha, Dharma dan Sangha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; 2. Menjalankan Panca Sila Buddhis dalam kehidupan sehari hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; 3. Memahami konsep dasar Buddhisme, yaitu : Empat Realita Agung (Empat Kesunyataan yg Mulia), Jalan Mulia Berunsur Delapan, dan Konsep Ketuhanan dalam agama Buddha serta bedanya dengan konsep ketuhanan yg umum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; 4. Ikut kegiatan rutin vihara dan jika memungkinkan aktif di organisasi disana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; 5. Mencoba banyak bertanya pada yg paham dan banyak membaca buku dharma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Jika anda melaksankan ini, secara bertahap anda akan memahami ajaran Buddha. Seperti saya waktu pertama kali belajar agama buddha, waktu itu saya seperti menemukan sesuatu yg luar biasa, sampai sekarang saya semakin mengagumi ajarannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Jadi jika anda ditanya soal dewa dewi dalam agama Buddha, anda bisa menjawab banyak dan tak terhitung :p Tapi kita umat Buddha tidak berlindung pada dewa dewi itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; red: menurut pendapat pribadi dari pemilik blog ini.. dewa dewi dalam agama buddha memang makhluk suci yang tinggal di surga,namun keberadaannya bukan untuk di sembah.. dalam bahasa roh.. dewa,malaikat atau apalah sebutannya.. semua adalah roh,bahkan kita juga roh(masi memakai wadah fisik jadi namanya manusia,kalo wadah ini uda rusak alias uda mati maka kita roh seutuhnya.. roh roh ini masi mencari jalan untuk kembali berpulang kembali kepadanya.. nah dari itu maka roh roh ini posisinya bukan untuk di sembah karena semua roh masi berusaha mencari jalan pulang(penerangan sempurna/kesadaran roh/ketemu guruji/ketemu roh kudus) .. namun ini hanyalah pendapat dari pemilik blog ini.. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5276578346491624109?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5276578346491624109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/seputar-dewa-dewi-dalam-agama-buddha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5276578346491624109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5276578346491624109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/seputar-dewa-dewi-dalam-agama-buddha.html' title='seputar dewa dewi dalam agama buddha'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-7752672588986313995</id><published>2009-09-28T20:20:00.000+07:00</published><updated>2009-09-28T20:22:26.584+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>T i r a t a n a dan susunan dalam agama buddha</title><content type='html'>&lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   PENGERTIAN TIRATANA&lt;br /&gt;                  Kata Tiratana terdiri dari kata Ti, yang artinya tiga dan                    Ratana, yang artinya permata / mustika; yang maknanya sangat                    berharga. Jadi, arti Tiratana secara keseluruhan adalah Tiga                    Permata (Tiga Mustika) yang nilainya tidak bisa diukur; karena                    merupakan sesuatu yang agung, luhur, mulia, yang perlu sekali                    dimengerti (dipahami) dan diyakini oleh umat Buddha.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   ISI TIRATANA&lt;br /&gt;                  Sesuai dengan arti katanya, yaitu Tiga Mustika atau Tiga                    Permata, maka isi Tiratana memang terdiri dari 3 permata atau                    tiga ratana, yaitu: Buddha Ratana; Dhamma Ratana; dan Sangha                    Ratana.&lt;/p&gt;                   &lt;blockquote style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Buddha Ratana:&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;ul&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Sang Buddha adalah guru suci junjungan kita                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Yang telah memberikan ajarannya kepada umat manusia dan                        para dewa                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Untuk mencapai kebebasan mutlak (Nibbana)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Dhamma Ratana:&lt;/p&gt;                     &lt;ul&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Dhamma adalah kebenaran mutlak, dan juga merupakan ajaran                        Buddha                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Yang menunjukkan umat manusia dan para dewa ke jalan yang                        benar, yaitu yang terbebas dari kejahatan, dan                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Membimbing mereka mencapai kebebasan mutlak (Nibbana)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sangha Ratana&lt;/p&gt;                     &lt;ul&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Sangha adalah persaudaraan Bhikkhu suci, yang telah                        mencapai tingkat-tingkat kesucian (Sotapana, Sakadagami,                        Anagami, Arahat)                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Sebagai pengawal dan pelindung Dhamma                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Mengajarkan Dhamma kepada orang lain untuk ikut                        melaksanakannya sehingga bisa mencapai kebebasan mutlak                        (Nibbana)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                   &lt;/blockquote&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Secara sistematik, dapat disimak pada skema berikut ini:&lt;/p&gt;                   &lt;table style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" width="712" align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="2"&gt;                     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                       &lt;td width="100"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ffffcc"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       1. SAMMASAMBUDDHA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100" bgcolor="#ffffcc"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       BUDDHA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ffffcc"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       2. PACCEKA BUDDHA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ffffcc"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       3. SAVAKA BUDDHA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       1. PARIYATI DHAMMA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       Tipitaka&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       Vinaya pitaka, Sutta Pitaka dan Abhidhamma Pitaka&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       DHAMMA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       2. PATIPATTI DHAMMA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       Ariya Atthangika Magga&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       Sila, Samadhi, Panna&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       3. PATIVEDHA DHAMMA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151" bgcolor="#ccccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       Magga, Phala, Nibbana&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100" bgcolor="#ffccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       SANGHA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ffccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       1. SAMMUTI SANGHA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                     &lt;tr&gt;                       &lt;td width="100"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="349" bgcolor="#ffccff"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                       2. ARIYA SANGHA&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="151"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;td width="102"&gt;                       &lt;p style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" align="justify"&gt;                        &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;/tr&gt;                   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt; PENJELASAN                    TIRATANA&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   BUDDHA&lt;br /&gt;                  Arti Buddha (dalam &lt;i&gt;Khuddaka Nikaya&lt;/i&gt;) adalah:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Dia Sang Penemu (&lt;i&gt;Bujjhita&lt;/i&gt;) Kebenaran                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ia yang telah mencapai Pengerangan Sempurna                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ia yang memberikan penerangan (&lt;i&gt;Bodhita&lt;/i&gt;) dari generasi                      ke generasi                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ia yang telah mencapai kesempurnaan melalui 'penembusan',                      sempurna penglihatannya, dan mencapai kesempurnaan tanpa                      bantuan siapapun.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Di dalam &lt;i&gt;Anguttara Nikaya Tikanipata 20/265&lt;/i&gt;, disebutkan                    tentang sifat-sifat mulia Sang Buddha, atau disebut Buddhaguna.                    Ada sembilan Buddhaguna, yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Araham= manusia suci yang terbebas dari kekotoran batin                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sammasambuddho = manusia yang mencapai penerangan sempurna                      dengan usahanya sendiri                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Vijjacaranasampanno = mempunyai pengetahuan sempurna dan                      tindakannya juga sempurna                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sugato = yang terbahagia                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Lokavidu = mengetahui dengan sempurna keadaan setiap alam                                          &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Anuttaro purisadammasarathi = pembimbing umat manusia yang                      tiada bandingnya                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Satta devamanussanam = guru para dewa dan manusia                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Buddho = yang sadar                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Bhagava = yang patut dimuliakan (dijunjung)                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Tingkat kebuddhaan adalah tingkat pencapaian penerangan                    sempurna. Menurut tingkat pencapaiannya, Buddha dibedakan                    menjadi 3 macam, yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Samma sambuddho&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Orang yang mencapai tingkat kebuddhaan dengan usahanya                      sendiri, tanpa bantuan mahluk lain                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Mampu mengajarkan ajaran yang ia peroleh (Dhamma) kepada                      mahluk lain                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Yang diajar tersebut bisa mencapai tingkat-tingkat kesucian                      seperti dirinya                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Pacceka Buddha&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Orang yang mencapai tingkat kebuddhaan dengan usahanya                      sendiri, tanpa bantuan mahluk lain                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Tidak mengajarkan ajaran yang ia peroleh kepada mahluk lain                      secara meluas                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Yang diajar tersebut belum mampu mencapai tingkat-tingkat                      kesucian seperti dirinya.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Savaka Buddha&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Orang yang mencapai tingkat kebuddhaan karena mendengarkan                      dan melaksanakan ajaran dari Sammasambuddha                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Mampu mengajarkan ajaran yang ia peroleh kepada mahluk lain.                                          &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Yang diajar bisa mencapai tingkat-tingkat kesucian seperti                      dirinya.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Para Buddha pada dasarnya mempunyai tiga prinsip dasar ajaran,                    yaitu seperti yang tercantum di dalam &lt;i&gt;Dhammapada 183&lt;/i&gt;                    sebagai berikut:&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Sabbapapassa akaranam = tidak melakukan segala bentuk                    kejahatan&lt;br /&gt;                  Kusalasupasampada = senantiasa mengembangkan kebajikan&lt;br /&gt;                  Sacittapariyodapanam = membersihkan batin atau pikiran&lt;br /&gt;                  Etam buddhana sasanam = inilah ajaran para Buddha &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Ajaran Sang Buddha memberikan bimbingan kepada kita untuk                    membebaskan batin dari kemelekatan kepada hal yang selalu                    berubah (&lt;i&gt;anicca&lt;/i&gt;), yang menimbulkan ketidakpuasan (&lt;i&gt;dukkha&lt;/i&gt;);                    karena semuanya itu tidak mempunyai inti yang kekal, tanpa                    kepemilikan (&lt;i&gt;anatta&lt;/i&gt;). Usaha pembebasan ini dilakukan                    sesuai dengan kemampuan dan pengertian masing-masing individu.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Jadi, ajaran Buddha bukan merupakan paksaan untuk dilaksanakan.                    Sang Buddha hanya penunjuk jalan pembebasan, sedangkan untuk                    mencapai tujuan itu tergantung pada upaya masing-masing. Bagi                    mereka yang tidak ragu-ragu lagi dan dengan semangat yang                    teguh melaksanakan petunjuk-Nya itu, pasti akan lebih cepat                    sampai dibandingkan dengan mereka yang masih ragu-ragu dan                    kurang semangat.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Sang Buddha sebagai penunjuk jalan tidak menjanjikan sesuatu                    hadiah ataupun hukuman bagi para pengikutnya, sebab Beliau                    mengajarkan Dhamma atas dasar cinta kasih, tanpa pamrih apapun                    bagi dirinya. Beliau berpedoman kepada 3 dasar kebijaksanaan                    yang bebas dari pamrih, yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Beliau tidak girang atau gembira bilamana ada orang yang mau                      mengikuti ajarannya.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Beliau tidak akan kecewa atau menyesal bilamana tidak ada                      orang yang mau mengikuti ajarannya.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Beliau tidak merasa senang atau kecewa bilamana ada sebagian                      orang yang mau mengikuti ajaran-Nya, dan ada sebagian lagi                      yang tidak mau mengikuti ajaran-Nya.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Adalah bijaksana bila sebagai umat Buddha, setelah terlahir                    sebagai manusia janganlah tenggelam di dalam kepuasan sang 'aku'.                    Di dunia ini kita telah diberi warisan yang sangat berharga                    oleh para bijaksana. Sungguh bahagia bagi manusia yang bisa                    menerima ajaran Buddha yang telah dibabarkan di hadapan kita.                    Mengapa? Karena hadirnya seorang Buddha di alam kehidupan ini                    adalah sangat jarang. Di dalam &lt;i&gt;Dhammapada 182&lt;/i&gt;                    disebutkan demikian:&lt;/p&gt;                   &lt;blockquote style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     &lt;i&gt;Kiccho manussapatilabho&lt;/i&gt; = sungguh sulit untuk dapat                      dilahirkan sebagai manusia&lt;br /&gt;                    &lt;i&gt;Kiccho maccana jivitam&lt;/i&gt; = sungguh sulit kehidupan                      manusia&lt;br /&gt;                    &lt;i&gt;Kiccho saddhammasavanam&lt;/i&gt; = sungguh sulit untuk dapat                      mendengarkan ajaran benar&lt;br /&gt;                    &lt;i&gt;Kiccho Buddhanam uppado&lt;/i&gt; = sungguh sulit munculnya                      seorang Buddha &lt;/p&gt;                   &lt;/blockquote&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Jadi, manfaatkanlah kehidupan kita sebagai manusia sekarang                    ini untuk lebih giat lagi mempelajari Dhamma yang telah                    diajarkan oleh Sang Buddha. Ajaran Sang Buddha yang telah                    dibabarkan kepada manusia dan bahkan juga kepada para dewa,                    adalah demi keuntungan manusia dan para dewa itu sendiri guna                    mencapai Kebebasan Mutlak (Nibbana).&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   DHAMMA&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Dhamma berarti kebenaran, kesunyataan, atau bisa juga                    dikatakan sebagai ajaran sang Buddha. Istilah Dhamma ini                    mempunyai arti yang sangat luas, yaitu mencakup tidak hanya                    segala sesuatu yang bersyarat saja, tetapi juga mencakup yang                    tidak bersyarat / yang mutlak. Untuk lebih jelasnya, dapat                    diuraikan dalam penjelasan berikut ini.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Dhamma terbagi menjadi dua bagian, yaitu Paramattha Dhamma dan                    Pannatti Dhamma.&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Paramattha Dhamma = kenyataan tertinggi, ada 4, yaitu                     &lt;i&gt;citta&lt;/i&gt; (kesadaran), &lt;i&gt;cetasika&lt;/i&gt; (faktor batin), &lt;i&gt;                     rupa&lt;/i&gt; (materi), dan Nibbana                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Pannatti Dhamma = sebutan, konsep, untuk dijadikan                      panggilan atau sebutan sesuai dengan keinginan manusia.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Paramattha Dhamma terbagi lagi menjadi dua macam, yaitu                    Sankhata Dhamma dan Asankhata Dhamma.&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sankhata Dhamma, berarti keadaan yang bersyarat, yaitu:                     &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Tertampak dilahirkan / timbulnya (&lt;i&gt;uppado pannayati&lt;/i&gt;)                                              &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Tertampak padamnya (&lt;i&gt;vayo pannayati&lt;/i&gt;)                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Selama masih ada, tertampak perubahan-perubahannya (&lt;i&gt;thitassa                        annathattan pannayati&lt;/i&gt;)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Asankhata Dhamma, berarti sesuatu yang tidak bersyarat,                      yaitu:                     &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Tidak dilahirkan (&lt;i&gt;na uppado pannayati&lt;/i&gt;)                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Tidak termusnah (&lt;i&gt;na vayo pannayati&lt;/i&gt;)                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                       &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                       Ada dan tidak berubah (&lt;i&gt;na thitassa annathattan                        pannayati&lt;/i&gt;)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                                         &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Nibbana disebut &lt;i&gt;Asankhata Dhamma&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Di dalam &lt;i&gt;Anguttara Nikaya Tikanipata 20/266&lt;/i&gt;, disebutkan                    tentang sifat Dhamma, atau Dhammaguna. Ada enam Dhammaguna,                    yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Svakkhato Bhagavata Dhammo Dhamma&lt;br /&gt;                    Ajaran Sang Bhagava telah sempurna dibabarkan.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sanditthiko&lt;br /&gt;                    Berada sangat dekat (kesunyataan yang dapat dilihat dan                      dilaksanakan dengan kekuatan sendiri).                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Akaliko&lt;br /&gt;                    Tak ada jeda waktu atau tak lapuk oleh waktu                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ehipassiko&lt;br /&gt;                    Mengundang untuk dibuktikan                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Opanayiko&lt;br /&gt;                    Menuntun ke dalam batin (dapat dipraktikkan)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Paccattam veditabbo vinnuhi&lt;br /&gt;                    Dapat diselami oleh para bijaksana dalam batin masing-masing                                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Untuk dapat mengerti dengan benar mengenai Dhamma tersebut,                    maka kita harus melaksanakan dengan tiga tahap, yaitu: &lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Pariyatti Dhamma&lt;br /&gt;                    Mempelajari Dhamma secara teori, dalam hal ini, yaitu                      mempelajari dengan tekun Kitab Suci Tipitaka.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Patipatti Dhamma&lt;br /&gt;                    Melaksanakan (mempraktikkan) Dhamma tersebut di dalam                      kehidupan sehari-hari.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Pativedha Dhamma Hasil (penembusan), yaitu hasil menganalisa                      dan merealisasi kejadian-kejadian hidup melalui meditasi                      pandangan terang (&lt;i&gt;vipassana&lt;/i&gt;) hingga merealisasi                      Kebebasan Mutlak.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Istilah Dhamma di atas, meliputi Sutta Pitaka, Vinaya Pitaka                    dan Abhidhamma Pitaka atau Kitab Suci Tipitaka.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Walaupun Sang Buddha yang penuh cinta kasih telah parinibbana,                    namun Dhamma yang mulia, yang telah Beliau wariskan seluruhnya                    kepada umat manusia, masih ada dalam bentuknya yang murni.                    Sekalipun Sang Buddha tidak meninggalkan catatan-catatan                    tertulis tentang ajarannya, tetapi para siswa Beliau yang                    terkemuka telah merawat ajaran Beliau tersebut dengan jalan                    menghafal dan mengajarkannya secara lisan dari generasi ke                    generasi.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Segera setelah Sang Buddha wafat, 500 orang Arahat yang                    merupakan siswa-siswa terkemuka yang ahli di dalam Dhamma                    menyeleneggarakan suatu pesamuan untuk mengulang kembali semua                    ajaran Buddha. Yang Mulia Ananda Thera, yang memiliki                    kesempatan istimewa untuk mendengarkan semua khotbah Sang                    Buddha, membaca ulang Dhamma; sedangkan Yang Mulia Upali Thera                    membaca ulang vinaya. Demikianlah Tipitaka dikumpulkan dan                    disusun dalam bentuk yang sekarang oleh para Arahat.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Dhamma akan melindungi mereka yang mempraktikkan Dhamma.                    Praktik Dhamma akan membawa kebahagiaan. Barang siapa                    mengikuti Dhamma, maka tidak akan jatuh ke alam penderitaan.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   SANGHA&lt;br /&gt;                  Sangha berarti pesamuan atau persaudaraan para Bhikkhu. Kata                    Sangha pada umumnya ditujukan untuk sekelompok Bhikkhu. Ada 2                    jenis Sangha (persaudaraan para Bhikkhu), yaitu: &lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sammuti Sangha = persaudaraan para Bhikkhu biasa, artinya                      yang belum mencapai tingkat-tingkat kesucian.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ariya Sangha = persaudaraan para Bhikkhu suci, artinya yang                      telah mencapai tingkat-tingkat kesucian.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Pengertian 'Sangha' di dalam Sangha Ratana ini, berarti                    kumpulan para Ariya atau kumpulan para mahluk suci. Di dalam                    ajaran Agama Buddha, dikenal adanya mahluk suci, yang disebut                    dengan istilah Ariya Puggala. Ariya puggala ini ada 4 tingkat,                    yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sotapanna = orang suci tingkat pertama (&lt;i&gt;sotapatti-phala&lt;/i&gt;)                      yang terlahir paling banyak tujuh kali lagi.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sakadagami = orang suci tingkat kedua (&lt;i&gt;sakadagami-phala&lt;/i&gt;)                      yang akan terlahir sekali lagi (di alam nafsu).                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Anagami = orang suci tingkat ketiga (&lt;i&gt;anagami-phala&lt;/i&gt;)                      yang tidak akan terlahir lagi (di alam nafsu).                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Arahat = orang suci tingkat keempat (&lt;i&gt;arahatta-phala&lt;/i&gt;)                      yang terbebas dari kelahiran dan kematian).                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Untuk dapat mencapai tingkat-tingkat kesucian, maka mereka                    harus dapat mematahkan 'belenggu' yang mengikat mahluk pada                    roda kehidupan. Belenggu ini disebut Samyojana. Ada 10 jenis                    belenggu yang harus dipatahkan bertahap sehubungan dengan                    pencapaian tingkat-tingkat kesucian, yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Sakkayaditthi = kepercayaan tentang adanya diri /                      kepemilikan / &lt;i&gt;atta&lt;/i&gt; yang kekal dan terpisah.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Vicikiccha = keraguan terhadap Buddha dan ajarannya.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Silabbataparamasa = kepercayaan tahyul, bahwa dengan upacara                      sembahyang saja, dapat membebaskan manusia dari penderitaan.                                          &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Kamachanda / kamaraga = hawa nafsu indera                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Byapada / patigha = kebencian, dendam, itikad jahat.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ruparaga = keinginan untuk hidup di alam yang bermateri                      halus.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Aruparaga = keinginan untuk hidup di alam tanpa materi.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Mana = kesombongan, kecongkakan, ketinggihatian.                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Uddhacca = kegelisahan, pikiran kacau dan tidak seimbang.                                          &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Avijja = kegelapan / kebodohan batin.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Mereka yang telah terbebas dari 1 - 3 adalah mahluk suci                    tingkat pertama (&lt;i&gt;Sotapanna&lt;/i&gt;) yang akan tumimbal lahir                    paling banyak tujuh kali lagi.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Mereka, yang disamping telah terbebas dari 1 - 3, dan telah                    dapat mengatasi / melemahkan no. 4 dan 5, disebut mahluk suci                    tingkat kedua (&lt;i&gt;Sakadagami&lt;/i&gt;), yang akan bertumimbal lahir                    lagi hanya sekali di alam nafsu.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Mereka yang telah sepenuhnya bebas dari no. 1 - 5, adalah                    mahluk suci tingkat ketiga (&lt;i&gt;Anagami&lt;/i&gt;), yang tidak akan                    tumimbal lahir lagi di alam nafsu).&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Mereka yang telah bebas dari kesepuluh belenggu tersebut,                    disebut mahluk suci tingkat keempat (Arahat), yang telah                    terbebas dari kelahiran dan kematian, yang telah merealisasi                    Nibbana (Kebebasan Mutlak).&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Selain ditinjau dari 'belenggu' yang mengikat pada roda                    kehidupan yang harus dipatahkan, pengertian mahluk suci ini                    juga dapat ditinjau dari segi Kekotoran batin (&lt;i&gt;kilesa&lt;/i&gt;)-nya,                    yang telah berhasil mereka basmi. Ada 10 &lt;i&gt;kilesa&lt;/i&gt; yang                    harus dibasmi sehubungan dengan pencapaian tingkat-tingkat                    kesucian tersebut, yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Lobha = ketamakan                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Dosa = kebencian                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Moha = kebodohan batin                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Mana = kesombongan                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ditthi = kekeliruan pandangan                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Vicikiccha = keraguan (terhadap hukum kebenaran / Dhamma)                                          &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Thina-Middha = kemalasan dan kelambanan batin                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Uddhacca = kegelisahan                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ahirika = tidak tahu malu (dalam berbuat jahat)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Anottappa = tidak takut (terhadap akibat perbuatan jahat)                                        &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Sotapanna, dapat membasmi no. 5 dan 6; Sakadagami, dapat                    membasmi nomor 5 dan 6 serta melemahkan kilesa yang lainnya;                    Anagami, dapat membasmi nomor 5, 6 dan 2 serta melemahkan                    kilesa yang lainnya; Arahatta, dapat membasmi kesepuluh                    kekotoran batin tersebut. &lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Di dalam &lt;i&gt;Anguttara Nikaya, Tikanipata 20/267&lt;/i&gt;,                    disebutkan tentang sifat-sifat mulia Sangha, yang disebut                    Sanghaguna. Ada 9 jenis Sanghaguna, yaitu:&lt;/p&gt;                   &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Supatipanno&lt;br /&gt;                    Bertindak / berkelakuan baik                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ujupatipanno&lt;br /&gt;                    Bertindak jujur / lurus                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Nayapatipanno&lt;br /&gt;                    Bertindak benar (berjalan di 'jalan' yang benar, yang                      mengarah pada perealisasian Nibbana)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Samicipatipanno&lt;br /&gt;                    Bertindak patut, penuh tanggung jawab dalam tindakannya                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Ahuneyyo&lt;br /&gt;                    Patut menerima pemberian / persembahan                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Pahuneyyuo&lt;br /&gt;                    Patut menerima (diberikan) tempat bernaung                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Dakkhineyyo&lt;br /&gt;                    Patut menerima persembahan / dana                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Anjalikaraniyo&lt;br /&gt;                    Patut menerima penghormatan (patut dihormati)                      &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;                     &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px;" align="justify"&gt;                     Anuttaram punnakhettam lokassa&lt;br /&gt;                    Lapangan (tempat) untuk menanam jasa yang paling luhur, yang                      tiada bandingnya di alam semesta.                    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Dalam Tiratana, yang dimaksud Sangha di sini berarti Ariya                    Sangha. Jadi kita berlindung kepada Ariya Sangha. Kita tidak                    berlindung kepada Sammuti Sangha; tetapi kita menghormati                    Sammuti Sangha karena para beliau ini mengemban amanat Sang                    Buddha sebagai penyebar Dhamma yang jalan hidupnya mengarah ke                    jalan Dhamma.&lt;/p&gt;                   &lt;p style="margin-left: 50px; margin-right: 50px; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="justify"&gt;                   Para Bhikkhu Sangha yang selalu kokoh dalam Dhamma-Vinaya                    adalah merupakan ladang yang subur juga bagi para umat. Oleh                    karena itu para umat diharapkan juga bersedia berkewajiban                    menyokong agar para Bhikkhu Sangha kokoh dalam moralitas dan                    tindak-tanduknya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-7752672588986313995?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/7752672588986313995/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/t-i-r-t-n-dan-susunan-dalam-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7752672588986313995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7752672588986313995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/t-i-r-t-n-dan-susunan-dalam-agama.html' title='T i r a t a n a dan susunan dalam agama buddha'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-331072734232458310</id><published>2009-09-28T20:00:00.003+07:00</published><updated>2009-09-28T20:06:59.216+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>bagaimana terjadinya relik ? apa itu relik?</title><content type='html'>&lt;a rel="nofollow" href="http://www.wihara.com/forum/members/2437.html"&gt;&lt;img title="ThoeYulius's Avatar" src="http://www.wihara.com/forum/customavatars/avatar2437_10.gif" alt="ThoeYulius's Avatar" width="57" border="0" height="80" /&gt;&lt;/a&gt;          &lt;div id="postmenu_50577"&gt;            &lt;a rel="nofollow" class="bigusername" href="http://www.wihara.com/forum/members/2437.html"&gt;ThoeYulius&lt;/a&gt;      &lt;img title="ThoeYulius is offline" class="inlineimg" src="http://www.wihara.com/forum/images/statusicon/user_offline.gif" alt="ThoeYulius is offline" border="0" /&gt;                   &lt;/div&gt;  &lt;!--BEGIN VB STATUS--&gt; &lt;!--BEGIN VB STATUS--&gt; &lt;!--BEGIN VB STATUS--&gt;    &lt;div class="smallfont"&gt;   ThoeYulius   &lt;em id="vbstatus_50577"&gt;  Senangnya bisa berbuat kebajikan     &lt;/em&gt;  &lt;/div&gt;    &lt;!--END VB STATUS--&gt; &lt;!--END VB STATUS--&gt; &lt;!--END VB STATUS--&gt;       &lt;div class="smallfont"&gt;Offering to the Buddha&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Relik / Saririka Dhatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Relik dalam agama Buddha disebut juga Saririka Dhatu. Istilah ini terdiri dari dua kata yaitu: 'Saririka' yang artinya jasmani dan 'Dhatu' yang artinya susunan. Jadi Relik sebenarnya merupakan sisa jasmani dari seseorang yang dipercaya telah mencapai tingkat tertinggi dalam pelaksanaan Ajaran Sang Buddha Gotama. Relik ini bisa merupakan rambut, gigi, kuku, bulu, tulang maupun abus sisa kremasi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Relik merupakan suatu realita yang tidak mudah untuk didefinisikan serta sulit dipahami oleh alam pemikiran manusia nan terbatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Bagaimana terjadinya Relik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Para pelaksana Buddha Dharma yang tekun dalam mempelajari dan melaksanakan Dharma, khususnya dengna melatih meditasi, mereka akan menggunakan energ pikirannya secara maksimal untuk berkonsentrasi. Akibanya, energi pikiran murni yang mereka pancarkan itu terserap oleh bagian-bagian tubuhnya sendiri. Selama bertahun-tahun tubuhnya diliputi oleh energi pikiran yang dahsyat ini. Karena itulah, ketika mereka meninggal dunia, beberapa bagian tubuhnya yang telah banyak menyerap energi ini menjadi berubah bentuk, mengkristal. Inilah yang disebut Relik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Apakah kelebihan Relik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Relik, memiliki kekuatan yang sulit untuk diterangkan secara logika pada saat ini. Kekutan Relik juga sulit dicarikan tandingannya. Telah banyak dialami oleh para pemiliknya baha butiran Relik bisa tumbuh lebih besar, warnanya bisa berubah lebih transparan bahkan bisa seperti berlian, bisa bertambah jumlahnya dan bahkan bisa lenyap sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Relik yang memiliki energi positif dan suci dipuja oleh para dewa dan manusia. Banyak orang berkeyakinan bahwa dengan memiliki Relik, maka gelombang pancaran energinya akan memberikan kondisi karma baiknya berbuah dalam bentuk lebih mudah memperoleh kesuksesan, kemakmuran, kesembuhan untuk segala penyakit, keselamatan, keseimbangnan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, kebijaksanaan, kebajikan, persaudaraan, kesabaran dengan tekad dan sesuai dengan karmanya masing-masing serta berbagai bentuk kebahagiaan lainnya yang tak terhingga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Bagaimana mengetahui kekuatan Relik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seseorang ang mempunyai ketajaman bathin tentunya akan dapat merasakan getaran energi yang terpancar dari butir relik, bahkan ia pun akan dapat melihat dalam bathinnya cahaya terang Relik tersebut sesuai dengan sifat pancaran energinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Cara menghormati Relik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Umat yang ingin memberikan rasa hormatnya kepada benda peninggalan orang suci ini dapat menaburkan bunga (jenis bunga yang disarankan adalah bunga melati) atau beranjali sambil bertekad sesuai dengan keinginannya atau berdoa: "Semoga semua makhluk hidup berbahagia". Masa sekarang ini juga dikenal adanya Parita Relik untuk menghormati Relik dan Paritta untuk mengundang Relik yang dapat dipanjatkan sesuai dengan keperluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;red: ini hanya pendapat dari pemilik blog ini, hendaknya semua umat menghormati relik sang buddha namun janganlah sampai di sembah sembah.. sangatlah bertolak belakang dengan ajaran sang buddha.. relik memang benda yang sakral.. namun jangan sampai mengangap dengan mempunyai relik akan tercerahkan,kebal,kaya,dll.. itu adalah dua hal yang tidak berhubungan.. relik ada sebagai wadah yang mengingatkan kita bahwa semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk tercerahkan menjadi buddha(dalam bahasa buddha,dalam bahasa hindu ketemu dewa ruci,dalam bahasa jawa ketemu guruji,dalam bahasa kristen ketemu roh kudus)..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-331072734232458310?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/331072734232458310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/bagaimana-terjadinya-relik-apa-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/331072734232458310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/331072734232458310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/bagaimana-terjadinya-relik-apa-itu.html' title='bagaimana terjadinya relik ? apa itu relik?'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3115304113169443013</id><published>2009-09-28T19:52:00.001+07:00</published><updated>2009-09-28T19:57:32.772+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>astaga... relik buddha diperjual belikan.. yang parahnya relik palsu lagi.. harga yang ditawarkan juga harga kacang goreng doank.. gwt...</title><content type='html'>&lt;img src="http://bhagavant.com/images/news/relik.jpg" align="left" /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Jakarta, Bhagavant.com --&lt;br /&gt;Ketika kata ”relik Sang Buddha” disebut pasti sebagian umat Buddha mengetahui apa yang dimaksud dan mungkin juga ada yang belum mengetahuinya. Kata ”relik” itu sendiri berarti suatu obyek peninggalan masa lalu yang masih ada sampai sekarang. Relik juga dikaitkan dengan sisa-sisa bagian tubuh seseorang yang dianggap suci yang sudah meninggal. Relik Sang Buddha adalah sisa-sisa tubuh Sang Buddha yang tertinggal setelah jasad Beliau dikremasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relik Sang Buddha memiliki bentuk yang beragam, dari berbentuk butiran seperti mutiara, helai rambut, sampai gigi dan tulang jari. Sudah berabad-abad lamanya relik Sang Buddha menjadi obyek yang sangat disakralkan bagi umat Buddha. Dan karena mitos-mitos yang tidak berdasar, banyak di antara umat Buddha yang mengembangkan pandangan keliru dalam pikirannya. Salah satu pandangan keliru tersebut adalah menganggap dengan memuja relik tersebut bisa memenuhi keinginan duniawi dan egois, seperti kekayaan, kesehatan, usia panjang, perlindungan dari santet bahkan mungkin ada yang berharap mendapat Pencerahan Sempurna dengan hanya memuja relik tersebut. Dan celakanya lagi jika umat tersebut tidak mengetahui apakah relik yang dipujanya itu adalah relik asli atau palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Buddha menganggap relik Sang Buddha sebagai obyek suci yang pantas dihormati karena berasal dari tubuh seseorang yang telah mencapai Pencerahan Sempurna. Biasanya relik tersebut diletakkan di dalam stupa atau pagoda yang sangat terjamin keamanannya. Tetapi bagaimana jika relik Sang Buddha diperjualbelikan? Apakah nilai kesucian dari relik tersebut dapat dipertahankan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos-mitos yang tidak berdasar dan berkembangkan pandangan keliru pada sebagian besar umat Buddha terhadap relik Sang Buddha, memberikan peluang bagi orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan pribadi dari peluang ini. Orang-orang ini berusaha menjual relik yang mereka klaim sebagai relik Sang Buddha. Dan hal ini sudah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita masuk ke situs e-bay yang terkenal sebagai situs lelang dan jual-beli, maka kita akan menemukan di sana obyek dari negara Thailand yang diklaim sebagai relik Sang Buddha sedang diperjualbelikan. Harga yang ditawarkan atas objek tersebut adalah sekitar US$ 9.99 sampai US$ 79.99 (sekitar Rp. 90.000,- sampai Rp. 720.000,-). Sebuah penawaran harga yang cukup mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari penawaran harga yang cukup mengkhawatirkan tersebut, dan terlepas dari apakah obyek itu asli atau palsu, perbuatan menjualbelikan obyek tersebut yang diklaim sebagai relik Sang Buddha merupakan tindakan pelecehan dan suatu bentuk pembodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip oleh Bhagavant.com dari Bangkok Post (27/6), sebuah grup kecil Buddhis bernama School for Life Foundation berusaha melobi Dewan Sangha dan Supreme Patriarch untuk memastikan agar relik-relik diperlakukan dengan hormat. Dan Acharavadee Wongsakon, pendiri kelompok tersebut memperingatkan bahwa sangat memungkinkan sekali obyek-obyek yang diperjualbelikan di e-bay tersebut merupakan relik yang palsu. Dan grup ini juga berusaha untuk melobi Perdana Menteri Surayud Chulanont untuk meminta pemerintah India agar memindahkan relik-relik dari museum umum dan dipindahkan ke dalam stupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya peristiwa ini, sudah selayaknya umat Buddha lebih berhati-hati dan selektif di dalam pemujaan relik Sang Buddha. Hendaknya umat Buddha tidak terburu-buru percaya begitu saja sebelum mengetahui benar asal-usul relik tersebut secara pasti jika ada kelompok-kelompok tertentu yang berusaha mengadakan upacara puja relik. Dan yang terpenting adalah meluruskan pandangan keliru terhadap pemujaan relik Sang Buddha&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3115304113169443013?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3115304113169443013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/astaga-relik-buddha-diperjual-belikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3115304113169443013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3115304113169443013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/astaga-relik-buddha-diperjual-belikan.html' title='astaga... relik buddha diperjual belikan.. yang parahnya relik palsu lagi.. harga yang ditawarkan juga harga kacang goreng doank.. gwt...'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-1897594760175744774</id><published>2009-09-28T19:50:00.000+07:00</published><updated>2009-09-28T19:52:34.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>Relik Rambut Sang Buddha Ditemukan di Cina</title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;BuddhistOnline.com - Ada kabar baik                            bagi umat Buddha. Belum lama ini, pertengahan Maret                            2001, dikabarkan bahwa telah ditemukan relik rambut                            Sang Buddha di Cina. Kepada &lt;a href="http://www.bbc.co.uk/" target="_blank"&gt;&lt;i&gt;BBC&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;,                            para ahli arkelogi di Cina mengatakan bahwa mereka telah                            menemukan sebuah kotak kecil yang terbuat dari emas                            yang diyakini berisi relik rambut Sang Buddha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kotak yang telah berusia sekitar seribu tahun itu ditemukan                            dalam penggalian sebuah pagoda yang terletak dibagian                            timur kota Hangzhou. Pagoda bernama Leifeng tersebut                            dibangun pada tahun 976 dan akhirnya di tahun 1924 terpaksa                            tutup gara-gara serangkaian pencurian relik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Meskipun didalamnya diyakini terdapat relik rambut                            Sang Buddha, namun para umat Buddha belum dapat menyaksikan                            relik itu dalam waktu dekat karena kotak tersebut sementara                            ini belum akan dibuka. Bahkan mungkin saja tidak akan                            pernah dibuka karena dikuatirkan malah akan merusakkan                            kotak beserta isinya, seperti yang dikutip koran &lt;i&gt;Shanghai                            Daily&lt;/i&gt; dari pendapat para ahli. Padahal para wartawan                            telah menunggu berhari-hari di luar museum lokal di                            Hangzhou untuk dapat meliput pembukaan kotak besi kecil                            itu oleh para ahli. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sementara kantor berita resmi Cina menyatakan bahwa                            kotak itu berisi sebuah pagoda bersepuh perak yang berukiran                            sejumlah potongan peristiwa dari riwayat Sang Buddha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menurut catatan yang ada, penemuan relik rambut kali                            ini merupakan yang kedua kali terjadi di Cina. Yang                            pertama, ditemukan di bagian utara negeri tirai bambu                            itu sekitar tahun 1970. Relik rambut Sang Buddha juga                            diyakini berada di beberapa vihara di Birma, Kambodia,                            dan Thailand. Kalau di Indonesia ada tidak ya? Bilang-bilang                            dong! (&lt;i&gt;bch&lt;/i&gt;) Sumber: &lt;a href="http://www.bbc.co.uk/" target="_blank"&gt;BBC&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-1897594760175744774?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/1897594760175744774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/relik-rambut-sang-buddha-ditemukan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1897594760175744774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1897594760175744774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/relik-rambut-sang-buddha-ditemukan-di.html' title='Relik Rambut Sang Buddha Ditemukan di Cina'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-4759565769990357129</id><published>2009-09-28T19:46:00.001+07:00</published><updated>2009-09-28T19:50:45.404+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>Relik Sang Buddha dalam Stupa Bodhiratana</title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;BuddhistOnline&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;.com - Di awal tahun 2001,                            bisa jadi kebahagiaan dan kegembiraan yang diperoleh                            oleh umat Buddha Indonesia bakal lebih besar ketimbang                            mereka yang sedang merayakan tahun baru dan milenium                            baru. Mengapa demikian? Karena pada 1 Januari 2001 pukul                            13.00 WIB akan diresmikan Stupa Bodhiratana yang merupakan                            stupa tertinggi dan terbesar yang telah dibangun di                            masa pembinaan Sangha Theravãda Indonesia (yang sampai                            saat ini sudah berusia 24 tahun).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Yang istimewa, dalam stupa yang dibangun di Panti Semedi                            Balerejo, Wlingi itu ditempatkan relik dari Sang Buddha.                            Relik merupakan sisa pembakaran jasad dari orang yang                            mencapai kesucian tertentu. Selama ini, sungguh sukar                            untuk menemukan relik yang benar-benar berasal dari                            sisa pembakaran jasad Sang Buddha. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Jumlahnya sembilan butir. Relik itu merupakan                            pemberian dari Sangharaja Thailand," ungkap Y.M.                            Uttamo Thera, penggagas pembangunan stupa tersebut,                            kepada &lt;a href="http://www.buddhistonline.com/"&gt;&lt;i&gt;BuddhistOnline.com&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;                            via e-mail.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img src="http://www.buddhistonline.com/berita/images/stupa_bodhi.jpg" alt="Stupa Bodhiratana" width="141" align="left" border="0" height="210" /&gt;Rupanya,                            nama yang disandang oleh stupa itu ada hubungannya dengan                            keberadaan relik tersebut. "Bodhiratana artinya                            'Permata Penerangan Sempurna', karena memang di dalam                            stupa itu ditempatkan relik Sang Buddha yang telah mencapai                            Penerangan Sempurna," kata Bhante Uttamo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tujuan pendirian stupa itu sendiri adalah untuk menghormat                            kepada Sang Buddha (yang berupa relik) dan meningkatkan                            semangat dan mengingatkan para umat Buddha bahwa apabila                            kita dapat berhasil melaksanakan Ajaran Sang Buddha                            yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan, maka dalam diri                            kitapun kelak akan muncul relik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Selain untuk pemujaan, stupa tersebut dapat dijadikan                            bahan perenungan untuk meningkatkan semangat hidup sesuai                            dengan Buddha Dhamma," tutur Bhikkhu yang menjabat                            Wakil Ketua Umum STI 2000-2003 itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Balik soal ukurannya. Dibandingkan dengan candi-candi                            kuno yang ada di Jawa Timur, Stupa Bodhiratana juga                            masih lebih tinggi meskipun bukan yang terbesar. Jelasnya,                            stupa yang terbuat dari batu putih itu memiliki tinggi                            9,56 meter dan lebar 5,50 meter. Sedangkan bobotnya                            secara keseluruhan lebih dari 40 ton.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Keunikan lain dari stupa itu terletak pada bentuknya                            yang kelihatan 'tidak biasa'. Bentuk yang 'tidak biasa'                            itu, menurut Bhante Uttamo karena, "Merupakan gabungan                            dari berbagai bentuk candi yang ada di Jawa Timur, mengingat                            Stupa Bodhiratana terletak di daerah yang sama."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Adapun pembangunannya hanya memakan waktu kurang dari                            empat bulan. Selama tiga bulan, pengerjaan fisik bangunan                            stupa itu dilakukan di tempat pemahatnya di Jawa Tengah,                            dekat Candi Borobudur. Setelah selesai, potongan-potongan                            dari stupa itu dikirim ke lokasi. Pemasangannya membutuhkan                            waktu sekitar tiga minggu. Total biaya yang diperlukan                            untuk pengerjaan stupa itu adalah 130 juta rupiah. Dari                            informasi yang ada, hingga saat ini masih terdapat kekurangan                            biaya sebesar 45 juta rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Asal tahu saja, awalnya stupa tersebut sempat mendapat                            julukan "stupa milenium' karena tanggal peresmiannya                            yang unik itu (1 Januari 2001 pukul 1 siang) merupakan                            permulaan dari milenium ketiga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                         &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dalam peresmiannya nanti, bakal ada beberapa Bhikkhu                            yang hadir. Selain Bhante Uttamo sendiri, ada dua Bhikkhu                            yang sudah memastikan diri untuk hadir yaitu Y.M. Mahanayaka                            STI Sri Paññavaro Mahathera (arsitek sekaligus                            perancang bentuk Stupa Bodhiratana) dan Y.M. Dhammavijayo                            Mahathera.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-4759565769990357129?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/4759565769990357129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/relik-sang-buddha-dalam-stupa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4759565769990357129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4759565769990357129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/relik-sang-buddha-dalam-stupa.html' title='Relik Sang Buddha dalam Stupa Bodhiratana'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-2668994254043045824</id><published>2009-09-21T11:44:00.002+07:00</published><updated>2009-09-21T11:50:10.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>Siddhartha Gautama</title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Gautama Buddha dilahirkan dengan nama Siddhārtha Gautama (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sansekerta" title="Bahasa Sansekerta" class="mw-redirect"&gt;Sansekerta&lt;/a&gt;: Siddhattha Gotama; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Pali" title="Bahasa Pali"&gt;Pali&lt;/a&gt;: "keturunan Gotama yang tujuannya tercapai"), dia kemudian menjadi sang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt; (secara harafiah: orang yang telah mencapai Penerangan Sempurna). Dia juga dikenal sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Shakyamuni" title="Shakyamuni" class="mw-redirect"&gt;Shakyamuni&lt;/a&gt; atau Sakyamuni ('orang bijak dari kaum Sakya') dan sebagai sang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tathagata" title="Tathagata"&gt;Tathagata&lt;/a&gt;. Siddharta Gautama adalah guru spiritual dari wilayah timur laut India yang juga merupakan pendiri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Buddha" title="Agama Buddha"&gt;Agama Buddha&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siddhartha_Gautama#cite_note-0"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Ia secara mendasar dianggap oleh pemeluk Agama Buddha sebagai Buddha Agung (Sammāsambuddha) di masa sekarang. Waktu kelahiran dan kematiannya tidaklah pasti: sebagian besar sejarawan dari awal abad ke 20 memperkirakan kehidupannya antara tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/563" title="563"&gt;563&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masehi" title="Masehi"&gt;SM&lt;/a&gt; sampai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/483" title="483"&gt;483&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masehi" title="Masehi"&gt;SM&lt;/a&gt;; baru-baru ini, pada suatu simposium para ahli akan masalah ini,&lt;sup id="cite_ref-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siddhartha_Gautama#cite_note-1"&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; sebagian besar dari ilmuwan yang menjelaskan pendapat memperkirakan tanggal berkisar antara 20 tahun antara tahun 400 SM untuk waktu meninggal dunianya, sedangkan yang lain menyokong perkiraan tanggal yang lebih awal atau waktu setelahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Siddharta Gautama merupakan figur utama dalam Agama Buddha, keterangan akan kehidupannya, khotbah-khotbah, dan peraturan keagamaan yang dipercayai oleh penganut Agama Buddha dirangkum setelah kematiannya dan dihafalkan oleh para pengikutnya. Berbagai kumpulan perlengkapan pengajaran akan Siddharta Gautama diberikan secara lisan, dan bentuk tulisan pertama kali dilakukan sekitar 400 tahun kemudian. Pelajar-pelajar dari negara Barat lebih condong untuk menerima biografi Sang Buddha yang dijelaskan dalam naskah Agama Buddha sebagai catatan sejarah, tetapi belakangan ini "keseganan pelajar negara Barat meningkat dalam memberikan pernyataan yang tidak sesuai mengenai fakta historis akan kehidupan dan pengajaran Sang Buddha."&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Orang_tua"&gt;Orang tua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ayah dari Pangeran Siddharta adalah Sri Baginda Raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suddhodana&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Suddhodana (halaman belum tersedia)"&gt;Suddhodana&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Sakya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Suku Sakya (halaman belum tersedia)"&gt;Suku Sakya&lt;/a&gt; dan ibunya adalah Sri Ratu Mahä Mäyä Dewi. Ibunda Ratu meninggal dunia tujuh hari setelah melahirkan Sang Pangeran. Setelah meninggal, beliau terlahir di alam Tusita, yaitu alam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surga" title="Surga"&gt;surga&lt;/a&gt; luhur. Sejak itu maka yang merawat Pangeran Siddharta adalah Mahä Pajäpati, bibinya yang juga menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Isteri" title="Isteri" class="mw-redirect"&gt;isteri&lt;/a&gt; Raja Suddhodana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Kelahiran"&gt;Kelahiran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pangeran Siddharta dilahirkan pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/623_SM" title="623 SM"&gt;623 SM&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Lumbini" title="Taman Lumbini"&gt;Taman Lumbini&lt;/a&gt;, saat Ratu Maha Maya berdiri memegang dahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pohon_sal&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pohon sal (halaman belum tersedia)"&gt;pohon sal&lt;/a&gt;. Pada saat ia lahir, dua arus kecil jatuh dari langit, yang satu dingin sedangkan yang lainnya angat. Arus tersebut membasuh tubuh Siddhartha. Siddhartha lahir dalam keadaan bersih tanpa noda, berdiri tegak dan langsung dapat melangkah ke arah utara, tempat yang dipijakinya tumbuh bunga teratai. Oleh para pertapa di bawah pimpinan Asita Kaladewala diramalkan bahwa Pangeran Siddharta kelak akan menjadi Maharaja Diraja atau akan menjadi seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt;. Hanya pertapa Kondañña yang dengan pasti meramalkan bahwa Sang Pangeran kelak akan menjadi Buddha. Mendengar ramalan tersebut Sri Baginda menjadi cemas, karena apabila Sang Pangeran menjadi Buddha, tidak ada yang akan mewarisi tahta kerajaannya. Oleh pertanyaan Sang Raja, para pertapa itu menjelaskan agar Sang Pangeran jangan sampai melihat empat macam peristiwa, atau ia akan menjadi pertapa dan menjadi Buddha. Empat macam peristiwa itu adalah:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Orang tua,&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Orang sakit,&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Orang mati,&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Seorang pertapa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Masa_kecil"&gt;Masa kecil&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sejak kecil sudah terlihat bahwa Sang Pangeran adalah seorang anak yang cerdas dan sangat pandai, selalu dilayani oleh pelayan-pelayan dan dayang-dayang yang masih muda dan cantik rupawan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istana" title="Istana"&gt;istana&lt;/a&gt; yang megah dan indah. Dalam usia 16 tahun Pangeran Siddharta menikah dengan Puteri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yasodhara&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Yasodhara (halaman belum tersedia)"&gt;Yasodhara&lt;/a&gt; yang dipersuntingnya setelah memenangkan berbagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sayembara" title="Sayembara"&gt;sayembara&lt;/a&gt;.Dan Masa Umur 16 Tahun Pangeran Memiliki 3 Istana Yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Istana Musim Dingin ( Ramma )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Istana Musim Panas ( Suramma )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Istana Musim Hujan ( Subha )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ternyata akhirnya Sang Pangeran melihat empat peristiwa yang selalu diusahakan agar tidak berada di dalam penglihatannya, setelah itu Pangeran Siddharta tampak murung dan kecewa melihat kenyataan hidup yang penuh dengan derita ini. Dalam Usia 7 tahun Pangeran Siddharta telah mempelajari berbagai ilmu pengetahuan. Tetapi Pangeran Siddharta kurang berminat dengan pelajaran tersebut. Pada 7 Tahun Pangeran Siddharta mempunyai 3 Kolam Bunga Teratai Yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kolam Bunga Teratai Berwarna Biru ( Uppala )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kolam Bunga Teratai Berwarna Merah ( Paduma )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kolam Bunga Teratai Berwarna Putih ( Pundarika )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Masa_dewasa"&gt;Masa dewasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ketika beliau berusia 29 tahun, putera pertamanya lahir dan diberi nama Rahula. Setelah itu Pangeran Siddharta meninggalkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istana" title="Istana"&gt;istana&lt;/a&gt;, keluarga, kemewahan, untuk pergi berguru mencari ilmu sejati yang dapat membebaskan manusia dari usia &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tua&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Tua (halaman belum tersedia)"&gt;tua&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sakit" title="Sakit"&gt;sakit&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mati" title="Mati" class="mw-redirect"&gt;mati&lt;/a&gt;. Pertapa Siddharta berguru kepada Alära Käläma dan kemudian kepada Uddaka Ramäputra, tetapi tidak merasa puas karena tidak memperoleh yang diharapkannya. Kemudian beliau bertapa menyiksa diri dengan ditemani lima orang pertapa. Akhirnya beliau juga meninggalkan cara yang ekstrim itu dan bermeditasi di bawah pohon Bodhi untuk mendapatkan Penerangan Agung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kata-kata pertapa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asita&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Asita (halaman belum tersedia)"&gt;Asita&lt;/a&gt; membuat Baginda tidak tenang siang dan malam, karena khawatir kalau putra tunggalnya akan meninggalkan istana dan menjadi pertapa, mengembara tanpa tempat tinggal. Untuk itu Baginda memilih banyak pelayan untuk merawat Pangeran Siddharta, agar putra tunggalnya menikmati hidup keduniawian. Segala bentuk penderitaan berusaha disingkirkan dari kehidupan Pangeran Siddharta, seperti sakit, umur tua, dan kematian. Sehingga Pangeran hanya mengetahui kenikmatan duniawi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Suatu hari Pangeran Siddharta meminta ijin untuk berjalan di luar istana, dimana pada kesempatan yang berbeda dilihatnya "Empat Kondisi" yang sangat berarti, yaitu orang tua, orang sakit, orang mati dan orang suci. Sehingga Pangeran Siddharta bersedih dan menanyakan kepada dirinya sendiri, "Apa arti kehidupan ini, kalau semuanya akan menderita sakit, umur tua dan kematian. Lebih-lebih mereka yang minta pertolongan kepada orang yang tidak mengerti, yang sama-sama tidak tahu dan terikat dengan segala sesuatu yang sifatnya sementara ini!". Pangeran Siddharta berpikir bahwa hanya kehidupan suci yang akan memberikan semua jawaban tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selama 10 tahun lamanya Pangeran Siddharta hidup dalam kesenangan duniawi. Pergolakan batin Pangeran Siddharta berjalan terus sampai berusia 29 tahun, tepat pada saat putra tunggalnya Rahula lahir. Pada suatu malam, Pangeran Siddharta memutuskan untuk meninggalkan istananya dan dengan ditemani oleh kusirnya, Canna. Tekadnya telah bulat untuk melakukan Pelepasan Agung dengan menjalani hidup sebagai pertapa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Masa_pengembaraan"&gt;Masa pengembaraan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Siddharta_Gautama_Borobudur.jpg" class="image"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b3/Siddharta_Gautama_Borobudur.jpg/300px-Siddharta_Gautama_Borobudur.jpg" class="thumbimage" width="300" height="167" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Siddharta_Gautama_Borobudur.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Pangeram Siddharta mencukur rambutnya dan menjadi pertapa, relief &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur" title="Borobudur"&gt;Borobudur&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Didalam pengembaraannya, pertapa Gautama mempelajari latihan pertapaan dari pertapa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bhagava&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bhagava (halaman belum tersedia)"&gt;Bhagava&lt;/a&gt; dan kemudian memperdalam cara bertapa dari dua pertapa lainnya, yaitu pertapa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alara_Kalama&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Alara Kalama (halaman belum tersedia)"&gt;Alara Kalama&lt;/a&gt; dan pertapa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Udraka_Ramputra&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Udraka Ramputra (halaman belum tersedia)"&gt;Udraka Ramputra&lt;/a&gt;. Namun setelah mempelajari cara bertapa dari kedua gurunya tersebut, tetap belum ditemukan jawaban yang diinginkannya. Sehingga sadarlah pertapa Gautama bahwa dengan cara bertapa seperti itu tidak akan mencapai &lt;i&gt;Pencerahan Sempurna&lt;/i&gt;. Kemudian pertapa Gautama meninggalkan kedua gurunya dan pergi ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Magadha&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Magadha (halaman belum tersedia)"&gt;Magadha&lt;/a&gt; untuk melaksanakan bertapa menyiksa diri di hutan Uruwela, di tepi Sungai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nairanjana&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Nairanjana (halaman belum tersedia)"&gt;Nairanjana&lt;/a&gt; yang mengalir dekat Hutan Gaya. Walaupun telah melakukan bertapa menyiksa diri selama enam tahun di Hutan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uruwela&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Uruwela (halaman belum tersedia)"&gt;Uruwela&lt;/a&gt;, tetap pertapa Gautama belum juga dapat memahami hakekat dan tujuan dari hasil pertapaan yang dilakukan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pada suatu hari pertapa Gautama dalam pertapaannya mendengar seorang tua sedang menasehati anaknya di atas perahu yang melintasi sungai &lt;i&gt;Nairanjana&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; dengan mengatakan:&lt;/p&gt; &lt;table style="border-style: none; margin: auto; border-collapse: collapse; background-color: transparent; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="cquote"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td style="padding: 10px; font-size: 35px; font-family: 'Times New Roman',serif; text-align: left;" valign="top" width="20"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 4px 10px;" valign="top"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bila senar kecapi ini dikencangkan, suaranya akan semakin tinggi. Kalau terlalu dikencangkan, putuslah senar kecapi ini, dan lenyaplah suara kecapi itu. Bila senar kecapi ini dikendorkan, suaranya akan semakin merendah. Kalau terlalu dikendorkan, maka lenyaplah suara kecapi itu&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;td style="padding: 10px; font-size: 36px; font-family: 'Times New Roman',serif; text-align: right;" valign="bottom" width="20"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nasehat tersebut sangat berarti bagi pertapa Gautama yang akhirnya memutuskan untuk menghentikan tapanya lalu pergi ke sungai untuk mandi. Badannya yang telah tinggal tulang hampir tidak sanggup untuk menopang tubuh pertapa Gautama. Seorang wanita bernama Sujata memberi pertapa Gautama semangkuk susu. Badannya dirasakannya sangat lemah dan maut hampir saja merenggut jiwanya, namun dengan kemauan yang keras membaja, pertapa Gautama melanjutkan samadhinya di bawah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pohon_bodhi" title="Pohon bodhi"&gt;pohon bodhi&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asetta&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Asetta (halaman belum tersedia)"&gt;Asetta&lt;/a&gt;) di Hutan Gaya, sambil &lt;i&gt;berprasetya&lt;/i&gt;, "Meskipun darahku mengering, dagingku membusuk, tulang belulang jatuh berserakan , tetapi aku tidak akan meninggalkan tempat ini sampai aku mencapai Pencerahan Sempurna."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Perasaan bimbang dan ragu melanda diri pertapa Gautama, hampir saja Beliau putus asa menghadapi godaan Mara, setan penggoda yang dahsyat itu. Dengan kemauan yang keras membaja dan dengan iman yang teguh kukuh, akhirnya godaan Mara dapat dilawan dan ditaklukkannya. Hal ini terjadi ketika bintang pagi memperlihatkan dirinya di ufuk timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sekarang pertapa Gautama menjadi terang dan jernih, secerah sinar fajar yang menyingsing di ufuk timur. Pertapa Gautama telah mencapai Pencerahan Sempurna dan menjadi Samyaksam-Buddha [Sammasam-Buddha], tepat pada saat bulan Purnama Raya di bulan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Waisak" title="Waisak"&gt;Waisak&lt;/a&gt; ketika ia berusia 35 tahun (menurut versi Buddhisme Mahayana, 531 SM pada hari ke-8 bulan ke-12, menurut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_lunar" title="Kalender lunar"&gt;kalender lunar&lt;/a&gt;. Versi WFB, pada bulan Mei tahun 588 SM). Pada saat mencapai Pencerahan Sempurna, dari tubuh Sang Siddharta memancar enam sinar Buddha (Buddharasmi) dengan warna &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biru" title="Biru"&gt;biru&lt;/a&gt; yang berarti bhakti; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kuning" title="Kuning"&gt;kuning&lt;/a&gt; mengandung arti kebijaksanaan dan pengetahuan; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Merah" title="Merah"&gt;merah&lt;/a&gt; yang berarti kasih sayang dan belas kasih; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Putih" title="Putih"&gt;putih&lt;/a&gt; mengandung arti suci; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jingga" title="Jingga"&gt;jingga&lt;/a&gt; berarti giat; dan campuran kelima sinar tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Penyebaran_ajaran_Buddha"&gt;Penyebaran ajaran Buddha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 242px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Sermon_in_the_Deer_Park_depicted_at_Wat_Chedi_Liem-KayEss-1.jpeg" class="image"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5f/Sermon_in_the_Deer_Park_depicted_at_Wat_Chedi_Liem-KayEss-1.jpeg/240px-Sermon_in_the_Deer_Park_depicted_at_Wat_Chedi_Liem-KayEss-1.jpeg" class="thumbimage" width="240" height="323" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Sermon_in_the_Deer_Park_depicted_at_Wat_Chedi_Liem-KayEss-1.jpeg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Sang Buddha memberi pelajaran tentang dharma kepada lima pertapa di Taman Rusa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Setelah mencapai Pencerahan Sempurna, pertapa Gautama mendapat gelar kesempurnaan yang antara lain : Buddha Gautama, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Buddha_Shakyamuni&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Buddha Shakyamuni (halaman belum tersedia)"&gt;Buddha Shakyamuni&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tathagata" title="Tathagata"&gt;Tathagata&lt;/a&gt; ('Ia Yang Telah Datang', Ia Yang Telah Pergi'), Sugata ('Yang Maha Tahu'), Bhagava ('Yang Agung') dan sebagainya. Lima pertapa yang mendampingi Beliau di hutan Uruwela merupakan murid pertama Sang Buddha yang mendengarkan khotbah pertama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dharmacakra_Pravartana&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dharmacakra Pravartana (halaman belum tersedia)"&gt;Dhammacakka Pavattana&lt;/a&gt;, dimana Beliau menjelaskan mengenai Jalan Tengah yang ditemukan-Nya, yaitu Delapan Ruas Jalan Kemuliaan termasuk awal khotbahNya yang menjelaskan "Empat Kebenaran Mulia".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Buddha Gautama berkelana menyebarkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dharma" title="Dharma"&gt;Dharma&lt;/a&gt; selama empat puluh lima tahun lamanya kepada umat manusia dengan penuh cinta kasih dan kasih sayang, hingga akhirnya mencapai usia 80 tahun, saat ia menyadari bahwa tiga bulan lagi ia akan mencapai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Parinibbana&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Parinibbana (halaman belum tersedia)"&gt;Parinibbana&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sang Buddha dalam keadaan sakit terbaring di antara dua pohon &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sala_%28pohon%29" title="Sala (pohon)"&gt;sala&lt;/a&gt; di Kusinagara, memberikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Khotbah" title="Khotbah" class="mw-redirect"&gt;khotbah&lt;/a&gt; Dharma terakhir kepada siswa-siswa-Nya, lalu Parinibbana (versi Buddhisme &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt;, 486 SM pada hari ke-15 bulan ke-2 kalender Lunar. Versi WFB pada bulan Mei, 543 SM).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Khotbah Buddha Gautama terakhir mengandung arti yang sangat dalam bagi siswa-siswa-Nya karena mengandung prinsip-prinsip beragama, seperti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Percaya pada diri sendiri dalam mengembangkan Ajaran Sang Buddha;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jadikanlah Ajaran Sang Buddha (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dharma" title="Dharma"&gt;Dharma&lt;/a&gt;) sebagai pencerahan hidup;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Segala sesuatu tidak ada yang kekal abadi;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tujuan dari Ajaran Sang Buddha (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dharma" title="Dharma"&gt;Dharma&lt;/a&gt;) ialah untuk mengendalikan pikiran;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pikiran dapat menjadikan seseorang menjadi Buddha, namun pikiran dapat pula menjadikan seseorang menjadi binatang;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hendaknya saling menghormati satu dengan yang lain dan dapat menghindarkan diri dari segala macam perselisihan;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bilamana melalaikan Ajaran Sang Buddha, dapat berarti belum pernah berjumpa dengan Sang Buddha.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mara&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mara (halaman belum tersedia)"&gt;Mara&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Setan" title="Setan"&gt;setan&lt;/a&gt;) dan keinginan nafsu duniawi senantiasa mencari kesempatan untuk menipu umat manusia;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kematian hanyalah musnahnya badan jasmani;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Buddha yang sejati bukan badan jasmani manusia, tetapi Pencerahan Sempurna;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kebijaksanaan Sempurna yang lahir dari Pencerahan Sempurna akan hidup selamanya di dalam Kebenaran;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hanya mereka yang mengerti, yang menghayati dan mengamalkan Dharma yang akan melihat Sang Buddha;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ajaran yang diberikan oleh Sang Buddha tidak ada yang dirahasiakan, ditutup-tutupi ataupun diselubungi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sang Buddha bersabda, "Dengarkan baik baik, wahai para bhikkhu, Aku sampaikan padamu: Akan membusuklah semua benda benda yang terbentuk, berjuanglah dengan penuh kesadaran!" (Digha Nikaya II, 156)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Sifat_Agung_Sang_Buddha"&gt;Sifat Agung Sang Buddha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 242px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Parinibbana.jpg" class="image"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/dd/Parinibbana.jpg/240px-Parinibbana.jpg" class="thumbimage" width="240" height="236" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Parinibbana.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Sang Buddha menjelang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Parinirwana&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Parinirwana (halaman belum tersedia)"&gt;Parinirwana&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Seorang Buddha memiliki sifat Cinta Kasih (maitri atau metta) dan Kasih Sayang (karuna) yang diwujudkan oleh sabda Buddha Gautama, "Penderitaanmu adalah penderitaanku, dan kegembiraanmu adalah kegembiraanku." Manusia adalah pancaran dari semangat Cinta Kasih dan Kasih Sayang yang dapat menuntunnya kepada Pencerahan Sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cinta Kasih dan Kasih Sayang seorang Buddha tidak terbatas oleh waktu dan selalu abadi, karena telah ada dan memancar sejak manusia pertama kalinya terlahir dalam lingkaran hidup roda &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samsara" title="Samsara"&gt;samsara&lt;/a&gt; yang disebabkan oleh ketidaktahuan atau kebodohan batinnya. Jalan untuk mencapai Kebuddhaan ialah dengan melenyapkan ketidaktahuan atau kebodohan batin yang dimiliki oleh manusia. Pada waktu Pangeran Siddharta meninggalkan kehidupan duniawi, ia telah mengikrarkan Empat Prasetya yang berdasarkan Cinta Kasih dan Kasih Sayang yang tidak terbatas, yaitu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berusaha menolong semua makhluk.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menolak semua keinginan nafsu keduniawian.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mempelajari, menghayati dan mengamalkan Dharma.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berusaha mencapai Pencerahan Sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Buddha Gautama pertama melatih diri untuk melaksanakan amal kebajikan kepada semua makhluk dengan menghindarkan diri dari sepuluh tindakan yang diakibatkan oleh tubuh, ucapan dan pikiran, yaitu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tubuh (kaya) : pembunuhan, pencurian, perbuatan jinah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ucapan (vak) : penipuan, pembicaraan fitnah, pengucapan kasar, percakapan tiada manfaat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pikiran (citta) : kemelekatan, niat buruk dan kepercayaan yang salah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cinta kasih dan kasih sayang seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt; adalah cinta kasih untuk kebahagiaan semua makhluk seperti orang tua mencintai anak-anaknya, dan mengharapkan berkah tertinggi terlimpah kepada mereka. Bagaikan hujan yang jatuh tanpa membeda-bedakan, demikianlah "Cinta Kasih seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt;". Akan tetapi terhadap mereka yang menderita sangat berat atau dalam keadaan batin gelap, Sang Buddha akan memberikan perhatian khusus. Dengan Kasih Sayang-Nya, Sang Buddha menganjurkan supaya mereka berjalan di atas jalan yang benar dan mereka akan dibimbing dalam melawan kejahatan, hingga tercapai "Pencerahan Sempurna". Sang Buddha adalah ayah dalam kasih sayang dan ibu dalam cinta kasih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt; yang abadi, Beliau telah mengenal semua orang dan dengan menggunakan berbagai cara Beliau telah berusaha untuk meringankan penderitaan semua makhluk. Buddha Gautama mengetahui sepenuhnya hakekat dunia, namun Beliau tidak pernah mau mengatakan bahwa dunia ini asli atau palsu, baik atau buruk. Ia hanya menunjukkan tentang keadaan dunia sebagaimana adanya. Buddha Gautama mengajarkan agar setiap orang memelihara akar kebijaksanaan sesuai dengan watak, perbuatan dan kepercayaan masing-masing. Ia tidak saja mengajarkan melalui ucapan, akan tetapi juga melalui perbuatan. Meskipun bentuk fisik tubuh-Nya tidak ada akhirnya, namun dalam mengajar umat manusia yang mendambakan hidup abadi, Beliau menggunakan jalan pembebasan dari kelahiran dan kematian untuk membangunkan perhatian mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt; memiliki sifat-sifat luhur sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bertingkah laku baik;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berpandangan hidup luhur;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Memiliki kebijaksanaan sempurna;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Memiliki kepandaian mengajar yang tiada bandingnya;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Memiliki cara menuntun dan membimbing manusia dalam mengamalkan Dharma.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Buddha Gautama memelihara semangatNya yang selalu tenang dan damai dengan melaksanakan meditasi. Sang Buddha membersihkan pikiran mereka dari kekotoran bathin dan menganugerahkan mereka kegembiraan dengan semangat tunggal yang sempurna. Jangkauan pikiran Sang Buddha melampaui jangkauan pikiran manusia biasa. Dengan kebijaksanaan yang sempurna, Buddha Gautama dapat menghindarkan diri dari sikap-sikap ekstrim dan prasangka, serta memiliki kesederhanaan. Oleh karena itu Beliau dapat mengetahui dan mengerti pikiran dan perasaan semua orang dan dapat melihat yang ada dan yang terjadi di dunia dalam sekejap, sehingga mendapatkan julukan seorang yang telah Mencapai Pencerahan Sempurna (Sammasam-Buddha) dan Yang Maha Tahu (Sugata).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pengabdian Buddha Gautama telah membuat diri-Nya mampu mengatasi berbagai masalah didalam berbagai kesempatan yang pada hakekatnya adalah Dharma-kaya, yang merupakan keadaan sebenarnya dari hakekat yang hakiki dari seorang Buddha. Sang Buddha adalah pelambang dari kesucian, yang tersuci dari semua yang suci. Karena itu, Sang Buddha adalah Raja Dharma yang agung. Ia dapat berkhotbah kepada semua orang, kapanpun dikehendaki-Nya. Sang Buddha mengkhotbahkan Dharma, akan tetapi sering terdapat telinga orang yang bodoh karena keserakahannya dan kebenciannya, tidak mau memperhatikan dan mendengarkan khotbah-Nya. Bagi mereka yang mendengarkan khotbah-Nya, yang dapat mengerti dan menghayati serta mengamalkan Sifat Agung Sang Buddha akan terbebas dari penderitaan hidup. Mereka tidak akan dapat tertolong hanya karena mengandalkan kepintarannya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Buddha Gautama bersabda, "Hanya dengan jalan melalui kepercayaan, keyakinanlah, mereka akan dapat mengikuti ajaranKu. Karena itu setiap orang hendaknya mau mendengarkan ajaranKu, kemudian menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Wujud_dan_Kehadiran_Buddha"&gt;Wujud dan Kehadiran Buddha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Buddha tidak hanya dapat diketahui dengan hanya melihat wujud dan sifat-Nya semata-mata, karena wujud dan sifat luar tersebut bukanlah Buddha yang sejati. Jalan yang benar untuk mengetahui &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt; adalah dengan jalan mencapai Pencerahan Sempurna. Buddha sejati tidak dapat dilihat oleh mata manusia biasa, sehingga Sifat Agung seorang Buddha tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Namun Buddha dapat mewujudkan diri-Nya dalam segala bentuk dengan sifat yang serba luhur. Apabila seseorang dapat melihat jelas wujud-Nya atau mengerti Sifat Agung Buddha, namun tidak tertarik kepada wujud-Nya atau sifat-Nya, dialah yang sesungguhnya yang telah mempunyai kebijaksanaan untuk melihat dan mengetahui Buddha dengan benar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Alfian/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-2668994254043045824?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/2668994254043045824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/siddhartha-gautama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2668994254043045824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2668994254043045824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/siddhartha-gautama.html' title='Siddhartha Gautama'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-446808671820198812</id><published>2009-09-21T11:42:00.000+07:00</published><updated>2009-09-21T11:44:02.874+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>Sejarah Agama Hindu</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Agama Hindu adalah agama yang mempunyai usia terpanjang merupakan agama yang pertama dikenal oleh manusia. Dalam uraian ini akan dijelaskan kapan dan dimana agama itu diwahyukan dan uraian singkat tentang proses perkembangannya. Agama Hindu adalah agama yang telah melahirkan kebudayaan yang sangat kompleks dibidang astronomi, ilmu pertanian, filsafat dan ilmu-ilmu lainnya. Karena luas dan terlalu mendetailnya jangkauan pemaparan dari agama Hindu, kadang-kadang terasa sulit untuk dipahami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Banyak para ahli dibidang agama dan ilmu lainnya yang telah mendalami tentang agama Hindu sehingga muncul bermacam- macam penafsiran dan analisa terhadap agama Hindu. Sampai sekarang belum ada kesepakatan diantara para ahli untuk menetapkan kapan agama Hindu itu diwahyukan, demikian juga mengenai metode dan misi penyebarannya belum banyak dimengerti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Penampilan agama Hindu yang memberikan kebebasan cukup tinggi dalam melaksanakan upacaranya mengakibatkan banyak para ahli yang menuliskan tentang agama ini tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya ada dalam agama Hindu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebagai Contoh: "Masih banyak para ahli menuliskan Agama Hindu adalah agama yang polytheistis dan segala macam lagi penilaian yang sangat tidak mengenakkan, serta merugikan agama Hindu".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Disamping itu di kalangan umat Hindu sendiripun masih banyak pemahaman-pemahaman yang kurang tepat atas ajaran agama yang dipahami dan diamalkan. Demikianlah tujuan penulisan ini adalah untuk membantu meluruskan pendapat-pendapat yang menyimpang serta pengertian yang belum jelas dari hal yang sebenarnya terhadap agama Hindu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Agama Hindu di India&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan agama Hindu di India, pada hakekatnya dapat dibagi menjadi 4 fase, yakni Jaman Weda, Jaman Brahmana, Jaman Upanisad dan Jaman Budha. Dari peninggalan benda-benda purbakala di Mohenjodaro dan Harappa, menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di India pada jamam dahulu telah mempunyai peradaban yang tinggi. Salah satu peninggalan yang menarik, ialah sebuah patung yang menunjukkan perwujudan Siwa. Peninggalan tersebut erat hubungannya dengan ajaran Weda, karena pada jaman ini telah dikenal adanya penyembahan terhadap  Dewa-dewa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jaman Weda dimulai pada waktu bangsa Arya berada di Punjab di Lembah Sungai Sindhu, sekitar 2500 s.d 1500 tahun sebelum Masehi, setelah mendesak bangsa Dravida kesebelah Selatan sampai ke dataran tinggi Dekkan. bangsa Arya telah memiliki peradaban tinggi, mereka menyembah Dewa-dewa seperti Agni, Varuna, Vayu, Indra, Siwa dan sebagainya. Walaupun Dewa-dewa itu banyak, namun semuanya adalah manifestasi dan perwujudan Tuhan Yang Maha Tunggal. Tuhan yang Tunggal dan Maha Kuasa dipandang sebagai pengatur tertib alam semesta, yang disebut "Rta". Pada jaman ini, masyarakat dibagi atas kaum Brahmana, Ksatriya, Vaisya dan Sudra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Pada Jaman Brahmana, kekuasaan kaum Brahmana amat besar pada kehidupan keagamaan, kaum brahmanalah yang mengantarkan persembahan orang kepada para Dewa pada waktu itu. Jaman Brahmana ini ditandai pula mulai tersusunnya "Tata Cara Upacara" beragama yang teratur. Kitab Brahmana, adalah kitab yang menguraikan tentang saji dan upacaranya. Penyusunan tentang Tata Cara Upacara agama berdasarkan wahyu-wahyu Tuhan yang termuat di dalam ayat-ayat Kitab Suci Weda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada Jaman Upanisad, yang dipentingkan tidak hanya terbatas pada Upacara dan Saji saja, akan tetapi lebih meningkat pada pengetahuan bathin yang lebih tinggi, yang dapat membuka tabir rahasia alam gaib. Jaman Upanisad ini adalah jaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama, yaitu jaman orang berfilsafat atas dasar Weda. Pada jaman ini muncullah ajaran filsafat yang tinggi-tinggi, yang kemudian dikembangkan pula pada ajaran Darsana, Itihasa dan Purana. Sejak jaman Purana, pemujaan Tuhan sebagai Tri Murti menjadi umum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pada Jaman Budha ini, dimulai ketika putra Raja Sudhodana yang bernama "Sidharta", menafsirkan Weda dari sudut logika dan mengembangkan sistem yoga dan semadhi, sebagai jalan untuk menghubungkan diri dengan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Agama Hindu, dari India Selatan menyebar sampai keluar India melalui beberapa cara. Dari sekian arah penyebaran ajaran agama Hindu sampai juga di Nusantara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masuknya Agama Hindu di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan beberapa pendapat, diperkirakan bahwa Agama Hindu pertamakalinya berkembang di Lembah Sungai Shindu di India. Dilembah sungai inilah para Rsi menerima wahyu dari Hyang Widhi dan diabadikan dalam bentuk Kitab Suci Weda. Dari lembah sungai sindhu, ajaran Agama Hindu menyebar ke seluruh pelosok dunia, yaitu ke India Belakang, Asia Tengah, Tiongkok, Jepang dan akhirnya sampai ke Indonesia. Ada beberapa teori dan pendapat tentang masuknya Agama Hindu ke Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Krom (ahli - Belanda), dengan teori Waisya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dalam bukunya yang berjudul "Hindu Javanesche Geschiedenis", menyebutkan bahwa masuknya pengaruh Hindu ke Indonesia adalah melalui penyusupan dengan jalan damai yang dilakukan oleh golongan pedagang (Waisya) India.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mookerjee (ahli - India tahun 1912).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menyatakan bahwa masuknya pengaruh Hindu dari India ke Indonesia dibawa oleh para pedagang India dengan armada yang besar. Setelah sampai di Pulau Jawa (Indonesia) mereka mendirikan koloni dan membangun kota-kota sebagai tempat untuk memajukan usahanya. Dari tempat inilah mereka sering mengadakan hubungan dengan India. Kontak yang berlangsung sangat lama ini, maka terjadi penyebaran agama Hindu di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Moens dan Bosch (ahli - Belanda)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menyatakan bahwa peranan kaum Ksatrya sangat besar pengaruhnya terhadap penyebaran agama Hindu dari India ke Indonesia. Demikian pula pengaruh kebudayaan Hindu yang dibawa oleh para para rohaniwan Hindu India ke Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Data Peninggalan Sejarah di Indonesia.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Data peninggalan sejarah disebutkan Rsi Agastya menyebarkan agama Hindu dari India ke Indonesia. Data ini ditemukan pada beberapa prasasti di Jawa dan lontar-lontar di Bali, yang menyatakan bahwa Sri Agastya menyebarkan agama Hindu dari India ke Indonesia, melalui sungai Gangga, Yamuna, India Selatan dan India Belakang. Oleh karena begitu besar jasa Rsi Agastya dalam penyebaran agama Hindu, maka namanya disucikan dalam prasasti-prasasti seperti:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Prasasti Dinoyo (Jawa Timur):&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Prasasti ini bertahun Caka 628, dimana seorang raja yang bernama Gajahmada membuat pura suci untuk Rsi Agastya, dengan maksud memohon kekuatan suci dari Beliau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Prasasti Porong (Jawa Tengah)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Prasasti yang bertahun Caka 785, juga menyebutkan keagungan dan kemuliaan Rsi Agastya. Mengingat kemuliaan Rsi Agastya, maka banyak istilah yang diberikan kepada beliau, diantaranya adalah: Agastya Yatra, artinya perjalanan suci Rsi Agastya yang tidak mengenal kembali dalam pengabdiannya untuk Dharma. Pita Segara, artinya bapak dari lautan, karena mengarungi lautan-lautan luas demi untuk Dharma.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Agama Hindu di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi, ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: "Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman". Keterangan yang lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. Tempat itu disebut dengan "Vaprakeswara".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Masuknya agama Hindu ke Indonesia, menimbulkan pembaharuan yang besar, misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia, perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur), agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan diketemukannya tujuh buah prasasti, yakni prasasti Ciaruteun, Kebonkopi, Jambu, Pasir Awi, Muara Cianten, Tugu dan Lebak. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Dari prassti-prassti itu didapatkan keterangan yang menyebutkan bahwa "Raja Purnawarman adalah Raja Tarumanegara beragama Hindu, Beliau adalah raja yang gagah berani dan lukisan tapak kakinya disamakan dengan tapak kaki Dewa Wisnu"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. Berdasarkan data tersebut, maka jelas bahwa Raja Purnawarman adalah penganut agama Hindu dengan memuja Tri Murti sebagai manifestasi dari Tuhan Yang Maha Esa. Selanjutnya, agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah, yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti, yaitu Trisula, Kendi, Cakra, Kapak dan Bunga Teratai Mekar, diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan lain juga disebutkan dalam prasasti Canggal, yang berbahasa sansekerta dan memakai huduf Pallawa. Prasasti Canggal dikeluarkan oleh Raja Sanjaya pada tahun 654 Caka (576 Masehi), dengan Candra Sengkala berbunyi: "Sruti indriya rasa", Isinya memuat tentang pemujaan terhadap Dewa Siwa, Dewa Wisnu dan Dewa Brahma sebagai Tri Murti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Adanya kelompok Candi Arjuna dan Candi Srikandi di dataran tinggi Dieng dekat Wonosobo dari abad ke-8 Masehi dan Candi Prambanan yang dihiasi dengan Arca Tri Murti yang didirikan pada tahun 856 Masehi, merupakan bukti pula adanya perkembangan Agama Hindu di Jawa Tengah. Disamping itu, agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur, yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. Isinya memuat tentang pelaksanaan upacara besar yang diadakan oleh Raja Dea Simha pada tahun 760 Masehi dan dilaksanakan oleh para ahli Veda, para Brahmana besar, para pendeta dan penduduk negeri. Dea Simha adalah salah satu raja dari kerajaan Kanjuruan. Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada tahun 929-947 munculah Mpu Sendok dari dinasti Isana Wamsa dan bergelar Sri Isanottunggadewa, yang artinya raja yang sangat dimuliakan dan sebagai pemuja Dewa Siwa. Kemudian sebagai pengganti Mpu Sindok adalah Dharma Wangsa. Selanjutnya munculah Airlangga (yang memerintah kerajaan Sumedang tahun 1019-1042) yang juga adalah penganut Hindu yang setia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Setelah dinasti Isana Wamsa, di Jawa Timur munculah kerajaan Kediri (tahun 1042-1222), sebagai pengemban agama Hindu. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu, misalnya Kitab Smaradahana, Kitab Bharatayudha, Kitab Lubdhaka, Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal, candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit, sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran, yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti, juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu, Gianyar. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur, yang berasal dari abad ke-8.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Menurut uraian lontar-lontar di Bali, bahwa Mpu Kuturan sebagai pembaharu agama Hindu di Bali. Mpu Kuturan datang ke Bali pada abad ke-2, yakni pada masa pemerintahan Udayana. Pengaruh Mpu Kuturan di Bali cukup besar. Adanya sekte-sekte yang hidup pada jaman sebelumnya dapat disatukan dengan pemujaan melalui Khayangan Tiga. Khayangan Jagad, sad Khayangan dan Sanggah Kemulan sebagaimana termuat dalam Usama Dewa. Mulai abad inilah dimasyarakatkan adanya pemujaan Tri Murti di Pura Khayangan Tiga. Dan sebagai penghormatan atas jasa beliau dibuatlah pelinggih Menjangan Salwang. Beliau Moksa di Pura Silayukti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan agama Hindu selanjutnya, sejak ekspedisi Gajahmada  ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. Dan pada masa Dalem Waturenggong, kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra, agama, arsitektur. Demikian pula dibidang bangunan tempat suci, seperti Pura Rambut Siwi, Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan selanjutnya, setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar, Surya kanta tahun1925 di SIngaraja, Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung, Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja, Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung, Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. Dan pada tahun 1964 (7 s.d 10 Oktober 1964), diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan  menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali, yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Direproduksi kembali dari buku Tuntunan Dasar Agama Hindu (milik Departemen Agama)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Disusun oleh: Drs. Anak Agung Gde Oka Netra &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-446808671820198812?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/446808671820198812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/sejarah-agama-hindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/446808671820198812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/446808671820198812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/sejarah-agama-hindu.html' title='Sejarah Agama Hindu'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-7744468518951263113</id><published>2009-09-21T11:35:00.001+07:00</published><updated>2009-09-21T11:41:19.505+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>Bukti Sejarah Kebangkitan Kristus</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pengantar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jika kebangkitan bukan peristiwa sejarah, maka kuasa kematian tetap tidak dikalahkan; Kematian Kristus menjadi tidak ada artinya, dan umat yang percaya kepada-Nya tetap mati dalam dosa; Keadaannya akan tidak berbeda dengan sebelum mendengar nama-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Apakah kebangkitan Kristus hanya sekedar ajaran saja?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Apakah kebangkitan Kristus hanya legenda saja?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ataukah kebangkitan Kristus benar-benar terjadi dalam sejarah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kebangkitan Kristus merupakan suatu peristiwa yang terjadi di dalam dimensi ruang dan waktu sejarah manusia. Kebangkitan Kristus adalah peristiwa dalam sejarah, dimana Tuhan bekerja di dalam waktu dan ruang tertentu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Makna kebangkitan berhubungan dengan pembicaraan teologi, tetapi fakta  kebangkitan berhubungan dengan pembicaraan sejarah. Fakta bahwa tubuh Yesus tidak berada lagi dalam kubur adalah pembicaraan yang bisa ditentukan dengan bukti sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lokasi geografik dari kubur Yesus adalah lokasi yang dapat ditentukan. Orang yang mempunyai kubur Yesus adalah orang yang benar-benar hidup pada paruh pertama abad pertama. Kubur yang dibuat dari batu ini berada di perbukitan dekat Yerusalem. Ini bukan sekedar kepercayaan, tetapi adalah benar-benar lokasi geografis yang dapat ditentukan letaknya. Sanhedrin adalah tempat dimana  orang-orang sering berkumpul di Yerusalem. Banyak tulisan yang mencatat bahwa Yesus adalah orang yang benar-benar hidup, tinggal di antara manusia, tinggal dalam masyarakat, tanpa memandang bagaimana tulisan-tulisan itu  menganggap siapa Yesus. Banyak tulisan juga mencatat bahwa murid-murid yang memberitakan Tuhan yang bangkit adalah juga tinggal di dalam masyarakat, makan, minum, tidur, menderita, bekerja dan mati. Apakah ini pembicaraan ajaran? Tidak, ini adalah pembicaraan sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ignatius yang berasal dari Syria, bishop dari Antiokhia, murid Rasul Yohanes,  yang hidup antara tahun 50-115 M, dalam perjalanannya dihukum mati sebagai martir dengan diadu dengan binatang buas, menulis tentang Kristus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Dia disalibkan dan mati di bawah pemerintahan Pontius Pilatus. Dia benar-benar disalibkan dan mati di hadapan penghuni sorga, penghuni bumi dan bawah bumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Dia juga bangkit  pada hari ketiga...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pada hari persiapan Paskah, pada jam 3 (pukul 9 pagi), Dia menerima hukuman mati dari Pilatus; Bapa mengijinkan hal itu terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pada jam 6 (pukul 12 siang), Dia disalib. Pada jam 9 (pukul 15 siang), Dia menyerahkan nyawa-Nya, dan sebelum matahari terbenam, Dia dikuburkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Selama hari Sabat, Dia terus di dalam bumi pada kubur di mana Yusuf dari Arimatea membaringkan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Dia berada dalam rahim, seperti halnya kita, dan setelah periode waktu yang umum, Dia benar-benar lahir, dan seperti halnya kita, Ia benar-benar disusui, dan mengambil bagian dalam makan dan minum seperti halnya kita. Ketika Ia hidup di antara orang-orang selama 30 tahun, Dia benar-benar dibaptis oleh Yohanes. Ketika Dia mengajar Injil selama 3 tahun dan mengadakan tanda-tanda dan mujizat, Dia yang adalah Hakim dihakimi oleh orang Yahudi, dianggap bersalah kata mereka, dan oleh pemerintahan gubernur Pontius Pilatus dijadikan momok,  pipi-Nya dipukul dan diludahi. Dia memakai mahkota duri dan jubah ungu. Dia dihukum: Dia benar-benar disalib, tidak dalam penglihatan, tidak dalam halusinasi. Dia benar-benar mati dan dikuburkan, dan bangkit dari antara orang mati.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mengenai kematian Kristus, Wilbur Smith menulis: "Secara sederhana kita mengetahui banyak hal-hal detil sebelum dan saat kematian Yesus, lebih banyak dari kematian tokoh-tokoh lain leluhur dunia".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pada akhir abad pertama, Josephus, seorang sejarahwan Yahudi menulis dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Antiquities&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Pada kira-kira waktu ini, hiduplah Yesus, seorang yang bijaksana, jika memang seseorang seharusnya menyebut dia seorang manusia. Karena ia adalah seseorang yang mengadakan hal-hal yang mengejutkan dan adalah seorang guru bagi orang-orang yang menerima kebenaran dengan senang hati. Ia memenangkan banyak orang Yahudi dan banyak orang Yunani. Ia adalah Sang Kristus. Ketika Pilatus, karena mendengar bahwa ia dikenai tuduhan oleh orang-orang dengan jabatan tertinggi di antara kami, telah menjatuhkan hukuman salib kepadanya, mereka yang dari mulanya sudah mengasihi dia tidak melepaskan kasih sayang mereka kepadanya. Pada hari ketiga ia menampakkan diri kepada mereka dalam keadaan kembali hidup, karena nabi-nabi Tuhan telah menubuatkan hal-hal ini dan tak terhitung banyaknya hal-hal menakjubkan lainnya mengenai dia. Dan suku Kristen, demikian mereka disebutkan menurut namanya, sampai saat ini masih ada.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Injil-injil menjelaskan fakta-fakta yang berhubungan dengan kematian dan kebangkitan Yesus lebih detail dari bagian manapun pelayanan Yesus. Detil dari kebangkitan Yesus harus diterima seperti halnya detil kematian-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perjanjian Baru juga menegaskan bahwa: Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan. Murid-murid-Nya menjadi sangat kehilangan semangat dan takut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Beberapa waktu yang singkat kemudian tiba-tiba semangat mereka bangkit, dan menunjukkan suatu semangat dan keberanian yang sangat tinggi, hingga tahap bersedia mati martir. Jika kita bertanya kepada mereka apa yang menyebabkan perubahan ini, mereka tidak akan menjawab, 'Karena penyaliban, kematian dan penguburan seorang yang pernah hidup', tetapi mereka akan menjawab, 'Karena Tuhan telah bangkit'. Inilah yang menyebabkan orang-orang menjadi percaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Murid-murid adalah saksi kebangkitan Yesus Kristus. Catatan sejarahwan Lukas, mencatat dalam Kisah Para Rasul 1:3, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kristus menampakkan diri setelah kebangkitan-Nya. Penampakan ini terjadi dalam waktu yang dapat ditentukan, kepada banyak orang yang dapat ditentukan, dan dalam tempat yang dapat ditentukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Para murid percaya karya penebusan Yesus melalui bukti yang sangat kuat mengenai kebangkitan-Nya dan bukti ini tersedia kepada kita sekarang melalui catatan Perjanjian Baru. Ini penting bagi kita yang hidup di dalam jaman yang meminta bukti untuk mendukung pernyataan Kekristenan mengenai kebangkitan Kristus; untuk menjawab mereka yang meminta bukti sejarah Kebangkitan Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kebangkitan Kristus berdasar kepada fakta sejarah, dan merupakan sumber motivasi yang kuat orang mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ada bukti-bukti yang tidak dapat disanggah mengenai kebangkitan Kristus dalam surat-surat Paulus. Surat-surat yang ditujukan kepada: Galatia, Korintus, dan Roma, adalah surat yang ditulis Rasul Paulus selama dalam perjalanan misi antara tahun 55-58 M. Ini menunjukkan bahwa bukti-bukti kebangkitan Kristus sangat dekat dengan peristiwa itu sendiri, karena Paulus sendiri berbicara secara jelas bahwa materi surat yang ia tulis isinya sama dengan yang ia bicarakan waktu ia bersama-sama dengan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kebangkitan Kristus adalah dasar dari pembelaan iman Kristen. Rasul-rasul adalah saksi kebangkitan: "... mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya." (Kisah Para Rasul 1:22). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Isi dari pengajaran rasul Paulus saat di Athena adalah: "Yesus dan Kebangkitan" (Kisah Para Rasul 17:18).  Khotbah pertama Petrus adalah tentang Kebangkitan: "Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi" (Kisah Para Rasul 2:32).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sebagai fakta sejarah, Kebangkitan Kristus mendorong manusia untuk percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Ini bukan sekedar pembicaraan mengenai pengaruh: karakter, contoh dan pengajaran-Nya. Ini mengenai tanggapan manusia terhadap-Nya. Siapa yang percaya kepada kebangkitan-Nya, kemudian mempercayai ketuhanan-Nya, kemudian percaya akan karya penebusan-Nya, kemudian percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat, akan memperoleh penebusan dosa dan diselamatkan. Siapa yang menyangkal kebangkitan-Nya, secara langsung menyangkal ketuhanan-Nya dan menolak karya penebusan-Nya, tidak diselamatkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kebangkitan Yesus Kristus adalah fakta sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Penyaliban Yesus Kristus untuk menanggung dosa manusia adalah fakta sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Penyaliban Yesus Kristus untuk menanggung dosa Saudara adalah fakta sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Maukah Saudara menerima fakta sejarah ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Maukah Saudara menerima karya penebusan Kristus bagi Saudara?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Maukah Saudara diselamatkan dari hukuman dosa, kemudian menerima hidup kekal?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Maukah Saudara menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat Saudara?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Josh McDowell, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;The New Evidence that Demands a Verdict&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;, Thomas Nelson Publisher.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Lee Strobel, &lt;/span&gt;&lt;em style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;a href="http://pemudakristen.com/hot_news/sharing_buku_pembuktian_atas_kebenaran_kristus.htm"&gt;Pembuktian Atas Kebenaran Kristus&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;, Penerbit Gospel Press, PO BOX 238, Batam Center, 29432. F: 021-74709281&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-7744468518951263113?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/7744468518951263113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/bukti-sejarah-kebangkitan-kristus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7744468518951263113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7744468518951263113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/bukti-sejarah-kebangkitan-kristus.html' title='Bukti Sejarah Kebangkitan Kristus'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3795091202622035485</id><published>2009-09-13T18:25:00.002+07:00</published><updated>2009-09-21T11:53:42.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SPIRITUAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TAICHI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSAKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARAHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KRISTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUDDHA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='YOGA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ATHEIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MISTIK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HINDU'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEBAHTINAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPERCAYAAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENINGALAN SEJARAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REIKI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEWA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LINTAS AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUSTIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TENAGA DALAM'/><title type='text'>SEJARAH BUDDHA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sejarah agama Buddha mulai dari &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-6_SM" title="Abad ke-6 SM"&gt;abad ke-6 SM&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; sampai sekarang dari lahirnya sang Buddha &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siddharta_Gautama" title="Siddharta Gautama" class="mw-redirect"&gt;Siddharta Gautama&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;. Dengan ini, ini adalah salah satu agama tertua yang masih dianut di dunia. Selama masa ini, agama ini sementara berkembang, unsur kebudayaan India, ditambah dengan unsur-unsur kebudayaan &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Helenistik" title="Helenistik" class="mw-redirect"&gt;Helenistik&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yunani" title="Yunani"&gt;Yunani&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;), &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tengah" title="Asia Tengah"&gt;Asia Tengah&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Timur" title="Asia Timur"&gt;Asia Timur&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara" title="Asia Tenggara"&gt;Asia Tenggara&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;. Dalam proses perkembangannya ini, agama ini praktis telah menyentuh hampir seluruh benua Asia. Sejarah agama Buddha juga ditandai dengan perkembangan banyak aliran dan mazhab, serta perpecahan-perpecahan. Yang utama di antaranya adalah aliran tradisi &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Theravada" title="Theravada"&gt;Theravada&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; , &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vajrayana" title="Vajrayana"&gt;Vajrayana&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; (Bajrayana), yang sejarahnya ditandai dengan masa pasang dan surut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menurut tradisi Buddha, tokoh historis Buddha &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gautama_Buddha" title="Gautama Buddha" class="mw-redirect"&gt;Siddharta Gautama&lt;/a&gt; dilahirkan dari suku &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sakya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sakya (halaman belum tersedia)"&gt;Sakya&lt;/a&gt; pada awal masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Magadha&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Magadha (halaman belum tersedia)"&gt;Magadha&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/546_SM" title="546 SM"&gt;546&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/324_SM" title="324 SM"&gt;324 SM&lt;/a&gt;), di sebuah kota, selatan pegunungan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Himalaya" title="Himalaya" class="mw-redirect"&gt;Himalaya&lt;/a&gt; yang bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lumbini&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Lumbini (halaman belum tersedia)"&gt;Lumbini&lt;/a&gt;. Sekarang kota ini terletak di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nepal" title="Nepal"&gt;Nepal&lt;/a&gt; sebelah selatan. Ia juga dikenal dengan nama &lt;i&gt;Sakyamuni&lt;/i&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harafiah" title="Harafiah" class="mw-redirect"&gt;harafiah&lt;/a&gt;: orang bijak dari kaum Sakya").&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Setelah kehidupan awalnya yang penuh kemewahan di bawah perlindungan ayahnya, raja Kapilavastu (kemudian hari digabungkan pada kerajaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Magadha&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Magadha (halaman belum tersedia)"&gt;Magadha&lt;/a&gt;), Siddharta melihat kenyataan kehidupan sehari-hari dan menarik kesimpulan bahwa kehidupan nyata, pada hakekatnya adalah kesengsaraan yang tak dapat dihindari. Siddharta kemudian meninggalkan kehidupan mewahnya yang tak ada artinya lalu menjadi seorang per&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tapa" title="Tapa"&gt;tapa&lt;/a&gt;. Kemudian ia berpendapat bahwa bertapa juga tak ada artinya, dan lalu mencari jalan tengah (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Majhima_patipada&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Majhima patipada (halaman belum tersedia)"&gt;majhima patipada&lt;/a&gt; ). Jalan tengah ini merupakan sebuah kompromis antara kehidupan berfoya-foya yang terlalu memuaskan hawa nafsu dan kehidupan bertapa yang terlalu menyiksa diri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di bawah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pohon_bodhi" title="Pohon bodhi"&gt;pohon bodhi&lt;/a&gt;, ia berkaul tidak akan pernah meninggalkan posisinya sampai ia menemukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebenaran" title="Kebenaran"&gt;Kebenaran&lt;/a&gt;. Pada usia 35 tahun, ia mencapai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bodhi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bodhi (halaman belum tersedia)"&gt;Pencerahan&lt;/a&gt;. Pada saat itu ia dikenal sebagai Gautama Buddha, atau hanya "Buddha" saja, sebuah kata &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sansekerta" title="Bahasa Sansekerta" class="mw-redirect"&gt;Sansekerta&lt;/a&gt; yang berarti "ia yang sadar" (dari kata &lt;i&gt;budh&lt;/i&gt;+&lt;i&gt;ta&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Untuk 45 tahun selanjutnya, ia menelusuri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dataran_Gangga&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dataran Gangga (halaman belum tersedia)"&gt;dataran Gangga&lt;/a&gt; di tengah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Gangga" title="Sungai Gangga"&gt;sungai Gangga&lt;/a&gt; dan anak-anak sungainya), sembari menyebarkan ajarannya kepada sejumlah orang yang berbeda-beda.&lt;/span&gt; (daerah mengalirnya &lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Keengganan Buddha untuk mengangkat seorang penerus atau meresmikan ajarannya mengakibatkan munculnya banyak aliran dalam waktu 400 tahun selanjutnya: pertama-tama aliran-aliran mazhab &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Buddha_Nikaya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Buddha Nikaya (halaman belum tersedia)"&gt;Buddha Nikaya&lt;/a&gt;, yang sekarang hanya masih tersisa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Theravada" title="Theravada"&gt;Theravada&lt;/a&gt;, dan kemudian terbentuknya mazhab &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt;, sebuah gerakan pan-Buddha yang didasarkan pada penerimaan kitab-kitab baru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebelum disebarkan di bawah perlindungan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asoka" title="Asoka"&gt;maharaja Asoka&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-3_SM" title="Abad ke-3 SM"&gt;abad ke-3 SM&lt;/a&gt;, agama Buddha kelihatannya hanya sebuah fenomena kecil saja, dan sejarah peristiwa-peristiwa yang membentuk agama ini tidaklah banyak tercatat. Dua konsili (sidang umum) pembentukan dikatakan pernah terjadi, meski pengetahuan kita akan ini berdasarkan catatan-catatan dari kemudian hari. Konsili-konsili (juga disebut pasamuhan agung) ini berusaha membahas formalisasi doktrin-doktrin Buddhis, dan beberapa perpecahan dalam gerakan Buddha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Konsili_Buddha_Pertama_.28abad_ke-5_SM.29" id="Konsili_Buddha_Pertama_.28abad_ke-5_SM.29"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Konsili Buddha Pertama (abad ke-5 SM)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konsili pertama Buddha diadakan tidak lama setelah Buddha wafat di bawah perlindungan raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ajatasattu&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ajatasattu (halaman belum tersedia)"&gt;Ajatasattu&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekaisaran_Magadha&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kekaisaran Magadha (halaman belum tersedia)"&gt;Kekaisaran Magadha&lt;/a&gt;, dan dikepalai oleh seorang rahib bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahakassapa" title="Mahakassapa"&gt;Mahakassapa&lt;/a&gt;, di Rajagaha(sekarang disebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rajgir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Rajgir (halaman belum tersedia)"&gt;Rajgir&lt;/a&gt;). Tujuan konsili ini adalah untuk menetapkan kutipan-kutipan Buddha (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sutta_%28Buddha%29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sutta (Buddha) (halaman belum tersedia)"&gt;sutta (Buddha)&lt;/a&gt;) dan mengkodifikasikan hukum-hukum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Monastik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Monastik (halaman belum tersedia)"&gt;monastik&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vinaya" title="Vinaya"&gt;vinaya&lt;/a&gt;): &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ananda" title="Ananda" class="mw-redirect"&gt;Ananda&lt;/a&gt;, salah seorang murid utama Buddha dan saudara sepupunya, diundang untuk meresitasikan ajaran-ajaran Buddha, dan Upali, seorang murid lainnya, meresitasikan hukum-hukum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vinaya" title="Vinaya"&gt;vinaya&lt;/a&gt;. Ini kemudian menjadi dasar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kanon_Pali&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kanon Pali (halaman belum tersedia)"&gt;kanon Pali&lt;/a&gt;, yang telah menjadi teks rujukan dasar pada seluruh masa sejarah agama Buddha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Konsili_Kedua_Buddha_.28383_SM.29" id="Konsili_Kedua_Buddha_.28383_SM.29"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Konsili Kedua Buddha (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/383_SM" title="383 SM"&gt;383 SM&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konsili kedua Buddha diadakan oleh raja Kalasoka di Vaisali, mengikuti konflik-konflik antara mazhab tradisionalis dan gerakan-gerakan yang lebih liberal dan menyebut diri mereka sendiri kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mahasanghika&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mahasanghika (halaman belum tersedia)"&gt;Mahasanghika&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mazhab-mazhab tradisional menganggap Buddha adalah seorang manusia biasa yang mencapai pencerahan, yang juga bisa dicapai oleh para bhiksu yang mentaati peraturan monastik dan mempraktekkan ajaran Buddha demi mengatasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samsara" title="Samsara"&gt;samsara&lt;/a&gt; dan mencapai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Arhat" title="Arhat"&gt;arhat&lt;/a&gt;. Namun kaum Mahasanghika yang ingin memisahkan diri, menganggap ini terlalu individualistis dan egois. Mereka menganggap bahwa tujuan untuk menjadi arhat tidak cukup, dan menyatakan bahwa tujuan yang sejati adalah mencapai status Buddha penuh, dalam arti membuka jalan paham &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt; yang kelak muncul. Mereka menjadi pendukung peraturan monastik yang lebih longgar dan lebih menarik bagi sebagian besar kaum rohaniawan dan kaum awam (itulah makanya nama mereka berarti kumpulan "besar" atau "mayoritas").&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konsili ini berakhir dengan penolakan ajaran kaum Mahasanghika. Mereka meninggalkan sidang dan bertahan selama beberapa abad di Indian barat laut dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tengah" title="Asia Tengah"&gt;Asia Tengah&lt;/a&gt; menurut prasasti-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti" title="Prasasti"&gt;prasasti&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kharoshti&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kharoshti (halaman belum tersedia)"&gt;Kharoshti&lt;/a&gt; yang ditemukan dekat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oxus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Oxus (halaman belum tersedia)"&gt;Oxus&lt;/a&gt; dan bertarikh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_pertama" title="Abad pertama" class="mw-redirect"&gt;abad pertama&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Maharaja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asoka" title="Asoka"&gt;Asoka&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Maurya" title="Kekaisaran Maurya" class="mw-redirect"&gt;Kekaisaran Maurya&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/273_SM" title="273 SM"&gt;273&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/232_SM" title="232 SM"&gt;232 SM&lt;/a&gt;) masuk agama Buddha setelah menaklukkan wilayah Kalingga (sekarang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orissa" title="Orissa"&gt;Orissa&lt;/a&gt;) di India timur secara berdarah. Karena menyesali perbuatannya yang keji, sang maharaja ini lalu memutuskan untuk meninggalkan kekerasan dan menyebarkan ajaran Buddha dengan membangun stupa-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stupa" title="Stupa"&gt;stupa&lt;/a&gt; dan pilar-pilar di mana ia menghimbau untuk menghormati segala makhluk hidup dan mengajak orang-orang untuk mentaati &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dharma" title="Dharma"&gt;Dharma&lt;/a&gt;. Asoka juga membangun jalan-jalan dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_sakit" title="Rumah sakit"&gt;rumah sakit&lt;/a&gt;-rumah sakit di seluruh negeri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Periode ini menandai penyebaran agama Buddha di luar India. Menurut prasasti dan pilar yang ditinggalkan Asoka (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Piagam-piagam_Asoka&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Piagam-piagam Asoka (halaman belum tersedia)"&gt;piagam-piagam Asoka&lt;/a&gt;), utusan dikirimkan ke pelbagai negara untuk menyebarkan agama Buddha, sampai sejauh kerajaan-kerajaan Yunani di barat dan terutama di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerajaan_Baktria-Yunani&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kerajaan Baktria-Yunani (halaman belum tersedia)"&gt;kerajaan Baktria-Yunani&lt;/a&gt; yang merupakan wilayah tetangga. Kemungkinan besar mereka juga sampai di daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut_Tengah" title="Laut Tengah"&gt;Laut Tengah&lt;/a&gt; menurut prasasti-prasasti Asoka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Konsili Buddha Ketiga (+/- 250 SM)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Maharaja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asoka" title="Asoka"&gt;Asoka&lt;/a&gt; memprakarsai Konsili Buddha ketiga sekitar tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/250_SM" title="250 SM"&gt;250 SM&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pataliputra&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pataliputra (halaman belum tersedia)"&gt;Pataliputra&lt;/a&gt; (sekarang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Patna,_India&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Patna, India (halaman belum tersedia)"&gt;Patna&lt;/a&gt;). Konsili ini dipimpin oleh rahib Moggaliputta. Tujuan konsili adalah rekonsiliasi mazhab-mazhab Buddha yang berbeda-beda, memurnikan gerakan Buddha, terutama dari faksi-faksi oportunistik yang tertarik dengan perlindungan kerajaan dan organisasi pengiriman misionaris-misionaris Buddha ke dunia yang dikenal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kanon Pali (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tipitaka" title="Tipitaka" class="mw-redirect"&gt;Tipitaka&lt;/a&gt;, atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tripitaka" title="Tripitaka" class="mw-redirect"&gt;Tripitaka&lt;/a&gt; dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sansekerta" title="Bahasa Sansekerta" class="mw-redirect"&gt;bahasa Sansekerta&lt;/a&gt;, dan secara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harafiah" title="Harafiah" class="mw-redirect"&gt;harafiah&lt;/a&gt; berarti "Tiga Keranjang"), yang memuat teks-teks rujukan tradisional Buddha dan dianggap diturunkan langsung dari sang Buddha, diresmikan penggunaannya saat itu. Tipitaka terdiri dari doktrin (Sutra Pitaka), peraturan monastik (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vinaya" title="Vinaya"&gt;Vinaya&lt;/a&gt; Pitaka) dan ditambah dengan kumpulan filsafat (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Abhidharma&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Abhidharma (halaman belum tersedia)"&gt;Abhidharma&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Pitaka).&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Usaha-usaha Asoka untuk memurnikan agama Buddha juga mengakibatkan pengucilan gerakan-gerakan lain yang muncul. Terutama, setelah tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/250_SM" title="250 SM"&gt;250 SM&lt;/a&gt;, kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sarvastidin&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sarvastidin (halaman belum tersedia)"&gt;Sarvastidin&lt;/a&gt; (yang telah ditolak konsili ketiga, menurut tradisi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Theravada" title="Theravada"&gt;Theravada&lt;/a&gt;) dan kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dharmaguptaka&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dharmaguptaka (halaman belum tersedia)"&gt;Dharmaguptaka&lt;/a&gt; menjadi berpengaruh di India barat laut dan Asia Tengah, sampai masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Kushan" title="Kekaisaran Kushan"&gt;Kekaisaran Kushan&lt;/a&gt; pada abad-abad pertama Masehi. Para pengikut Dharmaguptaka memiliki ciri khas kepercayaan mereka bahwa sang Buddha berada di atas dan terpisah dari anggota komunitas Buddha lainnya. Sedangkan kaum Sarvastivadin percaya bahwa masa lampau, masa kini dan masa depan terjadi pada saat yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Dunia_Helenistik" id="Dunia_Helenistik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Dunia Helenistik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beberapa prasati &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Piagam_Asoka&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Piagam Asoka (halaman belum tersedia)"&gt;Piagam Asoka&lt;/a&gt; menulis tentang usaha-usaha yang telah dilaksanakan oleh Asoka untuk mempromosikan agama Buddha di dunia Helenistik (Yunani), yang kala itu berkesinambungan tanpa putus dari India sampai Yunani. Piagam-piagam Asoka menunjukkan pengertian yang mendalam mengenai sistem politik di wilayah-wilayah Helenistik: tempat dan lokasi raja-raja Yunani penting disebutkan, dan mereka disebut sebagai penerima &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dakwah" title="Dakwah"&gt;dakwah&lt;/a&gt; agama Buddha: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antiokhus_II_Theos&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Antiokhus II Theos (halaman belum tersedia)"&gt;Antiokhus II Theos&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Seleukus" title="Kerajaan Seleukus" class="mw-redirect"&gt;Kerajaan Seleukus&lt;/a&gt; (261–246 SM), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ptolemeus_II_dari_Mesir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ptolemeus II dari Mesir (halaman belum tersedia)"&gt;Ptolemeus II Filadelfos&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir" title="Mesir"&gt;Mesir&lt;/a&gt; (285–247 SM), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antigonus_Gonatas&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Antigonus Gonatas (halaman belum tersedia)"&gt;Antigonus Gonatas&lt;/a&gt; dari Makedonia (276–239 SM), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Magas_dari_Kirene&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Magas dari Kirene (halaman belum tersedia)"&gt;Magas dari Kirene&lt;/a&gt; (288–258 SM), dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alexander_dari_Epirus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Alexander dari Epirus (halaman belum tersedia)"&gt;Alexander dari Epirus&lt;/a&gt; (272–255 SM).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Asoka_Kaart.gif" class="image" title="Dakwah agama Buddha semasa pemerintahan maharaja Asoka (260–218 SM)."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4c/Asoka_Kaart.gif" class="thumbimage" width="300" height="181" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Asoka_Kaart.gif" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Dakwah agama Buddha semasa pemerintahan maharaja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asoka" title="Asoka"&gt;Asoka&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/260_SM" title="260 SM"&gt;260&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/218_SM" title="218 SM"&gt;218 SM&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt; (&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;dl style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;dd&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Penaklukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dharma" title="Dharma"&gt;Dharma&lt;/a&gt; telah dilaksanakan dengan berhasil, pada perbatasan dan bahkan enam ratus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yojana" title="Yojana"&gt;yojana&lt;/a&gt; (6.400 kilometer) jauhnya, di mana sang raja Yunani Antiochos memerintah, di sana di mana empat raja bernama Ptolemeus, Antigonos, Magas dan Alexander bertakhta, dan juga di sebelah selatan di antara kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chola" title="Chola" class="mw-redirect"&gt;Chola&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pandya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pandya (halaman belum tersedia)"&gt;Pandya&lt;/a&gt;, dan sejauh Tamraparni." (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Piagam_Asoka&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Piagam Asoka (halaman belum tersedia)"&gt;Piagam Asoka&lt;/a&gt;, Piagam Batu ke-13, S. Dhammika)&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kemudian, menurut beberapa sumber dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Pali" title="Bahasa Pali"&gt;bahasa Pali&lt;/a&gt;, beberapa utusan Asoka adalah bhiksu-bhiksu Yunani, yang menunjukkan eratnya pertukaran agama antara kedua budaya ini:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;dl style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;dd&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Ketika sang thera (sesepuh) Moggaliputta, sang pencerah agama sang Penakluk (Asoka) telah menyelesaikan Konsili (ke-3) […], beliau mengirimkan thera-thera, yang satu kemari yang lain ke sana: […] dan ke Aparantaka (negeri-negeri barat yang biasanya merujuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gujarat" title="Gujarat"&gt;Gujarat&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sindhu" title="Sindhu" class="mw-redirect"&gt;Sindhu&lt;/a&gt;), beliau mengirimkan seorang Yunani (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yona&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Yona (halaman belum tersedia)"&gt;Yona&lt;/a&gt;) bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dharmaraksita&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dharmaraksita (halaman belum tersedia)"&gt;Dhammarakkhita&lt;/a&gt;". (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mahavamsa&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mahavamsa (halaman belum tersedia)"&gt;Mahavamsa&lt;/a&gt; XII).&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tidaklah jelas seberapa jauh interaksi ini berpengaruh, tetapi beberapa pakar mengatakan bahwa sampai tingkat tertentu ada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sinkretisme" title="Sinkretisme"&gt;sinkretisme&lt;/a&gt; antara falsafah Yunani dan ajaran Buddha di tanah-tanah Helenik kala itu. Mereka terutama menunjukkan keberadaan komunitas Buddha di Dunia Helenistik kala itu, terutama di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alexandria" title="Alexandria"&gt;Alexandria&lt;/a&gt; (disebut oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Clemens_dari_Alexandria&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Clemens dari Alexandria (halaman belum tersedia)"&gt;Clemens dari Alexandria&lt;/a&gt;), dan keberadaan sebuah ordo-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Monastik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Monastik (halaman belum tersedia)"&gt;monastik&lt;/a&gt; pra-Kristen bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Therapeutae&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Therapeutae (halaman belum tersedia)"&gt;Therapeutae&lt;/a&gt; (kemungkinan diambil dari kata Pali "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Theraputta" title="Theraputta"&gt;Theraputta&lt;/a&gt;"), yang kemungkinan "mengambil ilham dari ajaran-ajaran dan penerapan ilmu tapa-samadi Buddha" (Robert Lissen).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/100_SM" title="100 SM"&gt;100 SM&lt;/a&gt;, simbol "bintang di tengah mahkota", juga secara alternatif disebut "cakra berruji delapan" dan kemungkinan dipengaruhi desain &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dharmacakra&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dharmacakra (halaman belum tersedia)"&gt;Dharmacakra&lt;/a&gt; Buddha, mulai muncul di koin-koin raja Yahudi, Raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alexander_Yaneus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Alexander Yaneus (halaman belum tersedia)"&gt;Alexander Yaneus&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/103_SM" title="103 SM"&gt;103&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/76_SM" title="76 SM"&gt;76 SM&lt;/a&gt;). Alexander Yaneus dihubungkan dengan sekte falsafi Yunani, kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saduki&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Saduki (halaman belum tersedia)"&gt;Saduki&lt;/a&gt; dan dengan ordo monastik &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Essenes&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Essenes (halaman belum tersedia)"&gt;Essenes&lt;/a&gt;, yang merupakan cikal-bakal agama Kristen. Penggambaran cakra atau roda berruji delapan ini dilanjutkan oleh jandanya, Ratu Alexandra, sampai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Romawi" title="Kekaisaran Romawi"&gt;orang Romawi&lt;/a&gt; menginvasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yudea&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Yudea (halaman belum tersedia)"&gt;Yudea&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/63_SM" title="63 SM"&gt;63 SM&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Batu-batu nisan Buddha dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Era_Ptolemeus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Era Ptolemeus (halaman belum tersedia)"&gt;era Ptolemeus&lt;/a&gt; juga ditemukan di kota Alexandria, dengan hiasan Dharmacakra (Tarn, "The Greeks in Bactria and India"). Dalam mengkomentari keberadaan orang-orang Buddha di Alexandria, beberapa pakar menyatakan bahwa “Kelak pada tempat ini juga beberapa pusat agama Kristen yang paling aktif didirikan” (Robert Linssen "Zen living").&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Ekspansi_ke_Asia" id="Ekspansi_ke_Asia"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Ekspansi ke Asia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di daerah-daerah sebelah timur anak benua Hindia (sekarang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Myanmar" title="Myanmar"&gt;Myanmar&lt;/a&gt;), Budaya India banyak mempengaruhi sukubangsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Mon&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Suku Mon (halaman belum tersedia)"&gt;Mon&lt;/a&gt;. Dikatakan suku Mon mulai masuk agama Buddha sekitar tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/200_SM" title="200 SM"&gt;200 SM&lt;/a&gt; berkat dakwah maharaja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asoka" title="Asoka"&gt;Asoka&lt;/a&gt; dari India, sebelum perpecahan antara aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hinayana" title="Hinayana"&gt;Hinayana&lt;/a&gt;. Candi-candi Buddha Mon awal, seperti Peikthano di Myanmar tengah, ditarikh berasal dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-1" title="Abad ke-1"&gt;abad pertama&lt;/a&gt; sampai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-5" title="Abad ke-5"&gt;abad ke-5&lt;/a&gt; Masehi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 222px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:MonWheel.jpg" class="image" title="Penggambaran suku Mon mengenai (Dharmacakra), seni dari Dvaravati, +/-abad ke-8."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/36/MonWheel.jpg/220px-MonWheel.jpg" class="thumbimage" width="220" height="217" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:MonWheel.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Penggambaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Mon&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Suku Mon (halaman belum tersedia)"&gt;suku Mon&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dharmacakra&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dharmacakra (halaman belum tersedia)"&gt;Dharmacakra&lt;/a&gt;), seni dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dvaravati&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dvaravati (halaman belum tersedia)"&gt;Dvaravati&lt;/a&gt;, +/-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-8" title="Abad ke-8"&gt;abad ke-8&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; mengenai (&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Seni_Buddha&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Seni Buddha (halaman belum tersedia)"&gt;Seni Buddha&lt;/a&gt; suku Mon terutama dipengaruhi seni India kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gupta&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Gupta (halaman belum tersedia)"&gt;Gupta&lt;/a&gt; dan periode pasca Gupta. Gaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mannerisme" title="Mannerisme"&gt;manneris&lt;/a&gt; mereka menyebar di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara" title="Asia Tenggara"&gt;Asia Tenggara&lt;/a&gt; mengikuti ekspansi kerajaan Mon antara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-5" title="Abad ke-5"&gt;abad ke-5&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-8" title="Abad ke-8"&gt;abad ke-8&lt;/a&gt;. Aliran Theravada meluas di bagian utara Asia Tenggara di bawah pengaruh Mon, sampai diganti secara bertahap dengan aliran Mahayana sejak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-6" title="Abad ke-6"&gt;abad ke-6&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Agama Buddha konon dibawa ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sri_Lanka" title="Sri Lanka"&gt;Sri Lanka&lt;/a&gt; oleh putra Asoka &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mahinda&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mahinda (halaman belum tersedia)"&gt;Mahinda&lt;/a&gt; dan enam kawannya semasa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-2_SM" title="Abad ke-2 SM"&gt;abad ke-2 SM&lt;/a&gt;. Mereka berhasil menarik Raja Devanampiva Tissa dan banyak anggota bangsawan masuk agama Buddha. Inilah waktunya kapan wihara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mahavihara&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mahavihara (halaman belum tersedia)"&gt;Mahavihara&lt;/a&gt;, pusat aliran Ortodoks Singhala, dibangunt. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kanon_Pali&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kanon Pali (halaman belum tersedia)"&gt;Kanon Pali&lt;/a&gt; dimulai ditulis di Sri Lanka semasa kekuasaan Raja Vittagamani (memerintah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/29_SM" title="29 SM"&gt;29&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_SM" title="17 SM"&gt;17 SM&lt;/a&gt;), dan tradisi Theravada berkembang di sana. Beberapa komentator agama Buddha juga bermukim di sana seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Buddhaghosa&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Buddhaghosa (halaman belum tersedia)"&gt;Buddhaghosa&lt;/a&gt; (abad ke-4 sampai ke-5). Meski aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt; kemudian mendapatkan pengaruh kala itu, akhirnya aliran Theravada yang berjaya dan Sri Lanka akhirnya menjadi benteng terakhir aliran Theravada, dari mana aliran ini akan disebarkan lagi ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara" title="Asia Tenggara"&gt;Asia Tenggara&lt;/a&gt; mulai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-11" title="Abad ke-11"&gt;abad ke-11&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ada pula sebuah legenda, yang tidak didukung langsung oleh bukti-bukti piagam, bahwa Asoka pernah mengirim seorang misionaris ke utara, melalui pegunungan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Himalaya" title="Himalaya" class="mw-redirect"&gt;Himalaya&lt;/a&gt;, menuju ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Khotan" title="Khotan" class="mw-redirect"&gt;Khotan&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dataran_rendah_Tarim&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dataran rendah Tarim (halaman belum tersedia)"&gt;dataran rendah Tarim&lt;/a&gt;, kala itu tanah sebuah bangsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indo-Eropa" title="Indo-Eropa" class="mw-redirect"&gt;Indo-Eropa&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Tokharia" title="Bahasa Tokharia"&gt;bangsa Tokharia&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;Lihat pula: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Piagam-piagam_Asoka&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Piagam-piagam Asoka (halaman belum tersedia)"&gt;Piagam-piagam Asoka&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Penindasan_oleh_dinasti_Sungga_.28abad_ke-2_sampai_abad_ke-1_SM.29" id="Penindasan_oleh_dinasti_Sungga_.28abad_ke-2_sampai_abad_ke-1_SM.29"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Penindasan oleh dinasti Sungga (abad ke-2 sampai abad ke-1 SM)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dinasti_Sungga&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dinasti Sungga (halaman belum tersedia)"&gt;Dinasti Sungga&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/185_SM" title="185 SM"&gt;185&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/73_SM" title="73 SM"&gt;73 SM&lt;/a&gt;) didirikan pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/185_SM" title="185 SM"&gt;185 SM&lt;/a&gt;, kurang lebih 50 tahun setelah mangkatnya maharaja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asoka" title="Asoka"&gt;Asoka&lt;/a&gt;. Setelah membunuh Raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Brhadrata&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Brhadrata (halaman belum tersedia)"&gt;Brhadrata&lt;/a&gt; (raja terakhir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Maurya" title="Dinasti Maurya"&gt;dinasti Maurya&lt;/a&gt;), hulubalang tentara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pusyamitra_Sunga&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pusyamitra Sunga (halaman belum tersedia)"&gt;Pusyamitra Sunga&lt;/a&gt; naik takhta. Ia adalah seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Brahmana" title="Brahmana"&gt;Brahmana&lt;/a&gt; ortodoks, dan Sunga dikenal karena kebencian dan penindasannya terhadap kaum-kaum Buddha. Dicatat ia telah "merusak wihara dan membunuh para bhiksu" (Divyavadana, pp. 429–434): 84.000 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stupa" title="Stupa"&gt;stupa&lt;/a&gt; Buddha yang telah dibangun Asoka dirusak (R. Thaper), dan 100 keping koin emas ditawarkan untuk setiap kepala bhiksu Buddha (Indian Historical Quarterly Vol. XXII, halaman 81 dst. dikutip di Hars.407). Sejumlah besar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wihara" title="Wihara" class="mw-redirect"&gt;wihara&lt;/a&gt; Buddha diubah menjadi kuil &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu" title="Hindu" class="mw-redirect"&gt;Hindu&lt;/a&gt;, seperti di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nalanda" title="Nalanda"&gt;Nalanda&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bodhgaya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bodhgaya (halaman belum tersedia)"&gt;Bodhgaya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sarnath&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sarnath (halaman belum tersedia)"&gt;Sarnath&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mathura" title="Mathura"&gt;Mathura&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;Lihat pula: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekaisaran_Sungga&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kekaisaran Sungga (halaman belum tersedia)"&gt;Kekaisaran Sungga&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Interaksi_Buddha-Yunani_.28abad_ke-2_sampai_abad_pertama_Masehi.29" id="Interaksi_Buddha-Yunani_.28abad_ke-2_sampai_abad_pertama_Masehi.29"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Interaksi Buddha-Yunani (abad ke-2 sampai abad pertama Masehi)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:MenanderCoin.jpg" class="image" title="Drakhma perak Menander I (berkuasa +/- 160–135 SM). Obv: huruf Yunani, BASILEOS SOTHROS MENANDROY secara harafiah &amp;quot;Raja Penyelamat Menander&amp;quot;."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/76/MenanderCoin.jpg/300px-MenanderCoin.jpg" class="thumbimage" width="300" height="144" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:MenanderCoin.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Drakhma" title="Drakhma"&gt;Drakhma&lt;/a&gt; perak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menander_I&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Menander I (halaman belum tersedia)"&gt;Menander I&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Obv: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Huruf_Yunani" title="Huruf Yunani"&gt;huruf Yunani&lt;/a&gt;, BASILEOS SOTHROS MENANDROY secara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harafiah" title="Harafiah" class="mw-redirect"&gt;harafiah&lt;/a&gt; "Raja Penyelamat Menander".&lt;/span&gt; (berkuasa +/- 160–135 SM). &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di wilayah-wilayah barat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anak_benua_India" title="Anak benua India" class="mw-redirect"&gt;Anak benua India&lt;/a&gt;, kerajaan-kerajaan Yunani yang bertetangga sudah ada di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Baktria" title="Baktria"&gt;Baktria&lt;/a&gt; (sekarang di Afghanistan utara) semenjak penaklukan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alexander_yang_Agung" title="Alexander yang Agung" class="mw-redirect"&gt;Alexander yang Agung&lt;/a&gt; pada sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/326_SM" title="326 SM"&gt;326 SM&lt;/a&gt;: pertama-tama kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seleukus" title="Seleukus" class="mw-redirect"&gt;Seleukus&lt;/a&gt; dari kurang lebih tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/323_SM" title="323 SM"&gt;323 SM&lt;/a&gt;, lalu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerajaan_Baktria-Yunani&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kerajaan Baktria-Yunani (halaman belum tersedia)"&gt;Kerajaan Baktria-Yunani&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/250_SM" title="250 SM"&gt;250 SM&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; dari kurang lebih tahun &lt;/p&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tleft"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 202px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Gandhara_Buddha_%28tnm%29.jpeg" class="image" title="Arca Buddha-Yunani, salah satu penggambaran Buddha, abad pertama sampai abad ke-2 Masehi, Gandhara."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b8/Gandhara_Buddha_%28tnm%29.jpeg/200px-Gandhara_Buddha_%28tnm%29.jpeg" class="thumbimage" width="200" height="329" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Gandhara_Buddha_%28tnm%29.jpeg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Arca &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Buddha-Yunani" title="Seni Buddha-Yunani"&gt;Buddha-Yunani&lt;/a&gt;, salah satu penggambaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt;, abad pertama sampai abad ke-2 Masehi, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gandhara&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Gandhara (halaman belum tersedia)"&gt;Gandhara&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Baktria-Yunani&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Baktria-Yunani (halaman belum tersedia)"&gt;Baktria-Yunani&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Demetrius_I_dari_Baktria&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Demetrius I dari Baktria (halaman belum tersedia)"&gt;Demetrius I dari Baktria&lt;/a&gt;, menginvasi India pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/180_SM" title="180 SM"&gt;180 SM&lt;/a&gt; dan sampai sejauh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pataliputra&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pataliputra (halaman belum tersedia)"&gt;Pataliputra&lt;/a&gt;. Kemudian sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerajaan_Yunani-India&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kerajaan Yunani-India (halaman belum tersedia)"&gt;Kerajaan Yunani-India&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Abad_pertama_SM&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Abad pertama SM (halaman belum tersedia)"&gt;abad pertama SM&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; didirikan yang akan lestari di India bagian utara sampai akhir &lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Agama Buddha berkembang di bawah naungan raja-raja Yunani-India, dan pernah diutarakan bahwa maksud mereka menginvasi India adalah untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Maurya" title="Kekaisaran Maurya" class="mw-redirect"&gt;Kekaisaran Maurya&lt;/a&gt; dan melindungi para penganut Buddha dari penindasan kaum Sungga (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/185_SM" title="185 SM"&gt;185&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/73_SM" title="73 SM"&gt;73 SM&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Salah seorang raja Yunani-India yang termasyhur adalah Raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menander_I&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Menander I (halaman belum tersedia)"&gt;Menander I&lt;/a&gt; (yang berkuasa dari +/- &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/160_SM" title="160 SM"&gt;160&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/135_SM" title="135 SM"&gt;135 SM&lt;/a&gt;). Kelihatannya beliau masuk agama Buddha dan digambarkan dalam tradisi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt; sebagai salah satu sponsor agama ini, sama dengan maharaja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asoka" title="Asoka"&gt;Asoka&lt;/a&gt; atau seorang raja Kushan dari masa yang akan datang, raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kaniska&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kaniska (halaman belum tersedia)"&gt;Kaniska&lt;/a&gt;. Koin-koin Menander memuat tulisan "Raja Penyelamat" dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Yunani" title="Bahasa Yunani"&gt;bahasa Yunani&lt;/a&gt;, dan "Maharaja Dharma" dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aksara_Kharosti&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Aksara Kharosti (halaman belum tersedia)"&gt;aksara Kharosti&lt;/a&gt;. Pertukaran budaya secara langsung ditunjukkan dalam dialog &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Milinda_Panha&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Milinda Panha (halaman belum tersedia)"&gt;Milinda Panha&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menander_I&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Menander I (halaman belum tersedia)"&gt;Menander I&lt;/a&gt; dan sang bhiksu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nagasena&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Nagasena (halaman belum tersedia)"&gt;Nagasena&lt;/a&gt; pada sekitar tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/160_SM" title="160 SM"&gt;160 SM&lt;/a&gt;. Setelah mangkatnya, maka demi menghormatinya, abu pembakarannya diklaim oleh kota-kota yang dikuasainya dan ditaruh di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stupa" title="Stupa"&gt;stupa&lt;/a&gt;-stupa tempat pemujaannya, mirip dengan sang Buddha Gautama (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Plutarkhus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Plutarkhus (halaman belum tersedia)"&gt;Plutarkhus&lt;/a&gt;, Praec. reip. ger. 28, 6).&lt;/span&gt; antara raja Yunani &lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Interaksi antara budaya Yunani dan Buddha kemungkinan memiliki pengaruh dalam perkembangan aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt;, sementara kepercayaan ini mengembangkan pendekatan falsafinya yang canggih dan perlakuan Buddha yang mirip dengan Dewa-Dewa Yunani. Kira-kira juga kala seperti ini pelukisan Buddha secara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antropomorfis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Antropomorfis (halaman belum tersedia)"&gt;antropomorfis&lt;/a&gt; dilakukan, seringkali dalam bentuk gaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Buddha-Yunani" title="Seni Buddha-Yunani"&gt;seni Buddha-Yunani&lt;/a&gt;: "One might regard the classical influence as including the general idea of representing a man-god in this purely human form, which was of course well familiar in the West, and it is very likely that the example of westerner's treatment of their gods was indeed an important factor in the innovation" (Boardman, "The Diffusion of Classical Art in Antiquity").&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Berkembangnya_aliran_Mahayana_.28Abad_Pertama_SM-Abad_ke-2.29" id="Berkembangnya_aliran_Mahayana_.28Abad_Pertama_SM-Abad_ke-2.29"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Berkembangnya aliran Mahayana (Abad Pertama SM-Abad ke-2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:KanishkaI.jpg" class="image" title="Koin emas Kekaisaran Kushan memperlihatkan maharaja Kanishka I (~100–126 Masehi) dengan sebuah lukisan Helenistik Buddha, dan kata &amp;quot;Boddo&amp;quot; dalam huruf Yunani."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/4d/KanishkaI.jpg/300px-KanishkaI.jpg" class="thumbimage" width="300" height="143" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:KanishkaI.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Koin emas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Kushan" title="Kekaisaran Kushan"&gt;Kekaisaran Kushan&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanishka" title="Kanishka"&gt;Kanishka I&lt;/a&gt; (~100–126 Masehi) dengan sebuah lukisan Helenistik &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha" title="Buddha"&gt;Buddha&lt;/a&gt;, dan kata "Boddo" dalam huruf Yunani.&lt;/span&gt; memperlihatkan maharaja &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berkembangnya agama Buddha Mahayana dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-1_SM" title="Abad ke-1 SM"&gt;abad ke-1 SM&lt;/a&gt; diiringi dengan perubahan kompleks politik di India barat laut. Kerajaan-kerajaan Yunani-India ini secara bertahap dikalahkan dan diasimilasi oleh kaum nomad &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bangsa_Indo-Eropa&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Bangsa Indo-Eropa (halaman belum tersedia)"&gt;Indo-Eropa&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tengah" title="Asia Tengah"&gt;Asia Tengah&lt;/a&gt;, yaitu kaum Schytia India, dan lalu kaum &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yuezhi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Yuezhi (halaman belum tersedia)"&gt;Yuezhi&lt;/a&gt;, yang mendirikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Kushan" title="Kekaisaran Kushan"&gt;Kekaisaran Kushan&lt;/a&gt; dari kira-kira tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/12_SM" title="12 SM"&gt;12 SM&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; yang berasal dari &lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kaum Kushan menunjang agama Buddha dan konsili keempat Buddha kemudian dibuka oleh maharaja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanishka" title="Kanishka"&gt;Kanishka&lt;/a&gt;, pada kira-kira tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/100" title="100"&gt;100 Masehi&lt;/a&gt; di Jalandhar atau di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kashmir" title="Kashmir"&gt;Kashmir&lt;/a&gt;. Peristiwa ini seringkali diasosiasikan dengan munculnya aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt; secara resmi dan pecahnya aliran ini dengan aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Theravada" title="Theravada"&gt;Theravada&lt;/a&gt;. Mazhab Theravada tidak mengakui keabsahan konsili ini dan seringkali menyebutnya "konsili rahib bidaah".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konon Kanishka mengumpulkan 500 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bhiksu" title="Bhiksu"&gt;bhiksu&lt;/a&gt; di Kashmir, yang dikepalai oleh Vasumitra, untuk menyunting &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tripitaka" title="Tripitaka" class="mw-redirect"&gt;Tripitaka&lt;/a&gt; dan memberikan komentar. Maka konon pada konsili ini telah dihasilkan 300.000 bait dan lebih dari 9 juta dalil-dalil. Karya ini memerlukan waktu 12 tahun untuk diselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konsili ini tidak berdasarkan kanon &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pali" title="Pali" class="mw-redirect"&gt;Pali&lt;/a&gt; yang asli (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tipitaka" title="Tipitaka" class="mw-redirect"&gt;Tipitaka&lt;/a&gt;). Sebaliknya, sekelompok teks-teks suci diabsahkan dan juga prinsip-prinsip dasar doktrin Mahayana disusun. Teks-teks suci yang baru ini, biasanya dalam bahasa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gandhari&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Gandhari (halaman belum tersedia)"&gt;Gandhari&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aksara_Kharosthi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Aksara Kharosthi (halaman belum tersedia)"&gt;aksara Kharosthi&lt;/a&gt; kemudian ditulis ulang dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sansekerta" title="Bahasa Sansekerta" class="mw-redirect"&gt;bahasa Sansekerta&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; yang sudah menjadi bahasa klasik. Bagi banyak pakar hal ini merupakan titik balik penting dalam penyebaran pemikiran Buddha.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Wujud baru Buddhisme ini ditandai dengan pelakuan Buddha yang mirip dilakukan bagaikan Dewa atau bahkan Tuhan. Gagasan yang berada di belakangnya ialah bahwa semua makhluk hidup memiliki alam dasar Buddha dan seyogyanya bercita-cita meraih "Kebuddhaan". Ada pula sinkretisme keagamaan terjadi karena pengaruh banyak kebudayaan yang berada di India bagian barat laut dan Kekaisaran Kushan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Penyebaran_Mahayana_.28Abad_pertama_sampai_abad_ke-10_Masehi.29" id="Penyebaran_Mahayana_.28Abad_pertama_sampai_abad_ke-10_Masehi.29"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Penyebaran Mahayana (Abad pertama sampai abad ke-10 Masehi)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:MahayanaMap.gif" class="image" title="Penyebaran aliran Mahayana antara abad pertama - abad ke-10 Masehi."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9a/MahayanaMap.gif" class="thumbimage" width="300" height="206" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:MahayanaMap.gif" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Penyebaran aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana" title="Mahayana"&gt;Mahayana&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; antara abad pertama - abad ke-10 Masehi.&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dari saat itu dan dalam kurun waktu beberapa abad, Mahayana berkembang dan menyebar ke arah timur. Dari India ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara" title="Asia Tenggara"&gt;Asia Tenggara&lt;/a&gt;, lalu juga ke utara ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tengah" title="Asia Tengah"&gt;Asia Tengah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tiongkok" title="Tiongkok"&gt;Tiongkok&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korea" title="Korea"&gt;Korea&lt;/a&gt;, dan akhirnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;Jepang&lt;/a&gt; pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/538" title="538"&gt;538&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a name="Kelahiran_kembali_Theravada_.28abad_ke-11_sampai_sekarang.29" id="Kelahiran_kembali_Theravada_.28abad_ke-11_sampai_sekarang.29"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Kelahiran kembali Theravada (abad ke-11 sampai sekarang)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 302px;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:TheravadaMap2.gif" class="image" title="Penyebaran aliran Buddha Theravada dari abad ke-11."&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9e/TheravadaMap2.gif" class="thumbimage" width="300" height="209" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:TheravadaMap2.gif" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; Penyebaran aliran Buddha &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Theravada" title="Theravada"&gt;Theravada&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-11" title="Abad ke-11"&gt;abad ke-11&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mulai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-11" title="Abad ke-11"&gt;abad ke-11&lt;/a&gt;, hancurnya agama Buddha di anak benua India oleh serbuan Islam menyebabkan kemunduran aliran Mahayana di Asia Tenggara. Rute daratan lewat anak benua India menjadi bahaya, maka arah perjalanan laut langsung di antara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timur_Tengah" title="Timur Tengah"&gt;Timur Tengah&lt;/a&gt; lewat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sri_Lanka" title="Sri Lanka"&gt;Sri Lanka&lt;/a&gt; dan ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cina" title="Cina"&gt;Cina&lt;/a&gt; terjadi, menyebabkan dipeluknya aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Theravada" title="Theravada"&gt;Theravada&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pali_kanon&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pali kanon (halaman belum tersedia)"&gt;Pali kanon&lt;/a&gt;, lalu diperkenalkan ke daerah sekitarnya sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-11" title="Abad ke-11"&gt;abad ke-11&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sri_Lanka" title="Sri Lanka"&gt;Sri Lanka&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Raja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anawrahta" title="Anawrahta"&gt;Anawrahta&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1044" title="1044"&gt;1044&lt;/a&gt;–&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1077" title="1077"&gt;1077&lt;/a&gt;), pendiri sejarah kekaisaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Birma" title="Birma" class="mw-redirect"&gt;Birma&lt;/a&gt;, mempersatukan negara dan memeluk aliran Theravada. Ini memulai membangun ribuan candi Budha &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pagan,_Myanmar&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pagan, Myanmar (halaman belum tersedia)"&gt;Pagan&lt;/a&gt;, ibu kota, di antara abad ke-11 dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-13" title="Abad ke-13"&gt;abad ke-13&lt;/a&gt;. Sekitar 2.000 di antaranya masih berdiri. Kekuasaan orang Birma surut dengan kenaikan orang Thai, dan dengan ditaklukannya ibu kota Pagan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Orang_Mongolia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Orang Mongolia (halaman belum tersedia)"&gt;orang Mongolia&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1287" title="1287"&gt;1287&lt;/a&gt;, tetapi aliran Buddha Theravada masih merupakan kepercayaan utama rakyat Myanmar sampai hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kepercayaan Theravada juga dipeluk oleh kerajaan etnik &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand" title="Thailand"&gt;Thai&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Sukhothai" title="Kerajaan Sukhothai"&gt;Sukhothai&lt;/a&gt; sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1260" title="1260"&gt;1260&lt;/a&gt;. Theravada lebih jauh menjadi kuat selama masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Ayutthaya" title="Kerajaan Ayutthaya"&gt;Ayutthaya&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-14" title="Abad ke-14"&gt;abad ke-14&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-18" title="Abad ke-18"&gt;abad ke-18&lt;/a&gt;), menjadi bagian integral masyarakat Thai. Di daratan Asia Tenggara, Theravada terus menyebar ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laos" title="Laos"&gt;Laos&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kamboja" title="Kamboja"&gt;Kamboja&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-13" title="Abad ke-13"&gt;abad ke-13&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt; sampai &lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tetapi, mulai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-14" title="Abad ke-14"&gt;abad ke-14&lt;/a&gt;, di daerah-daerah ujung pesisir dan kepulauan Asia Tenggara, pengaruh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; ternyata lebih kuat, mengembang ke dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;, dan kebanyakan pulau hingga ke selatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filipina" title="Filipina"&gt;Filipina&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3795091202622035485?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3795091202622035485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/sejarah-buddha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3795091202622035485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3795091202622035485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/sejarah-buddha.html' title='SEJARAH BUDDHA'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5990838639039296856</id><published>2009-09-13T17:53:00.002+07:00</published><updated>2009-09-13T18:00:34.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>k-touch h888 mirip nokia e71 akhirnya launching</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;k-touch h888 mirip nokia e71 akhirnya launching di medan dengan harga 990ribu.. dari penampilan si oke la.. cuman sayang di saat semua pemain ponsel cina memakai casing metal supaya mantap dan berkesan tinggi,ktouch malah memakai bahan plastik yang jadinya keliatan gemana gt a... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;dari segi fitur lumayan la walaupun masi kalah ama gstar 988 yang uda ada tv nya dan posecor yang dipake juga uda mk6235.. sementara ktouch baru mk6225 dan tidak ada tvnya.. harga gstar 988 cuma cukup mengesankan yakni cuma 1.098.000 dengan spek yang begitu fantastik.. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5990838639039296856?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5990838639039296856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/k-touch-h888-mirip-nokia-e71-akhirnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5990838639039296856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5990838639039296856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/k-touch-h888-mirip-nokia-e71-akhirnya.html' title='k-touch h888 mirip nokia e71 akhirnya launching'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-6705889096674870040</id><published>2009-09-08T19:09:00.001+07:00</published><updated>2009-09-08T19:09:42.217+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>Jadi 'Bintang', Samsung Star Laku 5 Juta</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;JAKARTA - Penjualan Samsung Star telah melampaui 5 juta unit bulan ini. Star yang mempunyai seri S5230 yang diluncurkan  bulan Mei, adalah model tercepat yang mencapai puncaknya dalam sejarah Samsung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Diluncurkan pertama kali di Eropa, satu juta smartphone layar sentuh ini telah terjual dalam waktu satu setengah bulan, setelah itu perusahaan memperluas usaha penjualannya untuk mencakup pasar CIS, Asia Tenggara dan Barat daya, Afrika Timur Tengah, Cina, dan Amerika Tengah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lebih dari 700.000 unit Star terjual pada bulan Mei dan lebih dari 900.000 di bulan Juni. Penjualan bulanan pada Juli dan Agustus masing-masing adalah 1,6 juta dan 1,8 juta. Berdasarkan pengamatan saat ini, Samsung memproyeksikan total penjualan secara kumulatif dapat mencapai 10 juta secara global pada bulan November.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Kami melihat permintaan untuk ponsel layar sentuh semakin meningkat dan kami akan terus menawarkan konsumen beragam produk, melalui dukungan kampanye pemasaran yang unik," ungkap Young-hee Lee, Vice President of Marketing Mobile Communications Division Samsung Electronics, seperti yang dikutip melalui keterangan resminya, Jumat (28/8/2009).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Star telah terjual dengan baik di Eropa, dimana Samsung berhasil menjual lebih dari 2,8 juta unit, dengan daftar penjualan teratas di pasar utama seperti Perancis, Inggris, Belanda dan Italia. Star diluncurkan sebagai ponsel dengan harga terjangkau, menarik perhatian kaum muda dengan kerampingannya 11,9 mm dan layar sentuh WQVGA 3 inci. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ponsel ini juga menawarkan fitur-fitur berteknologi terdepan seperti teknologi suara Samsung berkualitas tinggi, DNSe, serta kamera yang memungkinkan 'SmileShot' dan 'Bluetooth' v2.1. Keberhasilan Star secara global merupakan kontribusi desainnya yang manis, UI yang interaktif dan user-friendly.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Untuk mendorong penjualan, Samsung juga meluncurkan program pemasaran secara aktif di pasar negara berkembang dimana ponsel ini tengah dipasarkan, melalui kegiatan yang disesuaikan dengan tren tertentu di negara-negara tersebut, seperti kegiatan pengalaman Samsung Mobile Live dan pemasaran luar ruang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-6705889096674870040?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/6705889096674870040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/jadi-bintang-samsung-star-laku-5-juta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6705889096674870040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6705889096674870040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/jadi-bintang-samsung-star-laku-5-juta.html' title='Jadi &apos;Bintang&apos;, Samsung Star Laku 5 Juta'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-7275686034520800501</id><published>2009-09-08T19:06:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T19:08:08.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>Nexian T911 Ponsel TV QWERTY</title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selain dapat menikmati acara di televisi, hape online ini juga memiliki layanan yang hampir sama dengan G911&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Didukung fasilitas GPRS, pelanggan juga dapat menyicipi beberapa aplikasi built-in, seperti Facebook, Opera Mini, Mig33, dan I-Go.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Melengkapi aplikasi built-in tersebut, NX T911 juga menyematkan fitur pemutar MP3, radio FM, speaker stereo, perekam suara, perekam audio, kamera 2MP, hingga Bluetooth.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Terkait bonus dari Indosat, selain mendapatkan kartu perdana IM3, Nelpon dan SMS cuma Rp 0,1, pelanggan juga akan berhak atas bonus internetan IM3 700 menit dan kartu memori 1GB. Tak hanya itu, Indosat juga memberikan bonus lagu MP3 ‘Online’ yang dilantunkan Saykoji, serta Gratis Nelpon 60 menit per orang sesama anggota IM3 Grup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“Keandalan kualitas produk Nexian membuat kami dipercaya oleh berbagai operator telekomunikasi sebagai mitra penjualan produk bundling, yaitu dengan beberapa operator telekomunikasi di Indonesia, dan sebagai mitra tunggal program migrasi Indosat StarOne, dari pita frekuensi 1900 MHz ke 800MHz,” kata Martono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Untuk harganya, Ponsel TV Qwerty hasil bundling Indosat dan Nexian ini dibanderol seharga Rp 1.199.000, dan mulai tersedia sejak 28 Agustus 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Spesifikasi Nexian T911 :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;* Analag TV&lt;br /&gt;* Dual GSM 900/1800 Mhz&lt;br /&gt;* Colour LCD&lt;br /&gt;* MP3 Player, FM Radio&lt;br /&gt;* GPRS&lt;br /&gt;* Camera&lt;br /&gt;* Online Application: Facebook, Opera Mini, Mig33, i-go&lt;br /&gt;* Games Real Football 2009&lt;br /&gt;* Chatting Application&lt;br /&gt;* Email Browsing&lt;br /&gt;* Voice Recorder&lt;br /&gt;* Audio Recorder&lt;br /&gt;* Stereo Speaker&lt;br /&gt;* Bluetooth&lt;br /&gt;* Support External Memory&lt;br /&gt;* Handsfree&lt;br /&gt;* Language : Indonesian - English&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-7275686034520800501?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/7275686034520800501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/nexian-t911-ponsel-tv-qwerty.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7275686034520800501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7275686034520800501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/nexian-t911-ponsel-tv-qwerty.html' title='Nexian T911 Ponsel TV QWERTY'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-8782087144576054828</id><published>2009-09-08T19:03:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T19:04:21.119+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>MITO 2000 QWERTY ToucchScreen Kemudahan Facebook</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-family:Arial;font-size:130%;"  &gt;MITO 2000 Entertainment Centre (Luxberry Edition) akan dilauch mulai tanggal 3 September 2009 ini&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dari sisi desain, ponsel ini memiliki bentuk yang mungil dan ringan, sehingga semakin  memudahkan penggunanya. Mito 2000 memiliki LCD berukuran 2,2” Touchscreen, dimana tidak ada stylus pada ponsel ini sehingga pengoperasian layar sentuh seluruhnya dilakukan oleh jari tangan. Tombol navigasinya berada di pojok kanan bawah, sehingga dalam penggunannya akan lebih nyaman bila memakai dua tangan.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.perangtarifseluler.com/images/stories/gambarHP/mito-2000.jpg" style="float: left;" alt="Mito 2000" title="Mito 2000" width="550" border="0" height="290" hspace="6" /&gt;Pada bagian belakang terdapat kamera dengan resolusi VGA yang ditemani oleh cermin kecil untuk membantu dalam “self portrait”. Slot memori MicroSD berada di sisi samping sehingga penggunanya tidak perlu repot-repot lagi membuka penutup baterai bila ingin mengambilnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tren jejaring sosial Facebook dan fasilitas chatting yahoo messenger memang sedang menjadi aplikasi yang paling diminati saat ini terutama untuk kaum muda. Sehingga untuk kemudahannya dalam mengakses Facebook ini, Mito menawarkan sebuah fitur  yang disebut “One Touch Facebook”. Dimana pengguna dapat mengakses Facebook hanya dengan menekan lalu menahan tombol “Spacebar”. Ponsel yang telah dilengkapi JAVA ini tetap mengandalkan Bluetooth 2.1 (A2DP) dan GPRS untuk konektivitasnya.&lt;br /&gt;Fitur yang tidak kalah menarik lainnya dari ponsel ini adalah “Background Sound”. Dengan fitur “background” ini penggunanya dapat seolah-olah sedang berada dalam situasi tertentu ( sedang di jalan, restaurant, pub, dsb) pada saat menelpon. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-size: small; font-weight: bold;"&gt;Disamping itu, Mito 2000 juga dilengkapi dengan sensor gerak. Dengan fitur ini pengguna dapat mengganti wallpaper, musik dan photo hanya dengan menggoyangkan ponsel ini ke kiri atau ke kanan.&lt;br /&gt;Ponsel yang dilepas dengan harga resmi 888.000,-* ( utk di pameran Mito, persediaan terbatas) inimemiliki fitur multimedia yang sangat lengkap mulai dari MP3/MP4 player, image viewer, sound recorder, video recorder, FM radio dan kamera dengan resolusi VGA. Dan menariknya lagi, ponsel pintar ini sudah tidak memerlukan headset ketika sedang menyetel RadioFM.&lt;br /&gt;Dari segi kualitas suara tidak usah diragukan lagi karena produk Mito terkenal dengan output suara yang sangat keras dan tajam. Bagi yang tetap ingin menikmati aplikasi multimedia tanpa harus mengaktifkan telpon, ponsel ini juga dilengkapi dengan “flight mode”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-8782087144576054828?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/8782087144576054828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/mito-2000-qwerty-toucchscreen-kemudahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8782087144576054828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8782087144576054828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/mito-2000-qwerty-toucchscreen-kemudahan.html' title='MITO 2000 QWERTY ToucchScreen Kemudahan Facebook'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5917136338724519332</id><published>2009-09-08T19:00:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T19:02:51.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>Elzio, Ponsel Qwerty Berbentuk PDA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;JAKARTA - Geliat ponsel lokal diramaikan lagi oleh kedatangan ponsel-ponsel baru. Kali ini PT Surya Citra Multimedia menerobos pasar dengan mengusung brand Elzio.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;PT SCM sendiri merupakan unit bisnis milik PT Surya Putra Mandiri yang selama ini telah dikenal sebagai distributor ponsel di Indonesia yang didirikan sejak tahun 1998. PT SPM telah berpengalaman menjual produk-produk ponsel branded seperti Sony Ericsson, Nokia, Motorola, Samsung, O2 maupun BYRU.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Kondisi perekonomian negara yang sempat berimbas krisis ekonomi global dan berdampak pula dalam bisnis ponsel, tentunya tidak menyurutkan niat dan semangat untuk menghadirkan produk ponsel lokal. Meski sebelumnya, kami telah eksis dan berhasil dalam mendistribusikan ponsel-ponsel branded," ujar Direktur PT SCM Surya Candra Sudjana di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kali ini, lewat 'tangan' SCM, diterbitkanlah sebuah ponsel merek lokal bernama Elzio yang diklaim memiliki spesifikasi produk bermutu dengan harga terjangkau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img src="http://www.perangtarifseluler.com/images/stories/gambarHP/elzio.jpg" style="float: left;" alt="Elzio" title="Elzio" width="250" border="0" height="250" hspace="6" /&gt;Ponsel dengan ukuran mirip PDA ini memiliki berat 101 gram dengan kapasitas memori 1GB. Dukungan performanya menggunakan prosesor CPU 208 Mhz yang disebut sebagai kapasitas terbesar di kelasnya sehingga memungkinkan banyak program Java dijalankan termasuk MS Office Viewer.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Elzio mendukung jaringan GSM 2 On yang dilengkapi dnegan keyboard qwerty, TV tuner, Camera 5 megapiksel, aplikasi Facebook dan Twitter, Multi Angle Super LCD, MSOffice Viewer, GPRS/EDGE dan Java MIDP 2.0.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beberapa hal yang baru disematkan juga di Elzio untuk mendukung performa fitur dan layanan yang terintegrasi di dalamnya. Salah satunya adalah teknologi Real Media Variable Bitrate (RMVB). RMVB codec ini mampu mengakomodir file-file dengan format MP4, 3GP, ASF, WMV, MPEG, MKV, FLV. Fitur ini juga memungkinkan download file dengan proses yang cepat dan tidak terputus-putus. Bahkan ketika anda mendownload file dari YouTube sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Fitur beda lainnya adalah layanan instant messaging Palringo, yang memungkinkan komunikasi internet tidak hanya berkutat di format teks tapi juga mensupport proses transfer gambar dan suara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Saat ini Elzio hadir dengan tiga jenis warna dinamis, yaitu hijau apel, biru laut dan abu titanium. Ponsel ini dibandrol dengan harga cukup unik, sekira Rp1.456.789. (srn)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5917136338724519332?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5917136338724519332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/elzio-ponsel-qwerty-berbentuk-pda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5917136338724519332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5917136338724519332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/elzio-ponsel-qwerty-berbentuk-pda.html' title='Elzio, Ponsel Qwerty Berbentuk PDA'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-142071988917062634</id><published>2009-09-08T18:59:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T19:00:35.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BlackBerry'/><title type='text'>Axis Menuai 10.000 Pelanggan BlackBerry</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;JAKARTA - Sebagai pemain keempat setelah Telkomsel, Indosat, dan XL dalam bisnis layanan BlackBerry di Indonesia, PT Natrindo Telepon Seluler (Axis) mengaku puas dengan perolehan jumlah pelanggan BlackBerry saat ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"BlackBerry kita sudah digunakan lebih dari 10.000 pelanggan," kata Johan Buse, Chief Marketing Officer (CMO) of PT Natrindo Telepon Seluler (Axis) saat buka puasa bersama di Menara Axis, Jakarta, Kamis (3/9). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Johan Buse mengaku puas dengan pencapaian yang diperoleh Axis tersebut. Alasannya, jumlah pelanggan sebesar itu dituai Axis hanya dalam hitungan minggu. "Ini angka yang signifikan mengingat baru diluncurkan 6-7 minggu," ujarnya. Layanan BlackBerry Axis menawarkan biaya langganan dengan skema harian hingga bulanan dari Rp 3900 perhari hingga Rp 100.000 per bulan untuk akses internet dan layanan BlackBerry unlimited. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sementara itu, Direktur Utama Axis, Erik Aas menyatakan bahwa pihaknya masih optimistis dengan potensi pasar di Indonesia. Erik menegaskan bahwa Axis berkomitemen untuk berinvestasi di Indonesia dalam jangka panjang. WAH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-142071988917062634?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/142071988917062634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/axis-menuai-10000-pelanggan-blackberry.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/142071988917062634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/142071988917062634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/axis-menuai-10000-pelanggan-blackberry.html' title='Axis Menuai 10.000 Pelanggan BlackBerry'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-7270773128195100623</id><published>2009-09-08T18:58:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T18:59:01.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>NexianBerry Versi 2 Lebih Fresh, Tak Cuma Buat Facebook</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JAKARTA - Sukses Nexian G900 yang dikenal dengan sebutan NexianBerry karena profilnya yang menggunakan tombol QWERTY seperti BlackBerry masih berlanjut. Bahkan produsen ponsel lokal tersebut merilis versi kedua yang tampil lebih fresh baik dari tampak luar maupun dalam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Secara umum, desainnya sama saja dengan versi terdahulu namun kali ini G900 tersedia dalam banyak pilihan warna, pink, biru, putih, oranye, dan merah di bagian latar belakang keyboardnya. Sejumlah aplikasi yang ditanamkan di dalamnya juga semakin lengkap tak hanya mengandalkan shortcut Facebook seperti saat versi pertama diluncurkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Untuk melakukan update status di Facebook sudah disediakan menu khusus. Demikian juga jika ingin melakukan chatting, sudah tersedia fasilitas eBuddy untuk layanan MSN, GTalk, Yahoo. Kali ini juga sudah ada browser Opera Mini untuk akses internet lebih nyaman daripada browser bawaan Nexian. Untuk hiburan juga tersedia MP3 player dan radio.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selain memiliki desain dan warna cerah, ponsel dengan harga terjangkau ini memiliki dual GSM 900/1800 MHz yang sama-sama aktif dan mendukung jaringan data GPRS. Pengguna yang jeli memperhatkan tarik internet dan bicara bisa memilih dua nomor dari operator berbeda untuk keperluan tersebut agar mendapatkan harga yang sama-sama miring.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NexianBerry versi dua ini kembali dibundling dengan kartu perdana XL bebas dengan penawaran gratis 10 sms, 10 menit bicara sesama XL, dan 1 MB internetan dari kartu perdana yang sudah disematkan dalam paket tersebut. Meski demikian slot SIM card-nya unlock, tidak dikunci khusus untuk jaringan XL, sehingga pengguna bisa bebas mengganti-ganti kartu manapun. Harga jualnya pun dibanderol lebih miring di bawah Rp 1 juta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-7270773128195100623?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/7270773128195100623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/nexianberry-versi-2-lebih-fresh-tak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7270773128195100623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7270773128195100623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/nexianberry-versi-2-lebih-fresh-tak.html' title='NexianBerry Versi 2 Lebih Fresh, Tak Cuma Buat Facebook'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-6720290274457904929</id><published>2009-09-08T18:56:00.001+07:00</published><updated>2009-09-08T18:57:43.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BlackBerry'/><title type='text'>Keran Impor Dibuka - BlackBerry Gemini Siap Serbu Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta - Terhitung hari ini, Senin (7/9/2009), pemerintah Indonesia mulai mencabut pembekuan sertifikat A milik Research In Motion (RIM) selaku prinsipal produk BlackBerry.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dengan demikian, Indosat, Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL) dan Natrindo Telepon Seluler (Axis) selaku mitra resmi RIM yang memiliki sertifikat B, sudah bisa kembali mengimpor ponsel terbaru besutan Kanada tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Chief Marketing Officer Indosat Guntur S Siboro, GM Marketing Telkomsel Nirwan Lesmana, GM Sales XL Handono Warih, dan Head of Corporate Communication Axis Anita Avianty, menyambut putusan ini dengan suka cita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sebab, dengan kembali dibukanya keran impor tersebut, itu artinya puluhan sampai ratusan ribu varian BlackBerry Gemini dengan garansi resmi operator bisa segera masuk menyerbu Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Kami menyambut baik dan siap menunggu sign dari pihak RIM untuk melakukan pre-order Gemini dalam waktu dekat," ujar Warih senada dengan lainnya, kepada detikINET, Senin (7/9/2009).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Baik Warih, Guntur, dan Nirwan, pernah mengungkap, bahwa minimum order untuk pengadaan impor BlackBerry Gemini tiap operator adalah 20 ribu unit. Pun, jumlah tersebut diyakini masih akan bertambah karena ponsel ini diproyeksi bakal banyak peminat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Gemini adalah varian terbaru milik RIM yang dibanderol dengan harga Rp 3 juta-an. Hadirnya Gemini diyakini akan mendongkrak jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia dari yang saat ini berkisar 400 ribu pelanggan dari keempat mitra operator tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-6720290274457904929?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/6720290274457904929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/keran-impor-dibuka-blackberry-gemini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6720290274457904929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6720290274457904929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/keran-impor-dibuka-blackberry-gemini.html' title='Keran Impor Dibuka - BlackBerry Gemini Siap Serbu Indonesia'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5365901415739366980</id><published>2009-09-08T18:54:00.001+07:00</published><updated>2009-09-08T18:56:01.553+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BlackBerry'/><title type='text'>RIM Masih Belum Melunak untuk BB Non-Operator</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta - Research in Motion sepertinya masih keukeuh untuk tidak menerima layanan purna jualnya bagi perangkat BlackBerry Non-Operator. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Alhasil, ponsel pintar besutan perusahaan asal Kanada itu yang dibeli dari importir paralel tak bisa merasakan layanan BlackBerry Authorized Repair Center yang baru didirikan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dalam pernyataan resminya, Senin (7/9/2009), RIM mengatakan bahwa BlackBerry Authorized Repair Center dapat memperbaiki segala model smartphone BlackBerry bergaransi yang dijual melalui jalur-jalur resmi RIM di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dengan kata lain, jalur resmi yang diakui RIM adalah yang dijual di mitra operator resmi mereka, yakni Indosat, XL, Telkomsel dan Axis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Padahal sebelumnya, dikatakan Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, RIM sudah ada niat untuk membuka pintu kerja sama dengan para importir. Sehingga, bagi pengguna BlackBerry non-operator dapat juga menikmati BlackBerry Authorized Repair Center yang sudah beroperasi sejak 21 Agustus 2009 lali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Namun sayangnya, niat RIM tersebut masih belum terlihat titik terang dan masih saja menunjukkan eksklusivitasnya. Terlebih menurut data operator, sekitar 80 persen BlackBerry yang beredar di Indonesia itu dikuasai oleh produk importir paralel yang tidak diakui oleh RIM. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;RIM sendiri mengaku sudah bekerjasama dengan Departemen Komunikasi &amp;amp; Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan regulasi setempat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"RIM selalu berusaha untuk mematuhi ketentuan regulasi di masing-masing lebih dari 165 negara di mana RIM beroperasi untuk mendukung para pelanggan dan mitra BlackBerry". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Sebagai tambahan, RIM telah menunjuk berbagai BlackBerry Authorized Customer Care Center di Indonesia yang akan berhubungan langsung dengan pelanggan," pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5365901415739366980?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5365901415739366980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/rim-masih-belum-melunak-untuk-bb-non_08.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5365901415739366980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5365901415739366980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/rim-masih-belum-melunak-untuk-bb-non_08.html' title='RIM Masih Belum Melunak untuk BB Non-Operator'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-8407163326094773095</id><published>2009-09-08T18:54:00.000+07:00</published><updated>2009-09-08T18:55:59.114+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BlackBerry'/><title type='text'>RIM Masih Belum Melunak untuk BB Non-Operator</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta - Research in Motion sepertinya masih keukeuh untuk tidak menerima layanan purna jualnya bagi perangkat BlackBerry Non-Operator. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Alhasil, ponsel pintar besutan perusahaan asal Kanada itu yang dibeli dari importir paralel tak bisa merasakan layanan BlackBerry Authorized Repair Center yang baru didirikan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dalam pernyataan resminya, Senin (7/9/2009), RIM mengatakan bahwa BlackBerry Authorized Repair Center dapat memperbaiki segala model smartphone BlackBerry bergaransi yang dijual melalui jalur-jalur resmi RIM di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dengan kata lain, jalur resmi yang diakui RIM adalah yang dijual di mitra operator resmi mereka, yakni Indosat, XL, Telkomsel dan Axis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Padahal sebelumnya, dikatakan Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, RIM sudah ada niat untuk membuka pintu kerja sama dengan para importir. Sehingga, bagi pengguna BlackBerry non-operator dapat juga menikmati BlackBerry Authorized Repair Center yang sudah beroperasi sejak 21 Agustus 2009 lali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Namun sayangnya, niat RIM tersebut masih belum terlihat titik terang dan masih saja menunjukkan eksklusivitasnya. Terlebih menurut data operator, sekitar 80 persen BlackBerry yang beredar di Indonesia itu dikuasai oleh produk importir paralel yang tidak diakui oleh RIM. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;RIM sendiri mengaku sudah bekerjasama dengan Departemen Komunikasi &amp;amp; Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan regulasi setempat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"RIM selalu berusaha untuk mematuhi ketentuan regulasi di masing-masing lebih dari 165 negara di mana RIM beroperasi untuk mendukung para pelanggan dan mitra BlackBerry". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Sebagai tambahan, RIM telah menunjuk berbagai BlackBerry Authorized Customer Care Center di Indonesia yang akan berhubungan langsung dengan pelanggan," pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-8407163326094773095?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/8407163326094773095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/rim-masih-belum-melunak-untuk-bb-non.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8407163326094773095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8407163326094773095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/rim-masih-belum-melunak-untuk-bb-non.html' title='RIM Masih Belum Melunak untuk BB Non-Operator'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-6129628077898650528</id><published>2009-09-01T19:27:00.000+07:00</published><updated>2009-09-01T19:29:57.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>ASTAGA... JUALAN GANJA DI RUTAN.. PENJAGA RUTANNYA PULA.. GAWAT..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Reskrim Polsek Helvetia membongkar jaringan peredaran narkoba di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan , Kamis (27/8). Seorang oknum PNS bagian biro umum di jajaran Pemprovsu Edward Krison Situmorang (33) dan staf pengaman rutan Tanjung Gusta Sarlon Tua Sihaloho terlibat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Keduanya diamankan setelah petugas mendapat informasi dari Susilo, seorang napi. Susilo yang ditahan karena kasus psikotropika itu mengaku ganja sebanyak 193 paket milik seorang staf pengamanan rutan, Sarlon Tua Sihaloho. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Selanjutnya, setelah diinterogasi polisi, staf pengaman rutan yang mengaku baru 4 tahun bertugas itu mengaku ganja dipesan melalui Edward alias Edu, PNS golongan II D di biro umum Pemprovsu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seterusnya petugas menggerebek rumah Edu yang saat itu kebetulan sedang minum tuak sambil menikmati ganja. Tak mampu menghindari sergapan petugas, Edu dan temannya Yudi (24) pun langsung diamankan bersama barang bukti daun ganja yang hendak dilinting. Ternyata saat digeledah, dari atas lemari dapur Edu, ditemukan 1,6 Kg ganja kering. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Setelah memastikan ganja kering itu milik Edu, polisi kemudian memboyong bapak beranak dua itu dan temannya Yudi merupakan tetangga Edu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Akibat terlibat peredaran narkotika, mereka dikenakan pasal 78 subsider 82 tentang narkotika yang ancaman penjara 10 tahun. Sedangkan Yudi hanya dikenakan pasal 78 no 22 tahun 1997 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Edu mengaku, dirinya mau disuruh Sarlon membeli ganja karena gajinya sebagai PNS golongan II D hanya Rp1,8 juta itu tidak cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alasan lainnya, pria yang sudah 13 tahun mengabdi menjadi PNS itu mengaku senang dengan upah Rp300 ribu setiap mengantarkan pesanan ganja milik Sarlon. Karena itulah Edu merasa uang upah mengantar ganja itu cukup membantu kebutuhan sehari - hari keluarganya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Kek manalah bang. Anak dua, rumah nyewa. Gaji Rp1, 8 juta nggak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Makanya aku mau, setiap aku mengantarkan pesanan ganja Sarlon, aku diberi Rp300 ribu. Lumayan juga buat tambahan," bebernya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; AKP J C Simanjuntak, Kapolsek Helvetia menegaskan mereka (selain Yudi) sudah termasuk sindikat jaringan peredaran narkotika di kawasan rutan Tanjung Gusta. Selanjutnya, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak rutan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-6129628077898650528?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/6129628077898650528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/astaga-jualan-ganja-di-rutan-penjaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6129628077898650528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/6129628077898650528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/astaga-jualan-ganja-di-rutan-penjaga.html' title='ASTAGA... JUALAN GANJA DI RUTAN.. PENJAGA RUTANNYA PULA.. GAWAT..'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-4746748523634096295</id><published>2009-09-01T19:22:00.000+07:00</published><updated>2009-09-01T19:27:16.541+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>RATU EKSTASI disidang oi.. MANTAP...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sri Yuniwati alias Ayu (32) warga Jalan Veteran Pasar X Labuhan Deli diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (31/8) terkait kepemilikan 276 pil ekstasi. Ibu Rumah Tangga yang dijuluki "Ratu Ekstasi Medan" itu dijerat pasal 59 ayat 1 huruf c dan huruf e UU RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika golongan I.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Di depan majelis hakim diketua, Sutadi SH, jaksa penuntut umum (JPU) Oki Permana, SH dalam dakwaannya mengatakan terdakwa ditangkap polisi, Minggu 17 Mei 2009 sekira pukul 13.00 di pelataran parkir Plaza Millenium karena tanpa hak mengedarkan pil ekstasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Penangkapan itu, sebut JPU, atas informasi yang didapat dari masyarakat bahwa di lokasi itu sering terjadi transaksi. Polisi kemudian mengintainya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Selanjutnya polisi melihat seorang pembeli yang siap bertransaksi. Setelah menunggu, lalu terdakwa muncul mengendarai sepedamotor BK 6334 UC masuk ke pelataran parkir Plaza Millenium. "Ketika tiba di lokasi itu, terdakwa hendak transaksi psikoptropika golongan I pil ekstasi dengan seorang pria yang sudah menunggunya. Namun saat terdakwa menyerahkan bungkusan plastik berisi ratusan butir pil ekstasi kepada calon pembelinya, tiga anggota polisi itu langsung menyergapnya lalu pembeli berhasil melarikan diri," kata JPU membacakan dakwaanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dari berita acara analisis laboratorium barang bukti dan psikotropika Pusat Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan No Lab 1979/KNF/2009 tanggal 4 Juni 2009 bahwa barang yang dibawa terdakwa benar mengandung MDMA dan terdaftar dalam golongan I Nomor urut 11 lampiran UU RI No 5 tahun 1997.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Setelah pembacaan dakwaan JPU, majelis hakim Sutadi menunda sidang hingga Senin depan guna mendengarkan sejumlah keterangan saksi dari polisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-4746748523634096295?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/4746748523634096295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/ratu-ekstasi-disidang-oi-mantap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4746748523634096295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4746748523634096295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/ratu-ekstasi-disidang-oi-mantap.html' title='RATU EKSTASI disidang oi.. MANTAP...'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-7287331902420577346</id><published>2009-09-01T19:14:00.001+07:00</published><updated>2009-09-01T19:21:57.714+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>Diduga Lakukan Penipuan atas Seorang Pasien RS Bandung akan Tempuh Upaya Hukum</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pihak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;RS Bandung saat ini tengah mempersiapkan upaya hukum terkait adanya dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan sejumlah pihak terkait pemberitaan dan dugaan telah terjadinya fitnah yang dilakukan seorang pasien, Ratnawati, yang disebut-sebut disandera pihak rumah sakit yang terletak di Jalan Mistar Medan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Ratnawati yang masuk ke RS Bandung pada tanggal 22 Agustus 2009 tidak mampu menyelesaikan tagihan pembayaran sebesar Rp4.375.000, karena dirinya melahirkan di RS tersebut dengan cara operasi Caesar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Humas RS Bandung Medan Joko Soesilo Chou SE, didampingi penanggungjawab RS Bandung dr Fadhil kepada wartawan, Selasa (1/9) menyatakan, bahwa Ratnawati masuk pada tanggal 22 Agustus 2009, dengan ditemani seorang pria bernama Bunyamin yang mengaku suaminya. Ratna datang berdasarkan rujukan seorang dokter dan bidan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Menurut Joko, ketika masuk mendaftarkan diri, sesuai prosedur pihak rumahsakit mempertanyakan apakah pasien Ratnawati terdaftar sebagai peserta Jamkesmas, namun Ratna mengaku ingin mendapatkan pelayanan secara layaknya pasien umum. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Ketika pasien Ratnawati tidak bisa memberikan uang jaminan, kami sudah menganjurkan dibawa ke Rumahsakit Pirngadi Medan, namun dia tetap ngotot ingin dirawat sebagai pasien umum," kata Joko. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Namun ketika ingin ditagih, Ratnawati mengelak untuk membayar dan mengaku sebagai peserta Jamkesmas. "Namun anehnya ketika diminta kartu Jamkesmasnya Ratnawati tidak mampu menunjukkan kartu Jamkesmasnya. Ratna juga tidak mampu menunjukkan kartu identitasnya," kata Joko. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Belakangan ada seorang wanita bernama Dewi yang mengaku keluarga terdekat Ratna. Dia menuding pihak RS Bandung sengaja menahan Ratna, karena tidak mampu membayar tagihan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Padahal, RS Bandung sudah memberikan kemudahan kepada Ratna untuk membayarkan Rp4.375.000, sedangkan sisanya, tidak dibayarkan lagi. "Itupun hingga kini tidak dibayarkan juga," kata Joko. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Semula Dewi menawarkan untuk membayarkan Rp1.500.000, namun itupun tak dibayarkannya. Dewi bahkan menyuruh RS Bandung untuk mengambil bayi Ratna dan membayarkan uang kompensasi sebanyak Rp10 juta atas anak tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Kita jadi merasa heran, siapa sebenarnya yang menyandera pasien bernama Ratna. Karena kita sudah memberikan kemudahan dan itupun tidak dilakukan," kata Ratna. Dia menyesalkan maraknya pemberitaan di media yang menyebutkan pihak RS Bandung menyandera pasien.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Belakangan setelah ‘heboh' di media soal pemberitaan dirinya disandera, pasien bernama Ratna ini telah membuat pernyataan tertulis diatas surat bermaterai Rp6 ribu, yang isinya membantah bahwa dirinya telah disandera RS Bandung. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dalam surat itu, Ratna menyatakan bahwa benar dirinya telah dilakukan tindakan operasi kelahiran dan perawatan di RS Bandung Medan sejak tanggal 22 Agustus 2009 hingga 31 Agustus 21009. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Ratna juga menyatakan tidak merasa telah dilakukan penyanderaan atas dirinya maupun anaknya, dan tidak pernah merasa diperlakukan tidak baik selama dalam perawatan RS Bandung Medan. "Dan saya tidak pernah menyatakan kepada media pemberitaan bahwasanya saya disandera RS Bandung Medan sesuai dengan pemberitaan di media. Saya menyatakan bahwasanya pemberitaan tersebut tidak benar," kata Ratnawati dalam surat bermaterai yang ditandatanganinya tersebut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-7287331902420577346?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/7287331902420577346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/diduga-lakukan-penipuan-atas-seorang_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7287331902420577346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7287331902420577346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/diduga-lakukan-penipuan-atas-seorang_01.html' title='Diduga Lakukan Penipuan atas Seorang Pasien RS Bandung akan Tempuh Upaya Hukum'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-2093034318549769854</id><published>2009-09-01T19:14:00.000+07:00</published><updated>2009-09-01T19:21:53.782+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>Diduga Lakukan Penipuan atas Seorang Pasien RS Bandung akan Tempuh Upaya Hukum</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pihak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;RS Bandung saat ini tengah mempersiapkan upaya hukum terkait adanya dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan sejumlah pihak terkait pemberitaan dan dugaan telah terjadinya fitnah yang dilakukan seorang pasien, Ratnawati, yang disebut-sebut disandera pihak rumah sakit yang terletak di Jalan Mistar Medan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Ratnawati yang masuk ke RS Bandung pada tanggal 22 Agustus 2009 tidak mampu menyelesaikan tagihan pembayaran sebesar Rp4.375.000, karena dirinya melahirkan di RS tersebut dengan cara operasi Caesar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Humas RS Bandung Medan Joko Soesilo Chou SE, didampingi penanggungjawab RS Bandung dr Fadhil kepada wartawan, Selasa (1/9) menyatakan, bahwa Ratnawati masuk pada tanggal 22 Agustus 2009, dengan ditemani seorang pria bernama Bunyamin yang mengaku suaminya. Ratna datang berdasarkan rujukan seorang dokter dan bidan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Menurut Joko, ketika masuk mendaftarkan diri, sesuai prosedur pihak rumahsakit mempertanyakan apakah pasien Ratnawati terdaftar sebagai peserta Jamkesmas, namun Ratna mengaku ingin mendapatkan pelayanan secara layaknya pasien umum. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Ketika pasien Ratnawati tidak bisa memberikan uang jaminan, kami sudah menganjurkan dibawa ke Rumahsakit Pirngadi Medan, namun dia tetap ngotot ingin dirawat sebagai pasien umum," kata Joko. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Namun ketika ingin ditagih, Ratnawati mengelak untuk membayar dan mengaku sebagai peserta Jamkesmas. "Namun anehnya ketika diminta kartu Jamkesmasnya Ratnawati tidak mampu menunjukkan kartu Jamkesmasnya. Ratna juga tidak mampu menunjukkan kartu identitasnya," kata Joko. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Belakangan ada seorang wanita bernama Dewi yang mengaku keluarga terdekat Ratna. Dia menuding pihak RS Bandung sengaja menahan Ratna, karena tidak mampu membayar tagihan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Padahal, RS Bandung sudah memberikan kemudahan kepada Ratna untuk membayarkan Rp4.375.000, sedangkan sisanya, tidak dibayarkan lagi. "Itupun hingga kini tidak dibayarkan juga," kata Joko. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Semula Dewi menawarkan untuk membayarkan Rp1.500.000, namun itupun tak dibayarkannya. Dewi bahkan menyuruh RS Bandung untuk mengambil bayi Ratna dan membayarkan uang kompensasi sebanyak Rp10 juta atas anak tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Kita jadi merasa heran, siapa sebenarnya yang menyandera pasien bernama Ratna. Karena kita sudah memberikan kemudahan dan itupun tidak dilakukan," kata Ratna. Dia menyesalkan maraknya pemberitaan di media yang menyebutkan pihak RS Bandung menyandera pasien.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Belakangan setelah ‘heboh' di media soal pemberitaan dirinya disandera, pasien bernama Ratna ini telah membuat pernyataan tertulis diatas surat bermaterai Rp6 ribu, yang isinya membantah bahwa dirinya telah disandera RS Bandung. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dalam surat itu, Ratna menyatakan bahwa benar dirinya telah dilakukan tindakan operasi kelahiran dan perawatan di RS Bandung Medan sejak tanggal 22 Agustus 2009 hingga 31 Agustus 21009. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Ratna juga menyatakan tidak merasa telah dilakukan penyanderaan atas dirinya maupun anaknya, dan tidak pernah merasa diperlakukan tidak baik selama dalam perawatan RS Bandung Medan. "Dan saya tidak pernah menyatakan kepada media pemberitaan bahwasanya saya disandera RS Bandung Medan sesuai dengan pemberitaan di media. Saya menyatakan bahwasanya pemberitaan tersebut tidak benar," kata Ratnawati dalam surat bermaterai yang ditandatanganinya tersebut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-2093034318549769854?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/2093034318549769854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/diduga-lakukan-penipuan-atas-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2093034318549769854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2093034318549769854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/09/diduga-lakukan-penipuan-atas-seorang.html' title='Diduga Lakukan Penipuan atas Seorang Pasien RS Bandung akan Tempuh Upaya Hukum'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-2935816100756120073</id><published>2009-08-28T22:01:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T22:04:37.156+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>Kabid Humas Poldasu : “Ada Jual Mercon, SMS Kepada Saya 0811648978”</title><content type='html'>Polda Sumut kembali mengingatkan agar masyarakat tidak menjual petasan atau mercon selama bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;"Ini sudah perintah dari Kapoldasu agar tidak ada yang menjual mercon selama Ramadhan. Kalau ada yang kedapatan menjual mercon, polisi akan melakukan penangkapan," tegas Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol. Baharudin Djafar pada wartawan Kamis (27/8) sore tadi.&lt;br /&gt;Ia menambahkan, jika masih ada yang menjual mercon, masyarakat bisa langsung menghubungi polisi terdekat. "Atau kirim pesan (SMS) kepada saya 0811648978 untuk dilakukan penindakan," kata Baharudin.&lt;br /&gt;Dibeberkannya, memang selama ini terdapat sejumlah perusahaan yang dilegalkan menjual petasan atau mercon, yang semuanya distributornya dari Jakarta . Tetapi kata dia, perlu persyaratan untuk menjual mercon itu, termasuk penggunaannya. "Jadi bukan menjual dan meletupkannya secara sembarangan." Tutur juru bicara Poldasu tersebut.&lt;br /&gt;Selanjutnya, mercon itu dibagi ke dalam beberapa jenis, ada yang bersuara, namun ada juga yang hanya mengeluarkan percikan cahaya. Mercon bersuara juga terdiri beberapa jenis, karena ada yang sekedar letupan kecil, yang biasa dipakai masyarakat, namun juga ada yang letupannya besar, tapi tetap dalam keadaan low explosive (tidak dahsyat).&lt;br /&gt;"Tetapi begitu, ledakan low explosive bisa juga membahayakan, sehingga perlu seorang ahli untuk melakukan peledakan. Ini biasanya diguanakan untuk acara musik atau lainnya," kata Baharudin.&lt;br /&gt;Dari kesemua itu, kata, Kabid Humas Poldasu Pol Baharudin Djafar, penjualannya harus melalui izin Mabes Polri yang direkomendasikan ke Polda di seluruh Indonesia . Sedangkan untuk mercon yang kerap dipakai oleh umum, persyaratanya misalnya, sumbu minimal 2 inci dan panjang 8 inci. Kemudian beratnya di bawah 20 gram.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-2935816100756120073?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/2935816100756120073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kabid-humas-poldasu-ada-jual-mercon-sms.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2935816100756120073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2935816100756120073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kabid-humas-poldasu-ada-jual-mercon-sms.html' title='Kabid Humas Poldasu : “Ada Jual Mercon, SMS Kepada Saya 0811648978”'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-2727998505455478135</id><published>2009-08-28T21:59:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T22:01:05.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>Gudang Logam Dibobol Sekawanan Maling</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Gudang Logam No.35 yang terletak di kawasan Jalan Pasar VIII Pajak Gambir Tembung milik Aseng alias Sukidin (50), Jumat (28/8) dini hari dibobol sekelompok kawanan maling. Dalam aksi tersebut, maling berhasil menggondol bahan baku untuk pembuatan logam yang ditaksir berharga mencapai Rp 50 juta. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kejadiannya berawal, gudang dijaga oleh satpam bernama Anton (33) warga Tembung. Saat menjaga pintu depan, tanpa disadari ternyata para pelaku masuk dari belakang dengan merusak atap. Setelah itu sekawanan maling tersebut masuk dari atap belakang dan menggasak bahan baku logam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Sementara Anton yang sedang control ke belakang terkejut melihat atap gudang terbuka dan rusak. Saat diperiksa, ternyata sudah ada bahan baku logam yang hilang. Lalu penjaga gudang langsung menghubungi pimpinannya yakni Aseng.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Setibanya pemilik gudang, saat diperiksa ternyata memang benar bahwa bahan baku logam yang ditaksir seharga mencapai Rp 50 juta itu telah raib. Merasa telah kecurian, maka korban membuat pengaduan ke Polsekta Percut Sei Tuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Petugas yang menerima laporan tersebut langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi, petugas meminta agar cctv yang terpasang dibeberapa sudut dugang agar diputar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Begitu diputar rekaman cctv tersebut, ternyata terlihat ada tiga pria yang tidak dikenal terekam sedang mencuri bahan baku logam. Berasarkan rekaman cctv itu, petugas langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Sekarang ini, petugas masih memburu para pelaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-2727998505455478135?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/2727998505455478135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/gudang-logam-dibobol-sekawanan-maling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2727998505455478135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2727998505455478135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/gudang-logam-dibobol-sekawanan-maling.html' title='Gudang Logam Dibobol Sekawanan Maling'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-1158798700405860246</id><published>2009-08-28T21:54:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T21:59:16.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasus PROTAP'/><title type='text'>Sidang Lanjutan Protap Ketua dan Sekretaris BEM Dituntut 8 Tahun Penjara</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Dinilai terbukti melakukan pembubaran persidangan di gedung DPRDSU, Ketua dan Sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Anju Naibaho dan Urat Sihombing dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa penuntut umum (JPU), Maswarni Siregar SH, Kamis (27/8), saat sidang lanjutan demo anarkis di DPRDSU, menuntut Pemekaran Tapanuli (Protap).&lt;br /&gt;    Dalam Tuntutan JPU di depan majelis hakim dipimpin Asmui SH disebutkan, terdakwa terbukti melanggar pasal 146 jo 55 KUHP. Menurut JPU, hal yang memberatkan, para terdakwa sebagai seorang mahasiswa tidak memberikan kelakuan yang baik dan merusak citra demokrasi Indonesia serta membubarkan persidang di gedung dewan.&lt;br /&gt;   Sedangkan hal yang meringankan untuk para terdakwa, selama dalam persidangan terdakwa sopan dan belum pernah ditahan. Di luar persidangan, Anju Naibaho mengatakan, dirinya menanyakan kepada wartawan persidangan mana yang dia bubarkan.&lt;br /&gt;Menurutnya, yang membuat UU adalah DPR RI, jadi dirinya menolak dituduh anarkis melakukan pembubaran. "Setahu saya, yang anarkis adalah para koruptor, kenapa mereka dihukum lebih ringan", tanya Anju lagi kepada wartawan.&lt;br /&gt;Bukan hanya Anju dan Urat saja yang dituntut, melainkan Robert Sitorus dan Natajaya Simangunsong juga mendapatkan tuntutan. Robert dan Natajaya dituntut 7 tahun penjara oleh jaksa penuntut masing masing.&lt;br /&gt;Sementara di persidangan lain, Ganda maratua Hutasoit divonis 2,6 tahun penjara oleh majelis hakim dipimpin, Mayawaty SH. Vonis tersebut lebih ringan 4,4 tahun penjara dari tuntutan JPU, Rotua Hutabarat SH dengan menuntut terdakwa 7 tahun penjara.&lt;br /&gt;Dalam amar pututusan majelis disebutkan, terdakwa terbukti melanggar pasal 146 jo 55 KUHP. Sedangkan JPU ketika mendengar putusan tersebut dipersidangan mengatakan akan melakukan banding. Sementara penasehat hukum terdakwa dan terdakwa mengatakan pikir pikir.&lt;br /&gt;Sekedar mengingatkan, dari keterangan saksi saksi dipersidangan diantaranya, Azwir Sofyan salah seorang anggota DPRD Sumut dan Setia Gurusinga anggota Poltabes MS maka diambil keputusan seperti diatas.&lt;br /&gt;Disitu dijelaskan, dalam keterangannya di persidangan, Azwir mengatakan bahwa pada 3 Februari 2009 sekitar pukul 10.00 Wib, saksi tiba di DPRD Sumut untuk mengikuti rapat paripurna. Saat menuju lantai II dan hendak masuk melalui pintu depan gedung paripurna, saksi tertahan akibat banyaknya massa pengunjuk rasa.&lt;br /&gt;Lalu, saksi memutuskan untuk tidak masuk ke gedung paripurna untuk mengikuti sidang dan memilih turun ke lantai I keruangan Komisi B tempat saksi bertugas. Tidak berapa lama kemudian, lewat kaca jendela komisi B, saksi melihat Ketua DPRD Drs Abdul Azis Angkat MSP sudah dikerubuti massa di samping pintu gerbang DPRD dengan Bank Mandiri. Kemudian terdakwa berbegas menuju kesana.&lt;br /&gt;Sementara saksi Setia Gurusinga menuturkan bahwa sekitar pukul 10.00 Wib,saksi ditelepon komandannya untuk merapat ke gedung DPRD Sumut karena ada unjuk rasa.Saat saksi tiba,dilantai II terjadi dorong-dorongan antara petugas yang berjaga dipintu ruang siding utama dengan massa pengunjuk rasa yang ingin masuk.&lt;br /&gt;Karena personel polisi tidak seimbang, pintu masuk ruang sidang utama berhasil dijebol pengunjuk rasa dan berhasil masuk kedalam.Selanjutnya, massa melakukan pengrusakan dengan memecahkan gelas,melempar papan nama anggota DPRD,melakukan orasi-orasi bahkan berdiri diatas meja.&lt;br /&gt;Saksi menjelaskan,dirinya tidak melakukan apa-apa dan hanya melakukan pemantauan saja.Saksi melihat jelas keberadaan terdakwa saat ikut melakukan dorong-dorongan dengan pengunjuk rasa yang bermaksud masuk ke ruang sidang utama. Jarak saksi dengan terdakwa hanya sekitar 2 meter&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-1158798700405860246?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/1158798700405860246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/sidang-lanjutan-protap-ketua-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1158798700405860246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1158798700405860246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/sidang-lanjutan-protap-ketua-dan.html' title='Sidang Lanjutan Protap Ketua dan Sekretaris BEM Dituntut 8 Tahun Penjara'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-2502829964378827380</id><published>2009-08-28T21:49:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T21:52:46.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>Dua Penucuri Spesialis Kaca Spion Tertangkap Tangan Saat Beraksi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dua pria pelaku pencuian spesialis kaca spion mobil, Kamis (27/8) malam, tertangkap tangan oleh anggota Reskrim Poltabes Medan saat beraksi di kawasan Jalan Sutrisno Medan. Kedua pelaku yang diamankan ini masing-masing berinisial BH (35) dan ID (31) warga Medan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kasat Reskrim Poltabes Medan Kompol Gidion Arif Setiyawan, Jumat (28/8) kepada wartawan membenarkan adanya penangkapan dua pelaku pencuri spesialis kaca spion mobil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dijelaskannya, kejadiannya berawal, malam itu peugas sedang melakukan patroli rutin. Saat melintas di kawasan Jalan Sutrisno Medan, petugas merasa curiga dengan dua pelaku yang secara mengendap-ngendap mendekati mobil vios yang parker dipinggir jalan tanpa ada pemiliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Karena tindakan aneh itu makanya petugas mengintainya dari jarak tidak begitu jauh. Saat dilihat ternyata dua pelaku mencuri kaca spion mobil vios yang parker tersebut. Karena sudah beraksi, maka petugas langsung menangkap kedua pelaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Saat dibekuk, kedua tersangka tidak bekutik karena tertangkap tangan oleh petugas saat melakukan aksinya. Kemudian pelaku dan barang bukti diboyong ke komando. Sedangkan pemilik mobil Vios yang belum diketahui namanya itu menyusul membuat pengaduan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Untuk memperanggungjawabkan perbuatannya sekaligus menunggu proses selanjutnya, kini kedua tersangka dijebloskan ke dalam sel penjara Mapoltabes Medan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-2502829964378827380?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/2502829964378827380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/dua-penucuri-spesialis-kaca-spion.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2502829964378827380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2502829964378827380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/dua-penucuri-spesialis-kaca-spion.html' title='Dua Penucuri Spesialis Kaca Spion Tertangkap Tangan Saat Beraksi'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3293627296478063073</id><published>2009-08-28T21:46:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T21:48:38.443+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>Mahasiswa Harus Bisa Menjadi Mitra Dalam Meningkatkan Kinerja Polisi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Mahasiswa diharapkan bisa menjadi mitra dalam meningkatkan kinerja kepolisian. Pernyataan ini dikatakan Kapoltabes Medan, Kombes Pol. Imam Margono didepan ribuan mahasiswa baru IAIN Sumatera Utara kampus Jalan Sutomo Medan, Jumat (28/8) pagi.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, Imam Margono juga menyampaikan rasa salutnya kepada seorang mahasiswi asal Medan yang mampu menangkap seorang perampok bersenpi, namun karena diamuk massa , akhirnya tewas..&lt;br /&gt;Meninggalnya seorang resedivis yang diduga banyak melakukan aksi kejahatan di Medan, dengan menggunakan pistol anggota polisi dirampasnya beberapa waktu lalu, oleh seorang mahasiswi patut diacungkan jempol, namun tewas akibat dimassa warga seharusnya jangan sampai terjadi lagi.&lt;br /&gt;Akan tetapi dalam kasus ini mahasiswi berumur 19 tahun Ari Kurniati ini tidak bisa dipersalahkan, karena dalam hal ini dirinya membela nyawa orang tua dan dirinya dari serangan serta ancaman musuh, diatur dan dibela oleh undang-undang. Oleh sebab itu dalam kesempatan ini kapoltabes mengharapkan agar mahasiswa IAIN menjauhkan diri dari sifat yang dapat merugikan nama IAIN itu sendiri,seperti perkelahian antar fakultas atau hal lainnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Taufik Umri ketika dijumpai wartawan mengatakan, kedatangan Kapoltabes sebagai pembicara dalam massa orientasi kampus ini, agar dapat menjadi icon bersinerginya antara Polisi dengan masyarakat khususnya mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat.&lt;br /&gt;Karena masih banyak kita lihat masyarakat yang tak mau berkomunikasi dengan polisi meskipun dia mengetahui ada tindak kejahatan didaerahnya. Diharapkan dengan kehadiran Kapoltabes Medan ditengah ribuan mahasiswa IAIN dapat menepis anggapan masyarakat yang negatif terhadap polisi selama ini&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3293627296478063073?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3293627296478063073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/mahasiswa-harus-bisa-menjadi-mitra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3293627296478063073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3293627296478063073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/mahasiswa-harus-bisa-menjadi-mitra.html' title='Mahasiswa Harus Bisa Menjadi Mitra Dalam Meningkatkan Kinerja Polisi'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3022747115777475846</id><published>2009-08-28T21:45:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T21:46:29.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Kota MEDAN'/><title type='text'>Akibat Puting Beliung, Ribuan Ekor Ayam Mati dan 3 Rumah Rusak Berat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sedikitnya terdapat dua ribuan ekor ternak ayam milik Sim Kian Guan alias Abak warga Dusun IV, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kematian ribuan ternak ayam tersebut akibat tertimpa tuntuhan kandang ayam milik Abak warga Pantai Cermin yang rubuh akibat dihantam angin puting beliung yang terjadi, Kamis (27/8) sekira pukul 22.30 WIB.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Selain merubuhkan bangunan kandang ayam dengan menewaskan ribuan ekor ayam, angin puting beliung juga merubuhkan 3 rumah warga Yakni, rumah Sariman (49) warga Dusun II, Desa Sementara, rumah Misrun (46) warga Dusun III, Desa Sementara dan rumah Sukarani (35) warga Dusun II, Desa Arapayung, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dari penuturan Abak pada imbc, Jumat (28/8) bahwa, ribuan ternak ayamnya mati akibat kencangnya angin pada Kamis malam, membuat kandang ayam sepanjang 70 Meter dan lebar 8 Meter terbuat dari papan dan atap rumbia rubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Dalam kandang itu ada 10 ribu ekor ayam, tapi karena kandang ayam rubuh sedikitnya dua ribu ayam mati terjepit maupun tertimba bangunan kandang, padahal ayam akan dipanen 5 hari lagi,"paparnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dikatakannya, selain merubuhkan kandang ayamnya, angin kencang tersebut juga merubuhkan 5 bangunan kandang ayam milik A Cu, Kok Ciang dan Cing Lie,"Akibat kejadian itu kerugian yang saya alami sekitar Rp 200 juta,"papar Abak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Sedangkan Sariman (49) warga Dusun II, Desa Sementara, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, menerangkan, malam itu sekira pukul 22.30 WIB muncul angin kencang disertai hujan deras.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Malam itu saya dan keluarga tak bisa tidur karena angin kencang sekali, tiba-tiba saya terkejut seng rumah kami terbang dibawa angin, kami sempat basah karena air leluasa masuk kedalam rumah,"kenang Sariman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3022747115777475846?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3022747115777475846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/akibat-puting-beliung-ribuan-ekor-ayam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3022747115777475846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3022747115777475846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/akibat-puting-beliung-ribuan-ekor-ayam.html' title='Akibat Puting Beliung, Ribuan Ekor Ayam Mati dan 3 Rumah Rusak Berat'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-4301831763242305002</id><published>2009-08-28T20:59:00.001+07:00</published><updated>2009-08-28T21:02:53.083+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Pembunuhan Nasrudin Rhani Tidak Hamil, Tetapi Bobotnya Naik 5 Kg</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpfjZs4IYnI/AAAAAAAAAFo/D3iai-MOqM4/s1600-h/antaraninasrudindalam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 138px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpfjZs4IYnI/AAAAAAAAAFo/D3iai-MOqM4/s320/antaraninasrudindalam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375014710972801650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Berat badan istri siri mendiang Direktur Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasrudin Zulkarnaen, Rhani Juliani, naik 5 kilogram. Bobot Rhani naik bukan tengah mengandung tetapi karena tidak melakukan aktivitas.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Ah kata siapa? Nggak, berat badannya aja naik 5 kilogram," kata Direktur &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Muhammad Iriawan kepada wartawan di &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (28/8/2009).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Menurutnya, kenaikan berat badan Rhani disebabkan karena Rhani tidak &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; beraktivitas. "Kerjanya hanya makan dan tidur saja," ujarnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Iriawan mengatakan kondisi Rhani sejauh ini sehat bugar. Rhani kini masih dalam pengawasan dan perlindungan kepolisian. "Keamanannya harus dijamin. Siapa yang bisa jamin keselamatan dia?" ujarnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Keselamatan Rhani diperlukan karena Rhani harus bersaksi di persidangan &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; nanti. Polisi juga membantah bahwa pihaknya mengintervensi Rhani selama &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; dalam pengawasan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Tidak ada itu (intervensi). Buat apa kita intervensi?," kata Iriawan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-4301831763242305002?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/4301831763242305002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/pembunuhan-nasrudin-rhani-tidak-hamil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4301831763242305002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4301831763242305002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/pembunuhan-nasrudin-rhani-tidak-hamil.html' title='Pembunuhan Nasrudin Rhani Tidak Hamil, Tetapi Bobotnya Naik 5 Kg'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpfjZs4IYnI/AAAAAAAAAFo/D3iai-MOqM4/s72-c/antaraninasrudindalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-2253529083744497807</id><published>2009-08-28T20:57:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T20:59:18.683+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasus KKN'/><title type='text'>Pelanggaran Kode Etik KPK Telusuri Bukti-bukti Perjalanan Antasari ke Singapura</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Komite etik untuk mengadili Antasari Azhar masih belum juga dibentuk. KPK beralasan masih akan memintai klarifikasi kepada pihak-pihak lain. Salah satunya, orang yang mengetahui kepergian Antasari ke Singapura.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Misalnya dia kan pergi ke Singapura, kita akan cek tiketnya, sopirnya," ujar Wakil Ketua KPK bidang penindakan, Bibit Samad Riyanto , Jumat (28/8/2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sebelumnya, laporan hasil tim Pengawas Internal (PI) KPK telah diserahkan secara lengkap kepada pimpinan siang tadi. Namun pimpinan menilai laporan tersebut belumlah cukup untuk membentuk komite etik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Siapakah pihak-pihak lain yang dimaksud? Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, pihak-pihak tersebut adalah orang yang pernah bertemu dengan Antasari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Akan diklarifikasi dengan orang-orang terkait, contohnya dengan siapa main Golf," kata sumber .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Antasari diduga pernah bertemu dengan istri Nasrudin Zulkarnaen, Rhani Juliani di Hotel Gran Mahakam. Antasari juga sempat melakukan pertemuan beberapa kali dengan Nasrudin di KPK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ketua KPK nonaktif tersebut juga diduga melakukan pelanggaran kode etik saat bermain golf. Lebih lanjut, Antasari diduga bertemu dengan dua pengusaha di Batam dan tidak melaporkannya kepada pimpinan KPK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Apakah Rhani berarti akan dimintai klarifikasi juga? "Itu kan hanya analogi, tapi jangan diartikan seperti itu," ucapnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-2253529083744497807?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/2253529083744497807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/pelanggaran-kode-etik-kpk-telusuri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2253529083744497807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2253529083744497807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/pelanggaran-kode-etik-kpk-telusuri.html' title='Pelanggaran Kode Etik KPK Telusuri Bukti-bukti Perjalanan Antasari ke Singapura'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5866190368667399959</id><published>2009-08-28T20:55:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T20:57:05.376+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Garuda Ganti Pesawat Jelang Musim Lebaran</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan mengganti jenis pesawat dalam rangka menghadapi musim lebaran. Jika pada hari normal, pihaknya menggunakan pesawat Boeing 737 yang berkapasitas 140 tempat duduk, maka pada musim lebaran kali ini akan digunakan pesawat Boeing 747 yang bisa memuat 385 orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Kapasitasnya 385 orang dan pesawatnya lebih besar 90-95 persen," kata humas Garuda Indonesia, Pudjobroto, saat ditemui di Restoran Ayam Goreng Suharti, Jl Kebon Sirih, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2009). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Menurut Pudjo, frekuensi penerbangan juga akan ditambah. Ia mencontohkan, jika pada hari biasa penerbangan ke Denpasar hanya 7 kali, maka pada arus mudik nanti akan ditambah sampai 10 penerbangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pihak Garuda juga memprediksi, akan ada kenaikan pemesanan tiket sebesar 16-20 persen dalam musim lebaran kali ini. Beberapa kota yang diprediksi ramai penumpang adalah Solo, Yogyakarta, Surabaya, Padang, dan Palembang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Terkait tarif tiket, Garuda menetapkan harga batas bawah dan batas atas. Untuk pemesanan tiket sebelum H-5, harga tiket masih pada batas harga bawah. Memasuki H-5 sampai H+6, maka akan berlaku tarif tiket batas atas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Misalnya Jakarta-Surabaya sebelum H-5 Rp 700.000. Sudah masuk H-5, naik sekitar 40 persen." tutupnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5866190368667399959?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5866190368667399959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/garuda-ganti-pesawat-jelang-musim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5866190368667399959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5866190368667399959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/garuda-ganti-pesawat-jelang-musim.html' title='Garuda Ganti Pesawat Jelang Musim Lebaran'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-8674826169476272465</id><published>2009-08-28T20:51:00.002+07:00</published><updated>2009-08-28T21:36:12.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Berebut Ketum Golkar Mbak Tutut Maju, The Clash of The Titans Terjadi di Golkar</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Rencana majunya Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut dalam perebutan Ketum Golkar akan mengubah peta kekuatan kandidat. Secara politik Mbak Tutut dinilai mampu bersaing dengan Aburizal Bakrie (Ical) dan Surya Paloh. Perang antar raksasa atau &lt;/span&gt;&lt;em style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;the clash of the titans&lt;/em&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; pun bakal terjadi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Kalau Mbak Tutut maju akan terjadi the clash of the titans. Bakal seru itu," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari , Jumat (28/8/2009).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Menurut Qodari, dari segi postur politik Mbak Tutut sanggup bersaing dengan Ical dan Paloh. Mbak Tutut juga lebih berwibawa dan dihargai di Golkar dibanding adiknya yang kabarnya juga ingin maju memperebutkan posisi Ketum, Tommy Soeharto.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Namun demikian, bagaimanapun modal finansial sangat penting artinya di Golkar. "Kita kan nggak tahu bagaimana postur finansial Mbak Tutut," tutur Qodari.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kelebihan Mbak Tutut dibanding Tommy, lanjut Qodari, adalah posisinya di kepengurusan Golkar yang lebih tinggi. Tommy harus berjuang 2 kali untuk menjadi Ketum, yakni mengubah AD/ART yang mengharuskan kandidat pernah menjadi pengurus dan mendapatkan dukungan dari daerah. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Sedangkan Mbak Tutut cukup 1 kali, yakni mendapat dukungan, sama seperti Ical dan Surya Paloh," terang Qodari.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Qodari menambahkan, meski Mbak Tutut berasal dari keluarga penopang Orde Baru, namun cara-cara lama ala Cendana tidak bisa dia gunakan jika ingin memajukan Golkar. Di era demokrasi ini, Mbak Tutut tetap harus menggunakan cara-cara baru dengan mengutamakan program partai jika ingin Golkar maju.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Kalau dulu pas Orba kampanye kan pura-pura saja. Nggak usah kampanye juga tetap menang," kata Qodari seraya tertawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-8674826169476272465?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/8674826169476272465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/berebut-ketum-golkar-mbak-tutut-maju_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8674826169476272465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8674826169476272465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/berebut-ketum-golkar-mbak-tutut-maju_28.html' title='Berebut Ketum Golkar Mbak Tutut Maju, The Clash of The Titans Terjadi di Golkar'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-749544078799449542</id><published>2009-08-28T20:47:00.001+07:00</published><updated>2009-08-28T20:51:32.961+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasus KKN'/><title type='text'>Dugaan KKN Dirut Garuda Garuda Indonesia: Masalah Itu Sudah Selesai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpfgwQrG3iI/AAAAAAAAAFg/pbN3SEG8OFc/s1600-h/garudaLondonDLM.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 285px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpfgwQrG3iI/AAAAAAAAAFg/pbN3SEG8OFc/s320/garudaLondonDLM.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375011800004091426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Emirsyah Satar disebut-sebut terlibat KKN yang merugikan keuangan negara hingga Rp 3,3 miliar. Dirut PT Garuda Indonesia tersebut akan segera dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Namun hal itu dibantah oleh Humas PT Garuda Indonesia Pudjobroto. Menurutnya, masalah yang akan dilaporkan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) itu sudah selesai.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Satu hal mengenai isu itu, isu sudah lama. Sudah selesai dan itu tidak benar," kata Pudjobroto saat buka bersama di Ayam Goreng Suharti, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2009).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pudjobroto mengatakan, masalah dugaan KKN yang dilakukan Emirsyah telah dibuktikan dengan audit. Hasilnya, persoalan tersebut sama sekali tidak ada unsur KKN.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Saya tegaskan tidak ada masalah sama sekali," kata Pudjobroto.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Apakah akan merilis keterangan resmi? "Masalah sudah selesai tidak lagi diperpanjang," tandasnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sebelumnya, LIRA berencana melaporkan Emirsyah dan sejumlah onkum Bank BNI. Rencana ini berkaitan dengan kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang berpotensi merugikan negara Rp 3,3 miliar. Kasus itu terjadi pada tahun 2001-2004, ketika Emirsyah Satar menjabat Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Saat itu, Emirsyah Satar tengah menangani Rekstrukturisasi Kredit Garuda Indonesia dengan PT Bank BNI (Tbk) senilai Rp 270.750.000.000. Dalam proses rekstrukturisasi itu diduga telah terjadi kolusi dan nepotisme. Di mana Emirsyah Satar melakukan perjanjian di bawah tangan yang diduga mampu memperkaya dirinya dengan selisih 2 persen setiap bulan dari total kredit Rp 270.750.000.000 atau rata-rata senilai Rp 1,350 miliar per tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-749544078799449542?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/749544078799449542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/dugaan-kkn-dirut-garuda-garuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/749544078799449542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/749544078799449542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/dugaan-kkn-dirut-garuda-garuda.html' title='Dugaan KKN Dirut Garuda Garuda Indonesia: Masalah Itu Sudah Selesai'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpfgwQrG3iI/AAAAAAAAAFg/pbN3SEG8OFc/s72-c/garudaLondonDLM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5004291250862030467</id><published>2009-08-28T20:42:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T20:46:06.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasus KKN'/><title type='text'>Diduga KKN, Dirut Garuda dan Oknum BNI Akan Dilaporkan ke KPK</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan sejumlah oknum Bank BNI, rencananya akan dilaporkan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencana laporan ini terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan KKN yang merugikan negara sebesar Rp 3,3 miliar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Kami meminta kepada KPK agar menelusuri kasus dugaan penyalahgunaan wewenang di tubuh perusahaan Garuda Indonesia, agar nantinya dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ungkap Presiden LIRA, Jusuf Rizal usai dialog 'Bedah Kasus Korupsi' di kantornya Graha Gajah, Jl Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jusuf pun menerangkan secara rinci tentang kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang berpotensi merugikan negara Rp 3,3 milyar itu. Kasus itu terjadi pada tahun 2001-2004, ketika Emirsyah Satar menjabat Direktur Keuangan PT Garuda Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Saat itu, Emirsyah Satar tengah menangani Rekstrukturisasi Kredit Garuda Indonesia dengan PT Bank BNI (Tbk) senilai Rp 270.750.000.000. Dalam proses rekstrukturisasi itu diduga telah terjadi kolusi dan nepotisme. Di mana Emirsyah Satar melakukan perjanjian di bawah tangan yang diduga mampu memperkaya  dirinya dengan selisih 2 persen setiap bulan dari total kredit Rp 270.750.000.000 atau rata-rata senilai Rp 1,350 miliar per tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Jadi berdasarkan data tertulis dalam perjanjian dengan Bank BNI yang dikirimkan ke LIRA oleh masyarakat ada dua perjajian yang tidak lazim. Seharusnya Emirsyah, saat itu meminta bunga paling rendah kepada Bank BNI atas restrukturisasi kredit tersebut, tetapi sebaliknya minta diberikan bunga paling tinggi," jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jusuf menduga dugaan penyalahgunaan wewenang terjadi karena adanya kerjasama dengan sejmlah oknum Bank BNI. Karenanya, LIRA meminta agar KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat itu untuk dimintai klarifikasinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jusuf pun menyebutkan sejumlah nama yang perlu dimintai klarifikasi oleh KPK, seperti Abdul Gani dan Indra Setiawan (mantan Dirut Garuda), Sigit Pramono (mantan Dirut Bank BNI), Gatot Suwondo (Dirut Bank BNI), Widianto Wiratmoko (Kepala Proyek Restrukturisasi Hutang Garuda Indonesia tahun 2001), Lukman Sidharta (Divisi Kredit Khusus Bank BNI tahun 2001) dan sejumlah pejabar Garuda Indonesia dan Bank BNI lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selain akan melaporkan kasus ini ke KPK, juga ke Polri dan Kejaksaan Agung. LIRA, lanjut Jusuf, juga akan menyampakan laporan khusus ke Presiden SBY dan meminta dilakukan audit investigasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5004291250862030467?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5004291250862030467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/diduga-kkn-dirut-garuda-dan-oknum-bni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5004291250862030467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5004291250862030467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/diduga-kkn-dirut-garuda-dan-oknum-bni.html' title='Diduga KKN, Dirut Garuda dan Oknum BNI Akan Dilaporkan ke KPK'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-8009188003197883127</id><published>2009-08-28T20:35:00.000+07:00</published><updated>2009-08-28T20:42:20.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Setelah 13 Tahun Berjalan Program Nasi Murah Buka Puasa di GKJ Solo Dihentikan Polisi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Solo&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Poltabes Surakarta meminta kepada pengurus Gereja Kristen Jawa (GKJ) Manahan di Kota Solo untuk menghentikan program penjualan paket buka seharga Rp 500. Alasannya demi menjaga kondusivitas karena ada sejumlah elemen masyarakat yang tidak setuju dengan kegiatan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hasil pertemuan antara pengurus GKJ Manahan dengan Kasat Intelkam Poltabes Surakarta, Jumat (28/8/2009), adalah menghentikan program yang telah berjalan selama 13 tahun setiap bulan Ramadan tersebut. Pihak gereja diwakili Pendeta Ratna Ratih, J Soeprapto (mantan Wakil Walikota Surakarta) dan Tumiriyanto (aktivis LSM di Solo).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Kemarin pihak Poltabes Surakarta sudah datang menemui kami meminta program itu dihentikan. Alasannya pihak kepolisian menerima banyak masukan dan desakan dari sejumlah kalangan yang menyatakan ketidaksetujuan terhadap acara yang telah kami lakukan selama 13 tahun terakhir tersebut," ujar Pendeta Ratih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dalam pertemuan hari ini di Poltabes Surakarta, lanjutnya, pihaknya menyatakan program tersebut akan dihentikan sesuai keinginan polisi. Jumat sore ini kami masih mengadakannya sebagai hari terakhir karena nasi berikut lauk-pauknya sudah terlanjur matang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jumat petang memang acara penjualan paket hidangan buka tersebut tetap diadakan. Bahkan acara tidak lagi diadakan di dalam gedung gereja seperti biasanya, melainkan diadakan di depan gereja yaitu di jalur lambat Jalan MT Haryono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seperti hari-hari sebelumnya, setiap pembeli yang datang harus membayar Rp 500 untuk mendapatkan minuman pembuka, teh, nasi dan lauk. Menu petang ini adalah masakan khas Solo, yaitu timlo. Panitia menyediakan 500 porsi, langsung ludes.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kapada seluruh hadirin, Pendeta Ratna Ratih mengumumkan bahwa hari ini adalah hari terakhir program nasi murah itu diadakan. Kepada hadirin, dia juga menyatakan bahwa program tersebut terpaksa dihentikan karena mendapat teguran dari pihak kepolisian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kepada wartawan, dengan bergurau Pendeta Ratih menyatakan ini adalah perjamuan terakhir. Selanjutnya dengan mimik serius dia mengatakan akan mengupayakan bentuk-bentuk lain untuk mengungkapkan rasa kerukunan beragama dan santunan kemanusiaan bagi warga tidak mampu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-8009188003197883127?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/8009188003197883127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/setelah-13-tahun-berjalan-program-nasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8009188003197883127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8009188003197883127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/setelah-13-tahun-berjalan-program-nasi.html' title='Setelah 13 Tahun Berjalan Program Nasi Murah Buka Puasa di GKJ Solo Dihentikan Polisi'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3368168869296402239</id><published>2009-08-27T22:21:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T22:23:05.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Survei LSI Kepuasan Publik Terhadap Kondisi Keamanan Menurun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Spakx8iQgBI/AAAAAAAAAFQ/-eo5YRWZeNI/s1600-h/ledakan-dalam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 268px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Spakx8iQgBI/AAAAAAAAAFQ/-eo5YRWZeNI/s320/ledakan-dalam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374664383283626002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Tingkat kepuasan publik terhadap kondisi keamanan dan ketertiban dalam pemerintahan SBY cenderung menurun. Begitu pula dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penegakan hukum.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Hal ini terungkap dalam survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada tanggal 18-28 Juli 2009. Survei ini dilakukan kepada 1.270 responden yang dipilih acak di seluruh Indonesia dan dilakukan dengan teknik wawancara.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Pada bulan Juli 2009, hanya 55 persen responden yang menganggap baik kondisi keamanan dan ketertiban nasional. Sedangkan sebelumnya, pada bulan Mei, 67 persen responden menyatakan kondisi keamanan negara dalam kondisi baik.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Mungkin karena saat itu terjadi bom Marriot dan Ritz-Carlton pada tanggal 17 Juli 2009, hal ini membuat persepsi publik terhadap situasi keamanan dan ketertiban menjadi menurun," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Dodi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Ambardi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Hal ini dikatakan Dodi dalam jumpa pers di Kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2009).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Namun di bidang ekonomi dan pendidikan, kepuasan masyarakat pada pemerintahan SBY mengalami peningkatan. Pada bulan September 2008, hanya 29 persen responden yang menganggap pemerintah mampu mengatasi kemiskinan. Pada bulan Juli 2009, angka ini melonjak hingga 59 persen.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kinerja pemerintahan SBY dalam memerangi korupsi pun dinilai baik. Pada September 2007, hanya 45 persen responden yang berpendapat pemerintah mampu memberantas korupsi. Pada bulan Juli 2009, angka ini naik menjadi 84 persen.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dalam survei ini, 85 persen masyarakat mengaku puas dengan kinerja SBY sebagai presiden. Namun hanya 63 persen yang mengaku puas dengan kinerja JK sebagai wapres.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3368168869296402239?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3368168869296402239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/survei-lsi-kepuasan-publik-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3368168869296402239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3368168869296402239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/survei-lsi-kepuasan-publik-terhadap.html' title='Survei LSI Kepuasan Publik Terhadap Kondisi Keamanan Menurun'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Spakx8iQgBI/AAAAAAAAAFQ/-eo5YRWZeNI/s72-c/ledakan-dalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-406686602366295766</id><published>2009-08-27T22:18:00.000+07:00</published><updated>2009-08-27T22:19:13.543+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Kasus Tari Pendet RI Masih Sabar Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik masih menunggu surat permintaan maaf secara resmi dari pemerintah Malaysia terkait Tari Pendet. Wacik memperkirakan, jawaban surat protes keras dari Indonesia itu akan diterima pekan depan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Saya  masih tunggu surat resmi dari Malaysia. Perkiraan saya minggu depan sudah dijawab," katanya dalam acara konferensi pers di kantor Kadin, Kamis (27/8/2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Wacik menegaskan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah selanjutnya setelah surat resmi dari Malaysia diterima. "Kita lihat jawabannya seperti apa, baru setelah itu kita akan melakukan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;tindakan," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dikatakannya, Menteri Pelancongan Malaysia, telah menghubunginya untuk  untuk meminta maaf melalui telepon. Tapi saat itu, Wacik belum bisa menerima telepon karena sibuk. Wacik juga mengatakan,  surat protes keras Indonesia  sudah dibahas dalam rapat kabinet Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Saya sudah layangkan surat resmi dan protes keras, karena saya sudah gembira mulai ada pengakuan dosa, dari production house, yang minta maaf pada saya melalui emal. Minta maaf kok pakai email, menghadap sayalah," tandasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-406686602366295766?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/406686602366295766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kasus-tari-pendet-ri-masih-sabar-tunggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/406686602366295766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/406686602366295766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kasus-tari-pendet-ri-masih-sabar-tunggu.html' title='Kasus Tari Pendet RI Masih Sabar Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-1723387071532756218</id><published>2009-08-27T22:16:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T22:17:34.304+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Jaksa Agung: Antasari Belum Terdakwa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpajgRaCxvI/AAAAAAAAAFI/LhmYVAQ-HFQ/s1600-h/antasari-dalam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpajgRaCxvI/AAAAAAAAAFI/LhmYVAQ-HFQ/s320/antasari-dalam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374662980137043698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Sejauh ini Antasari Azhar belum menyandang status terdakwa dalam kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen. Status terdakwa baru dikenakan pada ketua non-aktif KPK itu setelah berkas kasusnya dilimpahkan ke pengadilan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Demikian penjelasan Jaksa Agung RI Hendarman Supandji mengenai status Antasari Azhar. Ini disampaikannya di sela acara buka puasa bersama Presiden SBY dan pejabat tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8/2009).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Penetapan terdakwa ya saat (sidang) pembacaan tuntutan di pengadilan, itu buat juridis formalnya," ujar dia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Meski polisi telah melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan dan berkas itu telah dinyatakan P21, tidak otomatis membuat Antasari Azhar resmi menyandang status terdakwa. Masih ada proses hukum selanjutnya, yaitu pelimpahan berkas kasus ke pengadilan oleh pihak Kejaksaan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Memang polisi sudah melimpahkan, tapi kan belum terdakwa," jelas Hendarman.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Pelimpahan berkas dari polisi ke kejaksaan, hanya merubah status Antasari Azhar dari semula tahan polisi menjadi tahanan kejaksaan. Sesuaib aturan hukum berlaku, lama penahanan maksimal untuk keperluan penyidikan adalah selama 20 hari.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Kemudian kita buatkan surat dakwaannya dan dilimpahkan ke pengadilan. Hari ini sedang dibuat suratnya (dakwaan)," sambung Hendarman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-1723387071532756218?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/1723387071532756218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/jaksa-agung-antasari-belum-terdakwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1723387071532756218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1723387071532756218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/jaksa-agung-antasari-belum-terdakwa.html' title='Jaksa Agung: Antasari Belum Terdakwa'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpajgRaCxvI/AAAAAAAAAFI/LhmYVAQ-HFQ/s72-c/antasari-dalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5843512162336979271</id><published>2009-08-27T22:13:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T22:15:24.416+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Kasus Antasari SBY Diminta Rombak Pimpinan KPK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Spai_ZIj0BI/AAAAAAAAAFA/j0xKGpVVsyc/s1600-h/kpk-dalem.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 189px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Spai_ZIj0BI/AAAAAAAAAFA/j0xKGpVVsyc/s320/kpk-dalem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374662415275511826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Citra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tercoreng dengan kasus yang menimpa Ketuanya, Antasari Azhar dan dugaan kasus pemerasan lainnya. Karena itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta segera merombak lembaga tersebut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Kasus-kasus itu memberikan gambaran betapa hancurnya lembaga ini (KPK). Mitos bahwa lembaga ini dipimpinn orang yang bermoral seperti luluh lantah," kata Wakil Ketua Bidang Kesra DPP Partai Demokrat, Taufan Hunneman, dalam jumpa persnya di Setia Budi One, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2009).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Menurut Taufan, pihaknya mengaku khawatir agenda dan janji politik pemerintahan SBY yang akan melanjutkan perjuangan memberantas korupsi lima tahun ke depan terganjal persoalan etika moral aparat penegak hukum ini. "Pola atau indikasi adanya case order atau istilah kasus di 86 kan semakin kuat dengan adanya gejala-gejala ini," jelas mantan aktivis 98 ini, yang dulu tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Forum Bersama (Forbes) ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Oleh sebab itu, lanjut Taufan, Presiden SBY diminta untuk merombak total pimpinan KPK yang sekarang. Pergantian kepemimpinan di tubuh KPK di mana melewati proses panjang fit and proper test tidak membawa jaminan mutu kualitas kepemimpinan maupun moral dari para pimpinan KPK.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Taufan kembali menjelaskan tentang awal pembentukan KPK yang merupakan bagian dari perjuangan reformasi dan semangat menciptakan pemerintahan yang bersih. Namun, sepak terjang KPK kurang begitu maksimal, karena pemangku kekuasaan saat itu belum memiliki keinginan yang kuat untuk memberantas korupsi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Untungnya, kemenangan SBY tahun 2004 yang lalu membawa lembaga ini mendapatkan momentumnya. Di mana kasus pejabat-pejabat nasional dan daerah terungkap dan mengindikasikan sepak terjang yang luar biasa dari lembaga ini," ungkapnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Terkait tercorengnya KPK atas sikap para oknumnya itu, Taufan menegaskan, Presiden SBY untuk melakukan penyelidikan secara komprehensif kepemimpinan maupun oknum yang disinyalir melakukan pemerasan. Tuntutan harus segera dilakuka pemerintahan SBY sebagai bagian dari pemenuhan janji-janji kampanye dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5843512162336979271?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5843512162336979271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kasus-antasari-sby-diminta-rombak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5843512162336979271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5843512162336979271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kasus-antasari-sby-diminta-rombak.html' title='Kasus Antasari SBY Diminta Rombak Pimpinan KPK'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Spai_ZIj0BI/AAAAAAAAAFA/j0xKGpVVsyc/s72-c/kpk-dalem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-4000681591208780025</id><published>2009-08-27T22:11:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T22:13:38.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Berebut Ketum Golkar Yuddy Bertemu Empat Mata dengan Mbak Tutut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpaijS3wmrI/AAAAAAAAAE4/d6H9m4OQx2Q/s1600-h/yuddy-chrisnandi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpaijS3wmrI/AAAAAAAAAE4/d6H9m4OQx2Q/s320/yuddy-chrisnandi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374661932558097074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Kandidat Ketua Umum Partai Golkar Yuddy Chrisnandi terus 'merapat' ke keluarga cendana. Setelah melakukan pertemuan dengan Tommy Soeharto, politisi muda ini telah melakukan pertemuan empat mata dengan putri sulung mantan Presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana atau yang lebih dikenal dengan Mbak Tutut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Informasi yang dihimpun detikcom, pertemuan dilangsungkan di rumah Mba Tutut, Jl Cendana, Kamis (27/8/2009) sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, Yuddy melakukan salat tarawih bersama Mba Tutut di kediaman Alm Soeharto, yang tak jauh dari rumah mantan menteri sosial ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Sebelumnya, Yuddy juga bertemu dengan tim Tommy di sebuah tempat, masih di kawasan cendana," ujar seorang sumber detikcom.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Yuddy Chrisnandi, Christina Aryani membenarkan hal tersebut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Benar, ada 3 agenda pertemuan," kata Christina saat dihubungi via telepon.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Christina pun tak bisa menjelaskan apa isi pertemuan tersebut. Yang jelas, katanya, terkait dengan perebutan kursi ketua umum Golkar dalam Musyawarah Nasional mendatang.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Keduanya tampak sumringah," katanya singkat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-4000681591208780025?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/4000681591208780025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/berebut-ketum-golkar-yuddy-bertemu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4000681591208780025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4000681591208780025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/berebut-ketum-golkar-yuddy-bertemu.html' title='Berebut Ketum Golkar Yuddy Bertemu Empat Mata dengan Mbak Tutut'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpaijS3wmrI/AAAAAAAAAE4/d6H9m4OQx2Q/s72-c/yuddy-chrisnandi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-7129949906422469704</id><published>2009-08-27T22:08:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T22:11:23.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>ASTAGA,3PULAU DI JUAL???.Perwakilan Mendagri ke Padang, Bahas Penjualan 3 Pulau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpaiAyM1X5I/AAAAAAAAAEw/uxGHHHByWsM/s1600-h/Pulau-dijual-dalam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 178px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpaiAyM1X5I/AAAAAAAAAEw/uxGHHHByWsM/s320/Pulau-dijual-dalam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374661339672567698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Malam ini, utusan  Mendagri melakukan rapat dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Mentawai dan pihak-pihak yang terkait dengan dugaan penjualan pulau di Kepulauan Mentawai. Diharapkan malam ini sudah ada putusan final tentang solusi yang dicapai.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; “Semoga besok sudah masuk ke kita hasilnya,” ujar Mendagri Mardiyanto di sela-sela acara buka puasa bersama di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (27/8/2009).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Namun yang jelas, kata Mardiyanto, tidak benar jika dikatakan ada penjualan pulau. Hukum agraria Indonesia melarang adanya jual beli tanah atau pulau ke pihak asing.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; “Saya sudah kroscek ke Bupati Mentawai, dan tadi sore saya juga sudah cek ke Gubernur. Jawabannya sama. Tidak ada pembelian pulau, itu hanya investasi saja,” imbuh mantan  Gubernur Jawa Tengah ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dia menambahkan, kasus ini sama dengan dua tahun lalu yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Isu-isu seperti ini akan selalu ada sehingga membutuhkan kewaspadaan kita bersama,” ujar Mardiyanto.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Mardiyanto mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang peduli terhadap masalah ini. Baik anggota DPR, masyarakat luas maupun media yang gencar memberitakan soal penjualan pulau tersebut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; “Ini menunjukkan bahwa kita masih peduli,” pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-7129949906422469704?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/7129949906422469704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/astaga3pulau-di-jualperwakilan-mendagri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7129949906422469704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7129949906422469704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/astaga3pulau-di-jualperwakilan-mendagri.html' title='ASTAGA,3PULAU DI JUAL???.Perwakilan Mendagri ke Padang, Bahas Penjualan 3 Pulau'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpaiAyM1X5I/AAAAAAAAAEw/uxGHHHByWsM/s72-c/Pulau-dijual-dalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-3141506515483882806</id><published>2009-08-27T22:07:00.000+07:00</published><updated>2009-08-27T22:08:09.866+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Baliho di HI Roboh Foke Cuma Melongok dari Kaca Mobil</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Baliho yang roboh di bundaran Hotel Indonesia (HI) menyita perhatian sejumlah pejabat negara. Dari yang memperlambat laju kendaraan hingga melongok dari mobil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Seperti yang dilakukan Gubernur DKI, Fauzi Bowo. Dengan tetap mengendarai mobil Toyota Land Cruiser No Pol B 1, Bang Kumis hanya memperlambat laju kendarannya. Dia lalu menurunkan kaca mobilnya dan menyembulkan kepala. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Hanya kisaran 3 detik, mobil yang membawanya lantas kembali melaju kencang ke arah Jalan Diponegoro.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Selain Foke, ada beberapa pejabat lain yang nampak memperlambat laju kendaraanya sambil melihat dari balik kaca mobil. Nampak beberapa mobil prjabat melaju pelan seperti No Pol RI 48, No Pol RI 10, dan No Pol RI 16. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Saat ini, puluhan pekerja nampak membongkar baliho tersebut. Sayangnya, belum ada yang mengaku bertanggungjawab atas kejadian ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; "Saya cuma mendesain gambar. Bukan saya kontraktornya," kata seorang pejabat yang tak mau disebut namanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Ia bersama beberapa rekannya pun hanya bergerombol sambil memperhatikan kuli yang membongkar dengan linggis dan palu besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-3141506515483882806?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/3141506515483882806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/baliho-di-hi-roboh-foke-cuma-melongok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3141506515483882806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/3141506515483882806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/baliho-di-hi-roboh-foke-cuma-melongok.html' title='Baliho di HI Roboh Foke Cuma Melongok dari Kaca Mobil'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-1605073402566964730</id><published>2009-08-27T22:01:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T22:23:54.204+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Kapolri : Mohamad Jibril Bekas Anggota Al-Qaeda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpalARx2GGI/AAAAAAAAAFY/Vy4sRgiKMo4/s1600-h/jibril-dalem2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 285px; height: 183px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpalARx2GGI/AAAAAAAAAFY/Vy4sRgiKMo4/s320/jibril-dalem2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374664629504317538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Dugaan Mohamad Jibril terkait erat dengan jaringan Al-Qaeda terjawab sudah. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) mengungkapkan bahwa Jibril pernah bergabung dengan Al-Qaeda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Iya (bekas Al Qaeda)," ujar Bambang singkat saat ditanya apakah Mohamad Jibril memang mantan anggota Al-Qaeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hal itu diungkapkan Kapolri di sela-sela buka puasa bersama di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2009). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Bambang menerangkan, soal Mohamad Jibril yang tidak bisa bertemu dengan keluarganya hal itu memang sesuai dengan UU yang berlaku. Selama 7x24 jam, tersangka dilarang bertemu dengan keluarga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Nanti didampingi pengacara. Jadi tinggal 6 hari lagi," imbuhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sebelumnya, nama Mohamad Jibril disebut-sebut dekat dengan jaringan Al-Qaeda. Pengamat terorisme Dynno Cresbon mengatakan Jibril pernah ikut jaringan Al Ghuraba di Pakistan. Al Ghuraba adalah kelompok penghubung Al-qaeda dengan Jamaah Islamiyah (JI).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-1605073402566964730?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/1605073402566964730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kapolri-mohamad-jibril-bekas-anggota-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1605073402566964730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1605073402566964730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kapolri-mohamad-jibril-bekas-anggota-al.html' title='Kapolri : Mohamad Jibril Bekas Anggota Al-Qaeda'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpalARx2GGI/AAAAAAAAAFY/Vy4sRgiKMo4/s72-c/jibril-dalem2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5773367068759513452</id><published>2009-08-27T21:53:00.000+07:00</published><updated>2009-08-27T22:01:29.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Jaksa Agung Belum Dapat Laporan Jamdatun Soal Kemenangan Tommy</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Jaksa Agung Hendarman Supandji mengaku belum mendapatkan laporan Jamdatun tentang kekalahan pemerintah oleh Tommy Soeharto dalam persidangan di Pengadilan Kerajaan Inggris atau Court at Buckingham Palace. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Saya belum dapat laporan dari Jamdatun," kata Hendarman di sela-sela acara buka puasa bersama di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (27/8/2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pengadilan tersebut menolak permohonan pemerintah Indonesia untuk bisa mengintervensi kasus pencairan uang sebesar 36 juta euro atau Rp 500 miliar lebih milik Tommy. "Bagaimana pendapat kita soal kasus Tommy, nanti dulu. Saya belum dengar laporan Jamdatun. Setelah dianalisa baru (berpendapat)," imbuh Hendarman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kasus ini melibatkan Banque National de Paris (BNP) Paribas. Pemerintah Indonesia meminta agar uang 36 juta euro milik Garnet Investment, perusahaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;milik Tommy, yang disimpan di BNP dibekukan karena diduga merupakan hasil korupsi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Permintaan Pemerintah Indonesia itu dikabulkan oleh pengadilan tingkat pertama di Inggris. Namun di tingkat banding pembekuan tersebut dicabut pada Januari 2009.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Selanjutnya pada tingkat kasasi di Pengadilan Kerajaan Inggris Tommy kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;menang. Itu artinya, pemerintah harus gigit jari karena tidak berhasil membekukan uang Tommy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-5773367068759513452?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/5773367068759513452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/jaksa-agung-belum-dapat-laporan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5773367068759513452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/5773367068759513452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/jaksa-agung-belum-dapat-laporan.html' title='Jaksa Agung Belum Dapat Laporan Jamdatun Soal Kemenangan Tommy'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-8606469941000075378</id><published>2009-08-27T21:47:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T21:50:41.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Seputar Indonesia'/><title type='text'>Kantor Disatukan, Kerja Presiden dan Wapres Bisa Efektif</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - Dalam pemerintahan SBY-Boediono 2009-2014 mendatang, dipastikan kantor Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono berada dalam satu kompleks, sama saat Presiden Soeharto menjabat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Diharapkan penyatuan kantor tersebut bisa mengefektifkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; kinerja kedua pemimpin negara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; “Hubungan kerja presiden dan wakil presiden bisa lebih efektif,” kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (28/8/2009).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Andi mencontohkan, kapan pun jika presiden membutuhkan kehadiran wakil presiden, tidak perlu membutuhkan waktu yang lama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; “Makan siang bersama pun bisa dilakukan, termasuk jumpa pers bersama,” imbuh Andi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Saat ini, imbuh Andi, Sekretariat Negara sedang menyiapkan segala perlengkapan untuk mewujudkan rencana ini. Mengenai pendanaan, imbuh Andi, wakil presiden mempunyai anggaran sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Menurut Andi, pemisahan kantor kepresidenan saat ini adalah karena faktor keamanan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Apakah akan ada penambahan pengamanan dengan disatukannya kantor presiden dan wapres? “Yang jelas saat ini kita punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan berbagai hal, termasuk keamanan,” imbuh pria asal Makassar ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Pada masa pemerintahan SBY-JK sekarang, memang kantor keduanya dipisahkan. JK menempati kantor yang terletak di Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sementara SBY berkantor di Istana Presiden. Pada masa pemerintahan Soeharto hingga Megawati, kantor presiden dan wakil presiden juga disatukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; “Kalau ada apa-apa, tinggal jalan saja,” pungkas Andi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-8606469941000075378?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/8606469941000075378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kantor-disatukan-kerja-presiden-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8606469941000075378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8606469941000075378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kantor-disatukan-kerja-presiden-dan.html' title='Kantor Disatukan, Kerja Presiden dan Wapres Bisa Efektif'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-8158843809491497881</id><published>2009-08-26T21:43:00.001+07:00</published><updated>2009-08-26T21:45:48.731+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penegakan KEADILAN'/><title type='text'>LSM LIRA,LSM TERBESAR DI INDONESIA,TERKOMPLEKS DAN MITRA BINAAN KPK</title><content type='html'>&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;LIRA, Lumbung Informasi Rakyat, adalah LSM yang memiliki cabang terbanyak di Indonesia. Di Toba Samosir banyak “LSM hau-hau”. LIRA mendapat penghargaan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia [MURI].&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“Sebelumnya, belum ada negara yang memiliki LSM seperti LIRA. Prestasi tersebut merupakan rekor baru yang telah dibuat di Indonesia maupun di dunia,” kata Jaya Suprana dari MURI pada pembukaan Rapat Pimpinan Nasional LIRA ke-1 bertema “LIRA Untuk Indonesia” di Jakarta, Jumat kemarin, seperti dikutip dari &lt;a target="_blank" rel="nofollow" href="http://blogberita.net/goto/http://www.antaranews.com/berita/1250276820/lira-masuk-rekor-muri"&gt;Antara&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;MURI juga memberikan penghargaan kepada Presiden LIRA, Jusuf Rizal, sebagai pemrakarsa dan pendiri organisasi yang memiliki cabang terbanyak di seluruh Indonesia tersebut. Dalam acara itu Guruh Soekarnoputra hadir dan berharap pemberian penghargaan kepada LIRA membuatnya bisa memajukan negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di Toba Samosir banyak “LSM hau-hau”, kantornya tidak ada&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“Hau-hau” dan “latteung” adalah istilah prokem Batak Toba yang sering dipakai untuk menyebut sesuatu atau seseorang yang kinerjanya tidak jelas. Misalnya ada istilah terkenal “sarjana latteung”, julukan bagi sarjana yang kualitasnya sangat hancur atau diragukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jumlah Lembaga Swadaya Masyarakat [LSM] di Balige pada awal berdirinya Kabupaten Toba Samosir 10 tahun lalu hanya sedikit, mungkin tidak sampai lima LSM. Sekarang LSM menjamur di Balige, ibukota Kabupaten Tobasa. Tapi hanya satu-dua yang memiliki kantor dan struktur pengurus yang jelas, dan menunjukkan kinerja/program yang jelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Hampir semua LSM di Toba Samosir tidak memiliki kantor, bahkan pengurus dan anggotanya pun cuma dua-tiga orang, yaitu sang ketua dan sekretaris.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menjamurnya LSM di kota kecil di pinggir Danau Toba ini seiring dengan banyaknya kasus korupsi di lembaga-lembaga pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;LSM Lumbung Informasi Rakyat [LIRA] ormas Partai Demokrat?&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ada pendapat yang mengatakan LIRA adalah organisasi massa di bawah Partai Demokrat, seperti halnya dulu banyak ormas dan OKP menjadi binaan atau pendukung Golkar semisal FKPPI, Pemuda Pancasila, Baladhika Karya, Ikatan Pemuda Karya [IPK] yang didirikan &lt;a href="http://blogberita.net/2009/05/03/olo-panggabean-meninggal-dunia/"&gt;Olo Panggabean&lt;/a&gt;, dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Namun pihak Lumbung Informasi Rakyat di pusat telah sering membantahnya di media. Menurut mereka, LIRA bukan bagian dari Partai Demokrat. Ada juga pengurus dan anggota LIRA yang berasal dari parpol di luar Demokrat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“LIRA bukan bagian dari Partai Demokrat, tetapi memang banyak orang LIRA yang menyalurkan aspirasi politiknya ke Demokrat,” kata Ketua LIRA Toba Samosir, Oscar Siagian, suatu ketika kepada Blog Berita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di Kabupaten Tobasa, Lumbung Informasi Rakyat adalah satu dari sedikit LSM yang aktif menyelidiki kasus-kasus korupsi dan mengajukannya kepada pihak penegak hukum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-8158843809491497881?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/8158843809491497881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/lsm-liralsm-terbesar-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8158843809491497881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/8158843809491497881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/lsm-liralsm-terbesar-di.html' title='LSM LIRA,LSM TERBESAR DI INDONESIA,TERKOMPLEKS DAN MITRA BINAAN KPK'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-1405078294496806992</id><published>2009-08-26T21:21:00.002+07:00</published><updated>2009-08-26T21:29:35.161+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penegakan KEADILAN'/><title type='text'>KONTRAS, PUSAT ADUAN KASUS ORANG HILANG DAN KEKERASAN APARAT</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Profil KontraS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KontraS, yang lahir pada 20 Maret 1998 merupakan gugus tugas yang dibentuk oleh sejumlah organisasi civil society dan tokoh masyarakat. Gugus tugas ini semula bernama KIP-HAM yang telah terbentuk pada tahun 1996. Sebagai sebuah komisi yang bekerja memantau persoalan HAM, KIP-HAM banyak mendapat pengaduan dan masukan dari masyarakat, baik masyarakat korban maupun masyarakat yang berani menyampaikan aspirasinya tentang problem HAM yang terjadi di daerah. Pada awalnya KIP-HAM hanya menerima beberapa pengaduan melalui surat dan kontak telefon dari masyarakat. Namun lama kelamaan sebagian masyarakat korban menjadi berani untuk menyampaikan pengaduan langsung ke sekretariat KIP-HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa pertemuan dengan masyarakat korban, tercetuslah ide untuk membentuk sebuah lembaga yang khusus menangani kasus-kasus orang hilang sebagai respon praktik kekerasan yang terus terjadi dan menelan banyak korban. Pada saat itu seorang ibu yang bernama Ibu Tuti Koto mengusulkan dibentuknya badan khusus tersebut. Selanjutnya, disepakatilah pembentukan sebuah komisi yang menangani kasus orang hilang dan korban tindak kekerasan dengan nama KontraS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya KontraS tidak hanya menangani masalah penculikan dan penghilangan orang secara paksa tapi juga diminta oleh masyarakat korban untuk menangani berbagai bentuk kekerasan yang terjadi baik secara vertikal di Aceh, Papua dan Timot-Timur maupun secara horizontal seperti di Maluku, Sambas, Sampit dan Poso. Selanjutnya, ia berkembang menjadi organisasi yang independen dan banyak berpartisipasi dalam membongkar praktik kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia sebagai akibat dari penyalahgunaan kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perumusan kembali peran dan posisinya, KontraS mengukuhkan kembali visi dan misinya untuk turut memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia bersama dengan entitas gerakan civil society lainnya. Secara lebih khusus, seluruh potensi dan energi yang dimiliki KontraS diarahkan guna mendorong berkembangnya ciri-ciri sebuah sistim dan kehidupan bernegara yang bersifat sipil serta jauhnya politik dari pendekatan kekerasan. Baik pendekatan kekerasan yang lahir dari prinsip-prinsip militerisme sebagai sebuah sistem, perilaku maupun budaya politik. Artinya, kekerasan disini bukan semata-mata persoalan intervensi militer ke dalam kehidupan politik. Akan tetapi, lebih jauh menyangkut kondisi struktural, kultural dan hubungan antar komunitas sosial, kelompok-kelompok sosial serta antar strata sosial yang mengedepankan kekerasan dan simbol-simbolnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi&lt;br /&gt;Terwujudnya demokrasi yang berbasis pada keutuhan kedaulatan rakyat melalui landasan dan prinsip rakyat yang bebas dari ketakutan, penindasan, kekerasan dan berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia atas alasan apapun, termasuk yang berbasis gender.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Memajukan kesadaran rakyat akan pentingnya penghargaan hak asasi manusia, khususnya kepekaan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran berat hak asasi manusia sebagai akibat dari penyalahgunaan kekuasaan negara.&lt;br /&gt;   * Memperjuangkan keadilan dan pertanggungjawaban negara atas berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran berat hak asasi manusia melalui berbagai upaya advokasi menuntut pertanggungjawaban negara.&lt;br /&gt;   * Mendorong secara konsisten perubahan pada sistem hukum dan politik, yang berdimensi penguatan dan perlindungan rakyat dari bentuk-bentuk kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai-nilai Dasar&lt;br /&gt;Sebagai organisasi, KontraS berusaha memegang prinsip-prinsip antara lain adalah non-partisan dan non-profit, demokrasi, anti kekerasan dan diskriminasi, keadilan dan kesetaraan gender, dan keadilan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar Perumusan Program Kerja&lt;br /&gt;1. Prevensi Viktimisasi dalam Politik Kekerasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya bersifat preventif untuk melindungi kepentingan masyarakat dari adanya kecenderungan yang menempatkan bagian-bagian dalam masyarakat sebagai sasaran dan korban politik kekerasan yang dilakukan oleh negara dan atau kekuatan-kekuatan besar lain yang potensial melakukan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Due Process of Law&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuntut adanya pertanggungjawaban hukum terhadap para pelaku pelanggaran HAM, melalui mekanisme dan prosedur hukum yang fair. Dalam kategori ini, KontraS melihat dalam bentuknya yang lebih luas, yakni segala upaya yang harus dilakukan untuk turut memperjuangkan terbentuknya sebuah pranata hukum yang menjamin penghormatan yang tinggi terhadap hak dan martabat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rehabilitasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rehabilitasi korban meliputi upaya pemulihan secara fisik maupun psikis dari akibat-akibat yang ditimbulkan oleh tindak kekerasan negara dan bentuk-bentuk pelanggaran hak asasi manusia lainnya, mutlak diperlukan dalam melakukan advokasi yang lebih luas. Dalam kerangka ini, pengikutsertaan korban dan keluarga korban sebanyak mungkin dalam proses advokasi adalah konsekuensinya. Sehingga metode pengorganisasian korban dan keluarga korban untuk turut serta dalam upaya advokasi juga ditujukan untuk melakukan usaha penyadaran dan penguatan elemen masyarakat secara lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rekonsiliasi dan Perdamaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekonsiliasi adalah tuntutan yang tidak terhindarkan dari fakta terdapatnya banyak kasus besar menyangkut tindakan pelanggaran HAM yang berat di masa lalu yang sulit terungkap dan dimintakan pertanggungjawaban. Rekonsiliasi juga merupakan langkah alternatif yang mungkin diambil dalam menghadapi banyaknya fenomena pertikaian massal yang bersifat horisontal dan melibatkan sentimen-sentimen suku, agama, etnis dan ras yang terjadi di tanah air. Langkah ke arah itu tentu saja harus didahului oleh sebuah pengungkapan fakta-fakta dan kebenaran yang sejelas-jelasnya sebagai syarat mutlak adanya rekonsiliasi. Oleh karena itu KontraS dituntut untuk turut serta melakukan upaya-upaya nyata dan mendorong segala usaha yang mengusahakan terciptanya sebuah rekonsiliasi dan perdamaian yang lebih nyata sebagai langkah penyelesaian berbagai persoalan HAM di masa lalu dan pertikaian massal secara horisontal di berbagai daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mobilisasi Sikap dan Opini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   a. Anti politik kekerasan&lt;br /&gt;   Secara intensif dikembangkan wacana tentang anti politik kekerasan dan gerakan anti kekerasan secara lebih luas. Misi dari proses ini adalah membangun sensitifitas masyarakat atas adanya berbagai bentuk kekerasan, secara khusus terhadap praktik penghilangan orang secara paksa, perkosaan, penganiayaan, penangkapan dan penahanan orang secara sewenang-wenang, pembunuhan diluar proses hukum, oleh unsur-unsur negara. Dalam jangka panjang diharapkan terjadi sebuah koreksi mendasar atas politik kekerasan yang selama ini berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   b. Pelanggaran HAM&lt;br /&gt;   Dalam jangkauan lebih luas, KontraS harus menempatkan porsi yang sangat penting bagi segala bentuk pelanggaran HAM yang pernah terjadi dan mengedepankannya di dalam wacana publik untuk dipersoalkan sebagai upaya membangun kesadaran akan pentingnya pengormatan terhadap HAM. Secara prinsip, problem HAM juga harus dipersoalkan sebagai hal mendasar yang harus dipertimbangkan pada setiap pengambilan kebijakan oleh negara maupun setiap usaha yang dilakukan demi membangun kehidupan bermasyarakat dalam dimensinya yang luas. Untuk itu, KontraS melakukan pemantauan dan pengkajian yang serius terhadap segala hal menyangkut penegakan HAM di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   c. Human Love Human&lt;br /&gt;   Adalah sebuah kampanye yang bertujuan melawan setiap bentuk kekerasan dan penindasan dengan mengajak manusia untuk kembali mencintai kemanusiaan. Dengan mencintai sesama manusia, lingkungan, dan alam seisinya, maka cara-cara kekerasan tidak menjadi solusi dari sebuah masalah. Kampanye HLH ini melibatkan orang-orang muda dari berbagai kalangan. http://kontras.org/humanloveshuman/index.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGI ANDA YANG MERASA MEMERLUKAN BANTUAN HUKUM DARI KONTRAS DAPAT MENGHUBUNGI&lt;br /&gt;KETUA KONTRAS SUMUT&lt;br /&gt;BU Diah Susilowati&lt;br /&gt;Alamat: BRIDJEN KATAMSO GG MERDEKA no 20.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-1405078294496806992?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/1405078294496806992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kontras-pusat-aduan-kasus-orang-hilang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1405078294496806992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1405078294496806992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/kontras-pusat-aduan-kasus-orang-hilang.html' title='KONTRAS, PUSAT ADUAN KASUS ORANG HILANG DAN KEKERASAN APARAT'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-4246501110743222739</id><published>2009-08-26T21:12:00.003+07:00</published><updated>2009-08-26T21:32:18.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penegakan KEADILAN'/><title type='text'>LSM PPHE , PUSAT ADUAN MASYARAKAT TERTINDAS</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;LSM PPHE kini membuka layanan gratis bagi masyarakat pencari keadilan. Jika anda merasa dipecundangi oleh hukum maupun aparat hukum anda dapat menggunakan layanan gratis ini dengan menghubungi HP 081375539898 atau meng Email kami di awandpp@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa langsung juga di blognya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://lsm-pphe.blogspot.com/2008/04/pusat-aduan-masyarakat-yang-merasa.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diharapkan yang melapor menyertakan bukti bukti dan fakta fakta yang mendukung supaya tidak menimbulkan pencemaran nama baik pihak lain dan merugikan pihak lain yang tidak bersalah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-4246501110743222739?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/4246501110743222739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/lsm-pphe-pusat-aduan-masyarakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4246501110743222739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/4246501110743222739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/lsm-pphe-pusat-aduan-masyarakat.html' title='LSM PPHE , PUSAT ADUAN MASYARAKAT TERTINDAS'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-2694784296697984339</id><published>2009-08-25T22:25:00.001+07:00</published><updated>2009-08-26T22:38:49.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>nexian G911</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQCph_PyrI/AAAAAAAAAEo/vUO5UptxgXo/s1600-h/nexian_indosat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 312px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQCph_PyrI/AAAAAAAAAEo/vUO5UptxgXo/s320/nexian_indosat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373923167881382578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Nexian NX Indosat Bundling G911, Handphone Facebook &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Nexian telah berada di Indosat untuk berkolaborasi dengan ketat penjualan Handphone Facebook di Indonesia, setelah sukses dengan XL. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Nexian-Indosat akan menjual Nexian NX-G911 dengan harga 999.000 rupiah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Pembelian dari NX-G911, Indosat menawarkan bundling dengan menawarkan bonus khusus seperti New Mentari dan IM3 Kartu SIM, internet gratis IM3 700 minuted dan bonus internet 100 menit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="spec-table"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="4" class="spec-option"&gt;General&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Network&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dual GSM 900/1800 MHZ&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Announced&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2009, 2Q&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Processor&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;SAR Rating&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-option"&gt;Color&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Available&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;           &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="2" class="spec-option"&gt;Size&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Dimensions (mm)&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;               &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Weight (g)&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="4" class="spec-option"&gt;Display&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Type&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;TFT, 256K colors&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Size&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;320 x 240 pixels, 2.4 inc&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Lines&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;0&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Menu&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="2" class="spec-option"&gt;Design&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Type&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Candybar&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Antenna&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Fixed Internal&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="5" class="spec-option"&gt;Keys&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Navigation&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;5-way navigation key&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;QWERTY &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;No&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;             &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Soft&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Other&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;QWERTY Keyboard&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Lighting&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="3" class="spec-option"&gt;Memory&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Phonebook&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;500&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Internal (MB)&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;10&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Expansion&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;microSD (TransFlash) up to 1GB&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="3" class="spec-option"&gt;Battery&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Type&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Standard battery, Li-Ion 1000 mAh&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Stand-by (hrs)&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;250 Hours&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;TalkTime(min)&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;320 Minutes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;           &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="2" class="spec-option"&gt;Ringtones&lt;/th&gt;           &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Polyphonic&lt;/td&gt;           &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;          &lt;/tr&gt;          &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Customization&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes, Mp3&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="5" class="spec-option"&gt;Audio&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Format&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;MP3&lt;/td&gt;              &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;MP3 Player&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Voice&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;WAV, AMR&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;FM Radio&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;No       &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=A2DP','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;A2DP&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="3" class="spec-option"&gt;Video&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Format&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;MP4, 3GP,AVI&lt;/td&gt;              &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Recorder&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;TV&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Null&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="1" class="spec-option"&gt;Entertainment&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Games &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="7" class="spec-option"&gt;Messaging &lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;SMS &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Total SMS &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;500&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=MMS','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;MMS&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;No&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=EMS','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;EMS&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;No&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Email &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;IM &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Push-To-Talk &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="10" class="spec-option"&gt;Connectivity&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=HSDPA','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;HSDPA&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Null&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;EDGE &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=Bluetooth','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;Bluetooth&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=3G','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;3G&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;No&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=GPRS','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;GPRS&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Class 10 (4+1/3+2 slots)&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Infrared (IrDA) &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;No&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;USB Port &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;&lt;a href="javascript://" onclick="window.open('specdesc.asp?Field=WIFI','popupChat','toolbar=1,location=1,status=0,menubar=1,scrollbars=1,resizable=1,top=0,left=0,width=350,height=300')"&gt;WIFI/WLAN&lt;/a&gt; &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Data Cable &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Data Modem &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="8" class="spec-option"&gt;Software&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Java (J2ME) &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;WAP&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes Ver 2.0&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Platform OS &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Browser &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Predictive Text Entry &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;T9&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Speech Codes &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;PIM Application  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Facebook, Ebudy, mig33, Opera Mini dan i-Go&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Others Application &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="3" class="spec-option"&gt;Personal&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Themes&lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Caller ID  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Profile ID &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;th style="font-weight: normal; color: rgb(0, 0, 153);" rowspan="11" class="spec-option"&gt;Camera&lt;/th&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Lens Type  &lt;/td&gt;   &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;CMOS, 0.0 Megapixel  &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Digital zoom  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Max. Resolution  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;VGA&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Flash &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;No&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Night Mode  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Yes&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Multi Shot  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Frame &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Types&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Extra Features  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);" class="spec-item"&gt;Photo Format  &lt;/td&gt;        &lt;td style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-2694784296697984339?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/2694784296697984339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/nexian-g911.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2694784296697984339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/2694784296697984339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/nexian-g911.html' title='nexian G911'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQCph_PyrI/AAAAAAAAAEo/vUO5UptxgXo/s72-c/nexian_indosat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-1129823077296447034</id><published>2009-08-25T22:20:00.002+07:00</published><updated>2009-08-26T22:39:36.022+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>HT G30</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQCC5xRalI/AAAAAAAAAEg/cNrfsnVQQQs/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 101px; height: 143px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQCC5xRalI/AAAAAAAAAEg/cNrfsnVQQQs/s320/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373922504250321490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQB6ENYTQI/AAAAAAAAAEY/ivBa7xT3BUQ/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 112px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQB6ENYTQI/AAAAAAAAAEY/ivBa7xT3BUQ/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373922352433745154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQB1OKZhiI/AAAAAAAAAEQ/rCJ8SzI9yqU/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 137px; height: 103px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQB1OKZhiI/AAAAAAAAAEQ/rCJ8SzI9yqU/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373922269206251042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQBt1MH0wI/AAAAAAAAAEI/-XsHScdKALs/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 98px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQBt1MH0wI/AAAAAAAAAEI/-XsHScdKALs/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373922142243508994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;HT Handphone saja datang di Indonesia dengan telepon Facebook disebut HT 30. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Popularitas HT Handphone 30 mungkin sama dengan Nexian NX-G900 ketika pertama kali muncul. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; 30 HT menawarkan aplikasi Facebook dan eBuddy aplikasi yang berjalan pada aplikasi Java. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; HT 30 adalah juga dilengkapi dengan GPRS kelas 12, kamera VGA, beberapa permainan dengan NES emulator, pemutar musik, dan FM Radio. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Harga ponsel dual on GSM dikabarkan akan sekitar 990.000 rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-1129823077296447034?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/1129823077296447034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/ht-g30.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1129823077296447034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/1129823077296447034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/ht-g30.html' title='HT G30'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQCC5xRalI/AAAAAAAAAEg/cNrfsnVQQQs/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-7637108195333985143</id><published>2009-08-25T22:12:00.001+07:00</published><updated>2009-08-26T22:41:01.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HP + SPEC LENGKAP'/><title type='text'>mixcon S900 CASANOVA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQASPkWICI/AAAAAAAAAEA/WsH7-Fvp6K4/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 88px; height: 88px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQASPkWICI/AAAAAAAAAEA/WsH7-Fvp6K4/s320/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373920568776466466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQAMqOEy6I/AAAAAAAAAD4/_Km6UpN4A8E/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 96px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQAMqOEy6I/AAAAAAAAAD4/_Km6UpN4A8E/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373920472851598242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQAHb8GLaI/AAAAAAAAADw/70JzNBz3R5o/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 83px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQAHb8GLaI/AAAAAAAAADw/70JzNBz3R5o/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373920383118749090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQACTCeseI/AAAAAAAAADo/SH6kXpzKZZI/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 74px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQACTCeseI/AAAAAAAAADo/SH6kXpzKZZI/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373920294830256610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Micxon S900 datang dengan Facebook dan aplikasi chatting eBuddy. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; The handphone yang desainnya mirip Blackberry Javelin akan membuat kompetisi di Smartphone harga rendah menjadi ketat. Pemain tua yang bermain di segmen ini misalnya Nexian (NX-G900 XL &amp;amp; NX-G911 Indosat), HT Mobile (HT G30 Link) dan IMO (IMO G910 &amp;amp; B9000)&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Berikut ini adalah spesifikasi detail, sebagai berikut: &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Jaringan: Dualband GSM (900/1800 MHz) &amp;amp; Dual On GSM; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Dimensi: 10,67 × 5,14 × 0,96 cm; Berat: 136gr; Display: 2,2 inci, TFT 262.144 warna, 240 × 320 piksel; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; External Memory: microSD up to 2GB; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Pesan: SMS, MMS; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Transfer data: GPRS kelas 12; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Konektivitas: dukungan Bluetooth A2DP, data Cabel; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Browser: WAP 2.0 (Obigo); &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Platform: MTK6225; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Kamera: VGA, video recording; &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Lain-lain: Polyphonic (MP3), Audio / video player, radio FM stereo, FM merekam, Kesehatan, lunar / solar kalender, Call di firewall, Phonebook 500 Entri, alarm clock, World clock, Kalkulator, Stopwatch, Mobile QQ messaging, Handwriting, E-book reader, PC webcam, Speakerphone, Game;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ini bisa jadi salah satu alternatif pengganti BB selain model yang mantap juga dilengkapi touch screen.. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9125293054287715038-7637108195333985143?l=jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/feeds/7637108195333985143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/mixcon-s900-casanova.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7637108195333985143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9125293054287715038/posts/default/7637108195333985143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jayalah-indonesiaku-tercinta.blogspot.com/2009/08/mixcon-s900-casanova.html' title='mixcon S900 CASANOVA'/><author><name>ALFIAN T. , S.E.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08325210365651357491</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/Sn2QMz3O6II/AAAAAAAAABM/glp1YoMQd6c/S220/newsimage.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpQASPkWICI/AAAAAAAAAEA/WsH7-Fvp6K4/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9125293054287715038.post-5797600308724078710</id><published>2009-08-25T21:50:00.001+07:00</published><updated>2009-08-25T22:01:21.914+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BlackBerry'/><title type='text'>BB GEMINI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpP8I860G-I/AAAAAAAAADg/J4B_k14oUWo/s1600-h/bb-curve-8520.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 279px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpP8I860G-I/AAAAAAAAADg/J4B_k14oUWo/s320/bb-curve-8520.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373916011105098722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpP62eRNLsI/AAAAAAAAADQ/ibWURg7Os1Q/s1600-h/BlackBerry-Curve-8520.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 141px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_NjU6emWbth0/SpP62eRNLsI/AAAAAAAAADQ/ibWURg7Os1Q/s320/BlackBerry-Curve-8520.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373914594128244418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;PT Excelcomindo Pratama (XL) sebagai salah satu mitra layanan resmi Research in Motion, telah menetapkan harga positif Blacberry Gemini. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; XL akan menjadi salah satu operator pertama yang membawa Gemini BlackBerry ke Indonesia, yaitu sekitar bulan September 2009. Untuk harga, XL bermaksud untuk menetapkan rentang Gemini dengan harga mulai Rp 3 - Rp 4 juta per unit. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; BlackBerry Gemini atau secara resmi disebut BlackBerry Curve 8.520, lihat serupa dengan Javelin, dengan ukuran tubuh (109 x 60 x 106 mm) hitam. Namun, si Kembar tidak memiliki trackball dan menggantinya dengan trackpad optik yang sensitif sentuhan pada jari, dan beberapa tombol khusus untuk media. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Telepon ini memiliki kecepatan prosesor 512 MHz, 256 MB memori, dan kamera 2 megapiksel dan kemampuan perekaman video dan pemutar media yang komprehensif. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Video player mendukung MPEG4, H263, H264, WMV3. Sementara Audionya player mendukung LC AAC, AAC +, eAAC +, AMR-NB, WMA9 (. Wma /. Asf), WMA9 PRO / 10 WMA, AAC-LC). Bukan hanya itu, ponsel ini juga menyediakan akses mudah ke email, messaging (IM, SMS, MMS), dan jaringan sosial seperti MySpace dan Facebook. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Gemini beroperasi di jaringan EDGE / GPRS / GSM (850/900/1800/1900 MHz) dan mendukung koneksi Bluetooth dan WiFi. Ia juga menyediakan slot memori microSD / SDHC hingga 32 GB. Rim klaim, telepon memiliki waktu bicara hingga 4,5 jam, dan waktu siaga hingga 17 hari. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Indonesia menjadi negara kedua untuk menikmati BlackBerry Gemini setelah Amerika Serikat dan Kanada. Gemini BlackBerry pertama kali meluncurkan layanan sendiri oleh Roger dan T-Mobile.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;spesifikasi produk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: 
